Pemkot Surabaya Lakukan Penambahan Kamera Canggih Seharga 200 Juta Diberbagai Titik, Setelah Lakukan Uji Coba Tilang By CCTV

Komentar
Per 1 September 2017, kepolisian wilayah Surabaya, Jawa Timur mulai melakukan sosialisasi program tilang melalui kamera CCTV. Teknisnya, nanti ada petugas polisi yang datang ke rumah pengendara yang melanggar lalu lintas.

Selain Surabaya, menurut Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas Polri) Irjen Pol Royke Lumowa, program itu akan diberlakukan di seluruh wilayah di Indonesia


Pemkot Surabaya menguji coba kamera resolusi tinggi yang didatangkan dari China untuk mendukung progran tilang by CCTV yang diterapkan tahun ini.Didalam vidio yang didapat dari Facebook, dijelaskan bahwa akan menambah beberapa kamera yang akan diletakan diberbagai titik.

Baca juga : Siswa SD ini Babak Belur Sampai Muntah Darah Dihajar Ortu Temannya Cuma karena Senggolan Saat Latihan Bola


Plakat pemberitahuan juga dipasang agar semua pengguna jalan tahu bahwa area itu terpantau CCTV yang diletakan di atas tiang traffic light agar lebih jelas.

Baca juga : Sungguh Malang Nasib Ibu dan Balita ini, Tak Diterima Oleh Keluarganya, Cuma Karena..

Dalam vidio juga dijelaskan bahwa kamera canggih ini merekan setidaknya 400 pelanggar dalam sehari. Senin 4 September sudah ada 221 pelanggaran sejak Minggu (3/9/2017) sampai Senin pagi.


Pemkot Surabaya baru menerapkan tiga pelanggaran yang akan direkam oleh kamera pintar itu yang akan dikenai tindakan tilang :
1. Menerobos lampu merah
2. Melanggar marka lajur
3. Berpindah lajur sembarangan


Pemkot Surabaya juga akan berencana menambahkan jumlah kamera canggih diberbagai titik, dan menyiapkan anggaran dari APBD untuk pengadaan kamera instalasinya seharga antara Rp. 190 hingga Rp. 200 juta per titik, kamera ini didatangkan dari satu-satunya produsen asal China.


Pemkot Surabara menambahkan kamera canggih untuk penerapan tilang by CCTV bertujuan untuk menertibkan lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan terutama karena menerobos Traffic Light

Top