Niat Shalat Sunat Rawatib Lengkap dalam Bahasa Arab dan Latin


Niat shalat sunnah rawatib lengkap / Pic source: majelisribaathulmuhibbiin

Islam telah mengatur sedemikian rupa kehidupan setiap manusia yang berpegang teguh kepada imannya. Banyak sekali amalan yang bisa diperoleh dengan ibadah rutin yang punya makna luar biasa.

Di antara salah satu ibadah yang menjadi anjuran bagi setiap umat Islam untuk dilakukan. Mulai dari amalan wajib sampai yang sunnah.

Baca juga : Niat Shalat Fajar Sesuai Sunnah Rasulullah dan Apa Saja Surat yang Harus Dibaca

Semuanya diharapkan mampu menjadikan setiap orang yang rutin menjalankannya sebagai orang yang lebih baik di hari ini, esok, dan seterusnya.

Oleh karena itu, jIka membahas perihal ibadah, hal yang paling utama adalah melaksanakan shalat 5 waktu sehari-hari.

Pun dengan menambahkan ibadah sunnah lainnya sebagai pelengkap untuk meraih ridha-Nya.

Salah satu ibadah sunnah yang menjadi pelengkap indah ketika hendak atau pun selepas melaksanakan shalat. Sebut saja shalat sunnah rawatib yang pasti beberapa orang belum mengetahuinya.

Menjadi sebuah pertanyaan, apa itu shalat sunnah rawatib, dan dilakukan ketika apa, dan bagaimana tata caranya?

Oleh karena itulah, berikut adalah beberapa ulasan ringkas mengenai shalat sunnah rawatib yang bisa menjadi pemahaman untuk kita yang ingin mendapat ridha Allah SWT dalam kehidupan ini.

Shalat Sunnah Rawatib dalam Pandangan Islam

Ketahui terlebih dahulu bahwa shalat sunat rawatib adalah shalat yang dilakukan sebelum dan sesudah mengerjakan shalat lima waktu.

Shalat sunnah rawatib sendiri dibedakan menjadi sebelum dan sesudah shalat wajib, dimana ketika dikerjakan sebelum shalat dinamakan qabliyah dan sesudahnya dinamakan ba'diyah.

Deifinisi untuk shalat sunnah rawatib (رواتب) berasal dari bahasa Arab yang merupakan bentuk jamak dari kata ratibah (راتبة) yang bermakna tetap atau abadi.

Sudah dijelaskan dalam berbagai ulasan, jika sesungguhnya di antara hikmah dan rahmat Allah atas hambanya adalah disyariatkannya At-tathowwu’ (ibadah tambahan).

Dan dijadikan pada ibadah wajib diiringi dengan adanya at-tathowwu’ dari jenis ibadah yang serupa. Hal itu dikarenakan untuk melengkapi kekurangan yang terdapat pada ibadah wajib.

Salah satunya adalah dengan mengerjakan shalat rawatib tersebut.

Keutamaan Shalat Rawatib

Karena bukan hanya sembarang shalat sunnah semata, ibadah rawatib mempunyai beberapa keutamaan terlepas dari niat shalat rawatib dan tata caranya.

Semisalnya saja pada beberapa pin berikut ini, dimana shalat sunnah rawatib mempunyai fakta mengejutkan yang tak boleh disepelekan.

1. Kelak akan dibangunkan rumah di surga

Ummu Habibah radiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang keutamaan sholat sunnah rawatib, dia berkata:

Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang sholat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga“.

Ummu Habibah berkata: Saya tidak pernah meninggalkan sholat sunnah rawatib semenjak mendengar hadits tersebut.

‘Anbasah berkata: Maka saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari Ummu Habibah.

‘Amru bin Aus berkata: Saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari ‘Ansabah.

An-Nu’am bin Salim berkata: Saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari ‘Amru bin Aus. (HR. Muslim no. 728).

2. Shalat yang lebih baik daripada seluruh dunia dan seisinya

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang sholat sunnah rawatib sebelum (qobliyah) shubuh, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda,

Dua rakaat sebelum shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya“. Dalam riwayat yang lain, “Dua raka’at sebelum shubuh lebih aku cintai daripada dunia seisinya” (HR. Muslim no. 725)

3. Diharamkan dari api neraka bagi mereka yang selalu menjaganya

Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan tentang keutamaan rawatib dzuhur, dia berkata:

Saya mendengar rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Barangsiapa yang menjaga (sholat) empat rakaat sebelum dzuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah haramkan baginya api neraka“.

