Kisah Inspiratif Dari Orang - Orang Tak Terduga ini Membuat Hati Terenyuh

Komentar

APA KITA YANG LEBIH MAMPU TAK AKAN MALU...? APALAGI JIWA MUDA seharusnya lebih bisa seperti mereka.


Berbagi kepada sesama, tak harus menunggu kaya. Dengan apa yang kamu miliki semua bisa terjadi. Tak perlu jabatan atau status yang tinggi untuk bisa memberikan kontribusi kepada orang lain. Kebaikan bisa muncul dari mana saja, termasuk dari sosok sederhana dalam keseharian. 

Mereka adalah sosok yang mampu membuktikan bahwa membantu sesama tak harus menunggu kaya. Deretan sosok ini membuktikan bahwa dengan niat dan keinginan yang kuat, mereka pun bisa melakukannya. 

Baca juga : Cara Tepat Memakaikan Kaos Kaki Pada Bayi Agar Terhindar dari Insiden Hair Tourniquet

Siapa saja sosok-sosok tak terduga yang dimaksud? Siap-siap hatimu tersentuh dengan kisahnya!



Pemulung asal Sragen bernama Sadiyo ini sempat viral di jagat maya karena kebaikannya. Meski memiliki pemasukan yang pas-pasan, kakek yang akrab disapa Mbah Sadiyo ini rela menggunakan uangnya untuk menambal jalan. Hal tersebut ia lakukan karena prihatin dengan kondisi jalan yang rusak. Karena aksinya, becak yang biasa ia kendarai beberapa kali sempat ditahan di dinas terkait.

Baca juga : 5 Hal yang Selalu Diimpikan Oleh Orangtua Terhadap Anaknya, yang Jarang Terucap Oleh Mereka


Usia yang tak lagi muda, tak menyurutkan semangat kakek untuk berbagi untuk sesama. Kakek berusia 94 tahun bernama Mbah Asrori ini memiliki moto, "usia bukan batasan untuk berhenti bersedekah". Kakek asal Semarang ini setiap hari Jumat selalu melakukan sedekah nasi bungkus kepada orang-orang yang membutuhkan, seperti pemulung, tukang becak, dan lainnya. Kakek tiga anak ini setidaknya menyisihkan uang sebanyak Rp 400 ribu per bulan untuk sedekah.



Kisah inspiratif lainnya muncul dari seorang penjual makanan nasi krawu di Gresik. Pemilik bernama Muhammad Inwanuddin memberikan promo makan gratis selama Ramadan kepada siapa pun yang hafal Alquran. Bagi yang hafal Alquran, tersedia makan gratis selama 30 hari penuh.

Baca juga : 8 Kebohongan yang Pasti Diucapkan Orang Tua Pada Anaknya, Pasti Kamu Dulu Pernah Juga



Nama Bang Jack terdengar familiar bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjajaran (Unpad). Bang Jack sendiri dikenal sebagai seorang juru parkir di Fikom Unpad sejak 1992. Tak ada yang menyangka, pria bernama asli Suryaman ini mampu mendirikan sekolah yang diberi nama TK Nafiatul Husna Ataullah dan TPA Raudatul Jannah di Kampung Babakan Loa, Desa Rancaekek Kulon, Kabupaten Bandung.

Bermodal uang Rp 300 ribu, ia mampu mendirikan sekolah. Usai mengumpulkan uang selama belasan tahun dari kerja keras sebagai tukang parkir, Bang Jack pun berhasil mendirikan sekolah bersama sang istri.



Penghasilan yang tak menentu bukan menjadi penghambat untuk berbuat baik. Yoseph Blikololong, pria asal Kupang yang bekerja sebagai pemulung ini ternyata bisa mendirikan dua sekolah gratis. Yoseph mendirikan PAUD dan SMP yang dirintisnya sejak 2004. Ia membangun sekolahnya dengan hasil keringat dari memulung.

Yoseph menyewa empat ruang bekas taman kanak-kanak untuk dijadikan sekolah. Bukan hanya itu, ia pun tak lupa membayar gaji para guru yang mengajar. Niat mulianya sempat ditolak sang istri, mengingat dirinya memiliki enam anak dan ekonomi yang tak stabil.

Baca juga : Hidup Memang Keras, Ibu ini Menjadi Bukti Bahwa Perempuan Bukanlah Sosok yang Lemah

Kisah-kisah inspiratif dari sosok-sosok yang tak terduga di atas cukup menggunggah hati. Terlebih bagi anak muda.

Mereka bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk turut berbagi kebaikan kepada siapa pun, tak peduli suku, agama, dan ras. Kalau yang tua bisa, kenapa kita yang muda nggak bisa melakukan kebaikan juga?
Top