Usia 18 Tahun Sudah Menikah Dan Punya Anak Kisah Remaja Ini Pasti Buatmu Salut

Komentar


MEMUTUSKAN MENIKAH MUDA KISAH REMAJA INI BISA KAMU JADIKAN CONTOH

Berusia 18 Tahun, Masih duduk dikelas 3 SMA dan harus menghidupi istri dan anaknya yang masih bayi.

Buat kamu yang ingin menikah mudah, sanggup jalani hidup seperti remaja ini?

Sebagian besar masa remaja menjadi periode emas bagi setiap orang.

Pada saat itulah seseorang anak beranjak dari masa kecil menuju kedewasaan.

Seperti kisah pemuda ini, kisah hidup yang ia bagikan di sosial media facebook menjadi perhatian netizen.

John mark diesta adalah remaja berusia 18 tahun, ia masih duduk dikelas 3 SMA.

Namun, siapa sangka jika pemuda ini sudah mengalami perjalanan hidup yang belum dirasakan kebanyakan remaja seusianya.

Bagaimana tidak, diesta sudah menjadi seorang ayah.

Dalam unggahannya tersebut ia juga memamerkan fotonya yang masih berseragam sekolah, saat bekerja dan saat menggendong anaknya sambil memberinya susu.



Saat tahu akan jadi ayah, usia Diesta saat itu masih 17 tahun.

Bagi remaja kebanyakan, kabar ini bisa jadi akhir masa depan mereka.

Namun, Diesta malah menyambut kabar gembira ini.

Ia menganggap bahwa tak semua pria punya tanggung jawab sekaligus masalah yang ia hadapi.

Meski Diesta kerap disebut sebagai ayah muda, ia tak takut menghadapi kehidupannya yang akan datang.

Ia justru siap menerima semua hal yang akan terjadi.

Diesta tak menyesal dengan apa yang telah ia lakukan, karena ia merasa bertanggung jawab.

Pemuda ini juga tak ingin sang anak tumbuh dan merasa bahwa ia tak diinginkan.

Diesta mengaku sadar betul bahwa tanggung jawabnya melebihi seorang siswa atau pekerja.

Ia mengaku hanya memiliki sedikit waktu untuk beristirahat, tapi ia tak akan menyerah.



Diesta mengatakan bahwa keluarganya selalu mendampinginya.

Pemuda ini juga mengungkap bahwa ia akan segera menikah dengan ibu dari bayinya.

Lalu bagaimana cara Diesta menghidupi keluarganya nanti?

Ternyata, Diesta tak hanya sudah terlatih jadi ayah, tapi juga seorang pekerja.

Remaja ini juga sudah bekerja sebagai pegawai pusat pengaduan atau call center saat malam hari.



Di Indonesia, pernikahan dini masih menjadi hal yang tabu.

Bisa jadi, kasus seperti ini dianggap negatif dan memalukan bagi keluarga.

Bagaimana menurut pendapatmu?
Top