Meninggal Saat Melahirkan, Wajah Wanita Ini Tersenyum, Pertanda Syahid Menjemput?

Komentar


PERJUANGAN SEORANG IBU UNTUK MELAHIRKAN BUAH HATINYA

Jenazah sang istri hingga dimakamkan dihiasi dengan senyuman manis di bibir.

Istri Afrizal akhirnya meninggal dunia dalam prosesi melahirkan putra pertama mereka.

Warga Kota Medan yang kebanjiran simpati dari jutaan netizen, harus kehilangan istri tercinta yang dinikahinya belum dua tahun.

Bahkan jenazah sang istri hingga dimakamkan dihiasi dengan senyuman manis di bibir.

Benarkah istri Afrizal meninggal dalam syahid?

Seperti yang dikutip dari banjarmasin.tribunnews.com, Perempuan yang meninggal ketika melahirkan atau masih dalam masa nifas maka digolongkan dengan mati syahid akhirat,” ujar Ustad H Adi, pemimpin Majelis Taklim Al Basyir Kelayan A Banjarmasin ketika diminta pendapatnya.

Menurut H Adi, para syuhada yang gugur di medan pertempuan membela agama Allah SWT atau fisabillah juga termasuk syahid akhirat.

Sementara sejumlah ulama lain menyebutkan, yang dimaksud meninggal syahid itu tentu saja perempuan yang hamil itu adalah seorang istri dari seorang suami yang rida, dia seorang muslimah yang tidak dalam kesyirikan dan masalah hutang hingga akhir hayatnya.

Tentang perempuan meninggal dalam proses melahirkan sebagai kematian syahid itu berdasarkan sabda Rasulullah yang diriwayatkan antara lain oleh Ibnu Majah yang tergolong hadis sahih.

Dari Abdullah bin Abdullah bin Jabri bin ‘Atik dari Ayahnya dari kakeknya bahwa ia sedang sakit, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam datang untuk menjenguknya, seseorang dari keluarganya berkata; “Kami mengharapkan agar kematiannya dengan terbunuh secara syahid di jalan Allah.”

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika demikian umatku yang mati syahid hanya sedikit, seseorang yang terbunuh di jalan Allah adalah orang yang mati syahid, penderita lepra mati syahid, wanita yang meninggal dunia karena melahirkan juga syahid, orang yang mati tenggelam, kebakaran dan orang yang menderita selaput dada juga adalah syahid.”
Top