Alasan yang Diberikan RS Mitra Keluarga Tak Masukkan Bayi Debora ke Ruang PICU Membuat Geram


Lagi-lagi BPJS kesehatan...

Ini nih, Sebenarnya BPJS ini untuk orang miskin atau orang kaya ?

Kalau buat orang miskin, kenapa malah dibatasi, namanya juga sakit, mau sakit kanker kek, batuk kek ya terserah...

Apa kalau mau sakit parah harus kaya dulu, biar punya uang buat pengobatan...!

Alasan inilah yang diberikan RS Mitra Keluarga atas meninggalnya Bayi Debora.

Dalam pertemuan yang diselenggarakan RS Mitra Keluarga menyampaikan alasannya mengapa tak memasukkan bayi debora ke ruang PICU. .

Sebagaimana dikutip dari kumparan, direktur Rumah Sakit Mitra Keluarga, Fransiska Dewi P, angkat bicara perihal kematian bayi Debora, yang merupakan peserta BPJS. Dia membeberkan alasan tak memasukkan bayi malang tersebut ke ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit).

"Kami menyadari perawatan di ruang khusus perlu biaya besar, kami perlu memikirkan efisensi perawatan pasien," kata Fransiska Dewi P saat jumpa pers di Dinkes DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/9).

Baca juga : Kelakuan Tak Pantas Pengemudi Fortuner ini Hina Polisi Saat Bertugas

Bayi Debora meninggal saat menjalani perawatan di RS Mitra Kalideres. Saat itu, dokter menyarankan kepada orang tua bayi Debora, Henny Silalahi dan Rudianto Simanjorang, untuk memindahkan ke ruang PICU.



Pihak keluarga pun lantas menyodorkan BPJS Kesehatan yang mereka miliki ke rumah sakit. Namun, kala itu pihak rumah sakit menolak memberikan penanganan ke PICU karena tidak bekerja sama dengan BPJS. 

Agar tak terulang lagi, Fransiska berjanji 12 unit RS Mitra Keluarga akan menjalin kerja sama dengan BPJS. "Kami ada 12 (rumah sakit), yang bekerja sama dengan rumah sakit ada 1, kami sendiri dalam bulan ini proses bekerja sama dengan BPJS," kata Fransiska.

"Kami proses BPJS sudah beberapa waktu yang lalu, kami memperkirakan bulan ini bekerja sama," lanjutnya.

Top