Saat Kerabatmu Sedang Keguguran, Kalau Bisa Jangan Ucapkan 5 Kalimat ini Padanya

Komentar


BAGI KAMU...DIINGAT BAIK-BAIK YA

Saat wanita mengandung buah hatinya, itu adalah momen-momen yang bahagia. Karena akan segera mempunyai anak yang telah lama didamba-dambakannya. Perasaan senang, takut, kaget semua beraduk campur disitu semua. Mengapa? karena selain rasa senang karena akan memiliki anak, rasa takut pun juga bisa menghantui bagi si calon ibu. 

Banyak wanita yang harus kubur dalam-dalam kebahagiannya itu untuk memiliki anak. Terkadang sang buah hati meninggal ketika dilahirkan atau masih belum sempat melihat indahnya dunia. Dan inilah yang membuat calon ibu jadi sedih berat. 

Mengutip hipwee, mungkin hal ini bisa saja terjadi pada kerabat atau tetanggamu. Supaya kamu nggak bingung, ikuti cara ini. Jangan kamu ucapkan 5 kalimat ini pada saat kamu menghibur kerabat atau teman dekatmu yang sedang kehilangan anaknya tercinta yang baru lahir:

1. “Aku tahu kok apa yang kamu rasain.”



Kedengarannya kata-kata ini normal dan klise banget ya? Padahal bisa jadi kata-kata ini menyakiti perasaan sahabat atau saudara kamu, lho. Sampai kapanpun kita nggak akan pernah bisa mengetahui apa yang dirasakan sama ibu yang baru saja mengalami keguguran.

Baca Juga : Tak Kunjung Hamil, Bisa Jadi Ada Sumbatan di Saluran Telur, Cari Tahu Dengan HSG

Sedih dan rasa kehilangannya itu susah untuk digambarkan jadi sebaiknya hindari aja deh kata-kata ini. Kamu bisa gunakan kata-kata lain seperti “Aku nggak akan pernah ngerti sedihnya hati kamu saat ini, tapi aku akan selalu ada buat kamu. Kalau ada yang ngeganjel, cerita aja ya?”

2. “Nggak usah lama-lama sedihnya, dia udah bahagia di sana. Ikhlasin aja ya. Kalo kamu dipercaya Tuhan, kamu pasti dikasih lagi suatu saat.”



Hmm, sekilas kata-kata barusan manis banget ya? Padahal bisa jadi orang terdekatmu yang sedang berduka malah makin sedih dengernya. Soal lama atau nggak sedihnya itu sama sekali bukan urusan kita. Yang ada kita malah harusnya nawarin dukungan kita apapun  kondisi dia.
Terus kata-kata ‘dipercaya’ kok kesannya kayak dia keguguran karena dia belum dipercaya ya? Sebaiknya hindari deh kata-kata yang sekilas kedengaran bijak ini.

Sedihnya si ibu bukan soal suatu saat dipercaya dikasih gantinya atau nggak, tapi soal perasaan kehilangan saat baru memiliki calon bayi yang dia cintai. Kalau mau lebih halus, kita bisa pilih kalimat seperti ini, “Aku tahu kamu sedih banget, nggak apa-apa itu wajar kok. Yang sabar ya? Kamu harus kuat.”

3. “Nggak apa-apa, untung aja kegugurannya lebih awal kan, baru berapa minggu ini. Kalo udah hamil gede kan sayang banget…”



Duh, entah apa yang ada di pikiran orang yang beranggapan kalau usia kehamilan itu menentukan sedih apa nggaknya seseorang yang baru saja mengalami keguguran. Mau itu baru 1 minggu atau sudah 40 minggu, buat yang memang mendambakan hadirnya bayi, sedihnya itu sama aja. Seringkali ibu yang keguguran itu menyalahkan dirinya atas kehilangan yang menimpa dirinya.

Baca Juga : Inilah Kewajiban Suami Ketika Istri Mengandung, Merasa Pria Jangan Sampai Dilupa Ya!

Daripada bilang kayak gitu, coba deh kalimat yang lebih memberi semangat ini, “Aku tahu kamu sedih banget dan merasa kehilangan. Aku tau hatimu pasti sakit banget padahal baru aja kamu happy bisa punya adek bayi. Tapi kamu harus kuat dan yakin bahwa sahabat-sahabat (atau keluarga) kamu akan selalu ada buat kamu.”

4. “Mungkin pas hamil kamu ada minum atau makan anu ya makanya keguguran?” Atau “Lah, pas hamil kemaren kamu nggak gini gitu makan minum ini itu ya?”



Ups, kayaknya kamu malah seolah menyalahkan si ibu deh. Maksud hati mau memberikan excuse bahwa yang terjadi itu karena faktor makanan atau minuman, tapi jatuhnya malah kata-kata itu seolah menyudutkan ibu yang lalai. Guys, nggak semua keguguran itu terjadi karena makanan minuman atau aktivitas tertentu, lho.

Bisa jadi hal itu terjadi begitu saja. Jadi daripada kamu ngomong hal yang nggak-nggak mending kamu traktir temen kamu makan yang enak, sambil dihibur. Kayak gitu lebih bermanfaat daripada sekadar menghakimi secara halus gitu.

5. “Nggak usah sedih, nanti juga kamu bakal hamil lagi.”



Waduh, kata-kata keliatannya menghibur ya? Kalau ini soal kehilangan tas atau sepatu mungkin sih masih bisa diterima ya, tapi soal anak? Buat ibu yang baru saja keguguran, kehilangan seorang calon anak itu peristiwa besar lho dan pastinya bukan soal nanti bakal dapat ganti atau nggak. Sebaiknya sih hindari kata-kata ini ya, temen-temen.
Top