Aung San Suu Kyi Marahnya Menggila Saat Dia Tahu Kalau yang Mewawancarainya Adalah Orang Islam

Komentar
Ternyata konfik tentang muslim rohingya di myanmar belum juga selesai-selesai.

Ada lagi ini dari salah satu wartawan islam yang tak sengaja mewawancarai salah satu pemimpin partai nasional. Aung San Suu Kyi, inilah pemimpin partai nasionl yang menjelaskan isu konflik muslim rohingya di myanmar.

Aung Suu Kyi meradang saat dia tau kalau yang mewawancarainya itu adalah seorang wartawan muslim.


storypick

Berita tersebut kemudian menyebar ke berbagai media di sejumlah negara. Alhasil, petisi pun muncul untuk menolaknya mendapatkan nobel perdamaian. Sebagaimana di kutip dari islamidia.

Hal itu menunjukkan sikap Suu Kyi sebagai pemimpin Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (LND), yang dianggap rasis.

Namun di balik itu, siapa wartawan muslim yang mewawancarai Aung San Suu Kyi sehingga membuatnya meradang? Dia adalah Mishal Husain, wartawan sekaligus presenter berita dari media Inggris BBC.

Baca Juga Presiden Jokowi Mengirim Menlu Untuk Meminta Agar Pemerintah Myanmar Segera Hentikan Kekerasan

Mishal Husain merupakan perempuan kelahiran tahun 1973. Ia lahir di Northampton, Inggris. Orang tuanya berasa dari Pakistan.


change

Saat berumur dua tahun keluarga Husain pindah ke Uni Emirat Arab, mengikuti profesi sang ayah sebagai dokter. Pada usia 12 tahun keluarga Mishal kembali ke Inggris untuk menyelesaikan pendidikannya.

Pengalaman pertama Husain sebagai reporter ia dapat di kota Islamabad, Pakistan di sebuah koran berbahasa Inggris The News. Saat itu ia masih berumur 18 tahun. Baru pada saat di universitas ia bergabung dengan BBC sebagai karyawan magang.

Karir jurnalistik Husain begitu melonjak, hal itu terbukti dari sejumlah tokoh yang berhasil diwawancarainya. Di antaranya, Paul Wolfowitz, Wakil Menteri Luar Negeri AS Richard Armitage, penasihat Pentagon Richard Perle dan Presiden Rwanda Paul Kagame.

Husain menikah dengan Meekal Hasmi pada bulan Juli 2003. Dari pernikahan itu ia dikaruniai 3 anak laki-laki.


Top