Tulis Status di Facebook "Jika Aku Mati Angkat Tangan yang Ikhlas". Bocah ini Meninggal 2 Hari Kemudian



PERKATAAN ITU ADALAH DOA...Jadi jangan sembarangan berkata apalagi yang membahayakan diri sendiri.

Misalnya saja bicara soal kedatangan maut. Manusia hanya bisa berdoa dan menjalani hidupnya selama didunia. Kita tak tau kapan ajal kita akan dijemput oleh Allah. Hanya Allah lah yang tau dan yang menentukannya. Untuk itu kita jangan sesekali membuat lelucon atau berkata tentang kematian. Sebab itulah perkataan Adalah doa.

Seperti kisah yang dialami seorang bocah satu ini yang menulis status soal kematian di media sosial.

Mrngutip sekitarnewstime, setelah menulis status sungguh tak disangka hal mengejutkan terjadi. Kisah bocah ini dibagikan oleh pemilik akun Wahyu Fitrhia, Jumat (28/10/2017).

Ia tak tau apa yang dipikirkan oleh bocah ini sehingga akhirnya menulis status kematian. Apakah sebuah firasat atau sekadar candaan dua hari berselang anak lelaki ini meninggal dunia.

"Assalamualaikum... Entah apa yg dipikirkan oleh anak ini sehingga mmbuat status terakhirnya tentang kematian,"

Apa suatu firasat atau apa, hanya Allah yg tau,

Isi dari status terakhirnya (jika aku mati angkat tangan yg iklas Berselang 2 hari anak ini meninggal beneran,

Baca Juga : Isi Surat Kematian yang di Tulis Ibu ini Sesaat Sebelum Lahirkan Putrinya Sangat Menyentuh

Orang tua dulu berkata, perkataan adalah doa.

Jadi saudaraku sekalian jangalah perkataan kita, dan mari sejenak kita doakan Almarhum agar ditempatkan di sisi Allah dan diampuni segalah dosanya dan amal ibadahnya diterima oleh Allah Swt.... Aamiin" tulis Wahyu.

Penelusuran Tribunstyle.com, rupanya bocah yang sempat menulis status soal kematian sebelum ajalnya ini diketahui sebagai pemilik akun 'Reza Blammatz'.

Pada 24 Oktober 2017 pukul 16.18 WIB, Reza menulis status yang ditujukan kepada teman-temannya di Facebook.

Isi status itu seolah menanyakan, jika dia mati siapa yang ikhlas.

"Jika aku mati angkat tangan yg ikhlas #jawabygbenar #janganbohong" tulis Reza.

Status itu ia unggah bersama sebuah foto yang menunjukan sosok pocong yang siap dikuburkan.
Ternyata dua hari berselang akun Reza dibanjiri ucapan duka cita dari sahabat-sahabatnya.

"Selamat jalan Sib, Semoga tenang kau

Di alam sana, amin (emoji sedih)" tulis seorang gadis yang sengaja disembunyikan identitasnya.
ucapan duka cita (Facebook) ()

Beberapa sahabtnya bahkan mengunggah foto bahwa bocah itu terbaring tak bernyawa di kediamannya.

"Astaga Reza endak nyanka kau akan pergi secepat ini, surga tempat mu teman" tulis seorang gadis lainnya.

"Selamat jalan kawan semoga tenang di alam sana semoga ibadahmu di terima di sisi Allah SWT." tulis sahabat lelaki Reza di laman Facebook-nya.

ucapan duka cita (Facebook) ()

"Innalilahi wainna lilahi rojiun, semoga tenang di alam sana Reza, surga tempatmu Amin." tulis sahabat lainnya.

Baca Juga : Padahal Masih Dibawah Umur, Tapi Status Engg-Trii Ini Bikin Prihatin

Beredar pula foto keluarga Reza yang meratapi kepergiannya.

Tidak disebutkan secara detail kapan dan dimana Reza meninggal dunia.

Kendati demikian diketahui Reza tinggal di Makassar.

Sejak Wahyu unggah kisah Reza di grup Facebook 'Laporan Warga Makassar', postingan ini kemudian banyak mengundang tanggapan dari netizen.

Banyak netizen menilai bahwa status tersebut sebagai tanda atau firasat dari Reza.

Tetapi tak sedikit netizen menilai perkataan adalah doa.

Nur Santi: "Mungkin karena dia tau bahwa ajalnya sudah dekat jadi dia bilang begitu bu"

Agung Haer: "Terkadang manusia itu membuat konyol diri mereka sendiri, dikarenakan cara berpikirnya yang kurang pemahaman..."

Herny: "Ucapan adalah doa jadi kita harus belajar berucap yang baik"

jadi jangan kamu sesekali berkata tentang kematian meskipun itu hanya lelucon karena perkataan adalah doa. Dan sudah ada kejadian yang seperti ini.
Top