Selalu Cium Putrinya Di Bibir Ketika Putrinya Tumbuh Dewasa.. "Apa Nggak Mengundang Syahwat?"



PRIA INI SELALU CIUM PUTRINYA TEPAT DI BIBIR

Wajar saja jika orang tua mencium, memeluk dan memberikan perhatian kepada anaknya.

Hal ini dilakukan sebagai ungkapan rasa sayang dan cinta orang tua.

Tidak ada yang salah dengan semua itu, Ketika melihat seorang ayah cium putri tercintanya itu jelas wajar.

Namun bagaimana jika bentuk kasih sayang itu berupa ciuman di daerah sensitif?

Ini seperti masalah kebiasaan cium anak oleh ayah asal tiongkok ini.

Ia dinimali mencium anaknya pada bagian bibir anak perempuanya.

Berikut beberapa foto-fotonya dilansir dari style.tribunnews.com:







Lihat saja aksi ciuman di atas, komentar netizen pun beragam:





Apakah identik dengan ciuman wajar ayah dan anak?

Jika ingin mencium putra-putri kita, lakukanlah di pipi mereka saja, tidak sampai mencium daerah bibirnya. Mengapa?

BACA JUGA:  Inilah 7 Karakter Orangtua Calon Pemilik Anak Sukses, Bunda Masuk Kategori Nomor Berapa?

1. Bibir merupakan wilayah sensitif yang bisa merangsang syahwat

Dr Charlotte Reznick, seorang penulis, psikolog pendidikan dan anak di Universitas California Los Angeles ,UCLA, memberikan komentarnya mengenai efek buruk jika terlalu sering mencium anak-anak di bibir.

Saat seorang anak mencapai 4 atau 5 atau 6 dan pada usia sekitar itu kesadaran seksualnya mulai muncul (dan beberapa anak-anak kesadaran seksualnya muncul lebih awal, terkadang muncul pada usia 2 atau 3) dan ciuman di bibir akan mendorong kesadaran seksual(syahwat) mereka.”

2. Rasul dan Sahabat hanya mencium pipi putra-putrinya

Mencium pipi merupakan bentuk kasih sayang orangtua pada anaknya, maka hal ini diperbolehkan sering-sering dilakukan. Sedangkan mencium anak di bibir sebaiknya mulai dihentikan jika sudah terbiasa melakukannya.

"Aku masuk bersama Abu Bakar menemui keluarganya, ternyata Aisyah putrinya sedang berbaring karena diserang sakit panas yang tinggi. Maka aku melihat ayahnya, Abu Bakar, mencium pipinya seraya bertanya: “Bagaimana keadaanmu, wahai putriku?” (HR. Al-Bukhari no. 3918)

3. Mulut sarang kuman

Ada bayi yang terkena penyakit karena sering diciumi bibirnya. Ingatlah bahwa mulut bisa mentransfer kuman lewat ciuman bibir, karena kuman tersebut bisa masuk ke dalam tubuh.

Yuk, perbanyak memeluk dan mencium pipi anak kita, dan mulai tinggalkan kebiasaan mencium bibir mereka.
Top