Kisah Memilukan Ibu Yang Melahirkan Bayi Meninggal Dalam Kandungan

Komentar


BAYI MENINGGAL DALAM KANDUNGAN ADALAH MIMPI BURUK BAGI SETIAP IBU

Menjadi anugerah yang tidak terkira saat menyambut kelahiran anak namun apa yang di alami bunda satu ini membuat semua orang bersedih

Setelah 9 bulan lamanya menunggu selama kehamilan momen yang paling di tunggu Iseorang ibu ialah menyambut kelahiran bayinya.

Namun sangat berbeda dengan apa yang dialami ibu satu ini, seperti yang dikutip dari akun facebook Machdin Mandar SE didalam unggahannya.

Didalam status yang ia buat menceritakan seorang ibu yang akan melahirkan di sebuah rumah sakit namun mendapat tanggapan yang lambat sehingga hal buruk terjadi pada bayinya.

Begini kisah lengkapnya:



Bayi ini meninggal dlm kandungan akibat kelalaian pelayanan medis pada ruang bersalin RSUD Raha. masuk tgl 8 sep 2017 sekitar Jam 2 siang, tindakan yg dilakukan pihak RSUD Raha nanti tgl 9 sekitar Jam 8 pagi,itupun setelah puluhan keluarga pasien mendatangi rsud.

Bahkan dokter yg menangani pasien ini melakukan pembohongan terhadap kapolres muna yg mengatakan bahwa kondisi bayi dalam kandungan sang ibu msh hidup, berbeda dengan pernyataan kepala piket tadi mlm dan didepan kapolres, bahwa bayi dlm kandungan sang ibu sejak semalam sdh tdk ada denyut jantun dan tdk bergerak lg. 

Blum lg pernyataan dokter bahwa jika bayinya sdh meninggal komandan, tdk perlu dioperasi,cukup diberikan perangsan. 

Tapi karena masih hudup sesuai diaknosa dokter yg menangani dilakukan operasi dgn beban awal pembelian obat luar sekitar 1.900.000, itupun hanya ada di apotik pribadi dokter tersebut. Herannya, setelah operasi anak dalam kandungan sdh meninggal dgn badan terkelupas bagaikan sdh meninggal sejak kmr sore. Pertanyaan, dimana pelayan medis selama beberapa jam. 



Karena telah melakukan pembiaran terhadap pasien dgn melalaikan tugas tanggung jawab dan sumpahnya, yg menyebabkan hilangnya nyawa seseorang bayi yg tdk berdosa. Bagaimana menurut anda, keluarga korban kini melaporkan kejadian ini, namun sdh hampir 2 Jam, juga blum diterima laporannya. 



Kita tggu saja sikap kapolres yg juga menjadi korban pembohogan yg dilakukan oknum dokter tersebut, menurut kapolres diruang bersalin kepada oknum tersebut, sy tdk ingin ada masalah yg mengganggu kamtibmas, minta kepada massa untuk bubar, dan mengatakan kepada dokter yg menangani, jika SOP. Tidak sesuai akan sy proses sesuai hukum yg berlaku.



BACA JUGA:  Dimakamkan Dalam Satu Peti Ibu Ini Meninggal Saat Berusaha Melahirkan Bayi, Suami Malah Pentingkan Kerja


Mengenai postingan yang diunggah pada tanggal 9 september mendapat banyak reaksi dari netizen :








Top