Tabunya Menstruasi ini Hingga Membuat Para Wanita Selalu Merasa Was-Was

Komentar
Pernahkan kamu para wanita selalu merasa khawatir 'bocor' disaat haid?
Haid ini kan fase yang normal dialami setiap wanita, saking tabunya masih banyak dari kita yang merasa malu,cemas, atau khawatir kalau-kalau bocor, apalagi saat pergi bersama teman atau pacar perasaan khawatir menjadi semakin besar, dan malu kalau ketahuan 'bocor' karena dianggap menjijikkan sama orang sekitar
Lihat Cewek ‘Bocor’ Saat Haid, Aksi Cowok Korea Ini Gentleman Abis.Mungkin itu jadi komentar kebanyakan orang setelah menyimak kisah cowok dan cewek Korea ini. Beberapa waktu lalu seorang cowok menjadi bahan perbincangan di ranah maya setelah menjadi “pahlawan” bagi cewek di sebuah bus.

Baca juga : "Dasar Valakor kePDan, Ngaku Paling Cantik, Lha Muka Sama Leher Saja Belang"

Menurut cerita yang dibagikan si cewek itu sendiri, cowok ini sengaja menumpahkan susu stroberi untuk menyamarkan noda haid di rok cewek itu, setelah tahu si cewek gelisah dan malu karena ‘bocor’. Nggak cuma itu, ia bahkan meminjamkan jaketnya kepada di cewek untuk dipakai menutupi roknya.Nggak, bukan, tulisan ini bukan buat membahas betapa kisah mereka mirip sama cerita-cerita di drama Korea.

Sebagaimana dikutip dari hipwee yang justru tertarik mengulas tentang tabunya menstruasi dan segala hal tentangnya. Saking tabunya, masih banyak dari kita merasa malu, cemas, atau khawatir kalau-kalau ‘bocor’ saat tamu bulanan itu tiba. Iya, malu kalau dianggap ‘menjijikkan’ sama orang sekitar. Padahal ‘kan itu fase yang normal dialami setiap wanita. Yuk, baca dulu deh selengkapnya.

Nggak cuma di Indonesia aja, haid masih dianggap tabu di hampir semua tempat di dunia ini



Kamu para cewek pasti sering sekali merasa was-was saat hari-hari pertama menstruasi. Khawatir misalnya di celana atau rok kalian terdapat noda darah yang merembes. Rasa cemas ini datang lantaran kamu nggak mau dijadikan bulan-bulanan atau dianggap menjijikkan sama orang di sekelilingmu. Nyatanya nggak cuma di Indonesia aja cewek biasa mengalami itu. Di India, Afrika, bahkan di negara maju seperti Inggris dan Australia, haid masih dipandang aneh.

Baca juga : Saat Ada Berita P0rn yang Viral, Jadilah Netizen yang Bijak dan Baik Melakukan 5 Hal ini

Seorang wanita di India, Manju Baluni, mengatakan kalau saat dirinya sedang haid, ia sampai dianggap ‘jijik’ oleh keluarganya sendiri lho. Tak boleh ke dapur, ke tempat ibadah, bahkan untuk duduk-duduk bersama orang lain sekalipun. Dulu, para wanita di India menggunakan potongan kain untuk dijadikan pembalut. Saat menjemur kain-kain itu, mereka melakukannya dengan sembunyi-sembunyi, takut dilihat para lelaki. Begitu pun saat sudah ada pembalut. Saat membeli pembalut, mereka akan berusaha membungkusnya agar tak terlihat orang lain. Karena kalau ketahuan akan malu. Di Indonesia pun juga masih begitu.

Ini sebenarnya yang melatarbelakangi kenapa masih banyak yang menganggap haid itu tabu
Di India, perbincangan soal menstruasi sudah sejak lama tak dimunculkan ke permukaan karena dianggap aneh. Ternyata hal ini disebabkan masih banyak orang percaya mitos soal menstruasi ini. Cewek yang sedang datang bulan dipandang kotor, nggak suci, sakit, bahkan banyak juga yang percaya mereka dikutuk! Duh, padahal ini sudah jadi kodrat kita sebagai perempuan ya. Sedih banget sih kalau sampai dianggap terkutuk.
Saking tabunya, jarang orang yang mau terbuka membicarakan haid. Padahal itu adalah hal normal yang biasa dialami perempuan
Baluni tumbuh di lingkungan yang penuh dengan perempuan, tapi tak seorang pun yang mau terang-terangan membahas hal ini. Begitu pun di sekolah. Saat ada bab soal menstruasi di pelajaran biologi, para cowok di kelas akan tertawa kencang. Saking memalukannya, beberapa cewek nyaris berhenti sekolah ketika mereka menstruasi untuk pertama kalinya. Dilansir Tirto, di Afrika stigma menstruasi 

juga nggak kalah buruk. Cewek-cewek di sana tak segan-segan bolos, bahkan ada segelintir yang terpaksa putus sekolah cuma karena nggak mau dicemooh saat haid!
Tapi belakangan ini sudah banyak aktivis yang mendobrak tabu menstruasi melalui kampanye-kampanye sosial


Sebenarnya apa sih yang salah dari menstruasi, pubertas, dan segala hal tentang reproduksi? Nggak ada ‘kan? Kira-kira inilah yang ingin disampaikan banyak aktivis di luar sana. Mereka ingin mendobrak tabu menstruasi untuk mematahkan mitos dan kesalah pahaman tentangnya. Sekelompok orang di India mencetuskan situs Menstrupedia yang isinya segala info tentang reproduksi, termasuk menstruasi. Situs serupa juga dibuat peneliti asal New York, Chella Quint. Ia ingin membuat perempuan tak lagi memandang menstruasi dari sisi negatif.
Budaya populer juga turut jadi sarana mematahkan tabu menstruasi ini. Plan International, sebuah lembaga nonprofit pernah membuat kontes mendesain emoji yang merepresentasikan menstruasi. Tujuannya supaya perempuan dan anak-anak merasa nyaman membicarakan hal tersebut.
Ya sebenarnya sama halnya kayak terang-terangan membicarakan edukasi s*ks, yang bagi banyak orang masih dianggap aneh dan tabu. Menstruasi pun juga begitu. Padahal penting lho buat kita terutama para perempuan untuk tahu segala hal tentangnya, karena menyangkut kesehatan organ intim.
Top