(HR. Ahmad 6/325, Abu Dawud no. 1269, At-Tarmidzi no. 428, An-Nasa’i no. 1814, Ibnu Majah no. 1160)

MasyaAllah, sungguhlah keutamaan shalat rawatib tersebut beragam, dan semuanya demi amal ibadah setiap muslim yang senantiasa menjaganya agar menjadi lebih baik lagi.

Selanjutnya, bagaimanakah kiranya tata cara, doa, dan niat shalat rawatib yang benar tersebut?

Waktu Pelaksanaan Shalat Sunnah Rawatib

Niat shalat sunnah rawatib lengkap / Pic source: kangsantri

Sebelum membahas perihal bagaimana caranya untuk melaksanakan shalat sunnah rawatib, ketahui terlebih dahulu kapan saja seorang Muslim bisa menjalankannya.

Sudah diketahui bahwa shalat rawatib ialah shalat yang di kerjakan sebelum dan sesudah shalat fardhu, dan keseluruhannya ternyata shalat sunnah ini berjumlah 22 raka’at, dipilah menjadi,

1. 2 raka’at sebelum shalat subuh (sesudah shalat subuh tidak ada sunah ba’diyah)
2. 2 raka’at sebelum shalat zuhur. 2 atau 4 raka’at sesudah shalat zuhur.
3. 2 raka’at atau 4 raka’at sebelum shalat ashar,(sesudah shalat ashar tidak ada sunah ba’diyah)
4. 2 raka’at sesudah shalat magrib
5. 2 raka’at sebelum shalat isya
6. 2 raka’at sesudah shalat isya

Itulah waktu dimana seharusnya kita mendirikan shalat sunnah rawatib, selain itu hal yang penting juga mengetahui perihal niat shalat rawatib, lengkap dengan cara pelaksanaanya.

Niat Shalat Sunat Rawatib Lengkap dan Tata Caranya

Setelah mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan shalat sunnah rawatib, kenali pula bagaimana tahapan-tahapan untuk mengerjakannya.

Karena meskipun gerakan shalat sunnah rawatib sama dengan gerakan shalat sunnah maupun wajib pada umumnya.

Akan tetapi yang membedakan adalah pada niatan dan juga hal lain yang tak dimiliki oleh shalat sunnah dan wajib yang lain. Di antaranya adalah,

1. Niatnya menurut macam shalatnya
2. Tidak dengan adzan dan iqamah
3. Dikerjakan tidak dengan berjama’ah
4. Bacaannya tidak dinyaringkan
5. Jika lebih dari dua ra’kaat, tiap tiap dua ra’kaat satu salam
6. Diutamakan sebaiknya tempat mengerjakan pindah bergeser sedikit dari tempat shalat fardhu yang baru dikerjakan.

Nah, sudah mengerti bukan perihal fakta yang luar biasa mengenai shalat sunnah satu ini?

Berikut juga ulasan ringkas mengenai bacaan niat shalat rawatib yang bisa dilafalkan untuk menambah amalan kebaikan di dunia sebagai bekal nanti di akhirat kelak.

Seperti apa bacaan niat shalat rawatib arab, latin, dan terjemahan yang mudah untuk diikuti?

Baca juga : Niat Shalat Jamak Qasar Zuhur Ashar, Lengkap dengan Tata Cara dan Doanya

Doa Niat Shalat Sunnah Rawatib

Niat shalat sunnah rawatib lengkap / Pic source: cahayaislam

Berikut adalah doa niat shalat rawatib, dimana diulas lafadz bacaan niat sholat sunnah qobliyah dan/atau ba'diyah setelah sholat fardhu (sholat rawatib muakkadah).

Simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Subuh (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى 

Usholli sunnatash-shubhi rok'ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aala

Artinya:

Aku niat melakukan shalat sunat sebelum subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat  karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Dzuhur (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى 

Usholli sunnatazh-zhuhri rok'ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aala

Artinya:

Aku niat melakukan shalat sunat sebelum dzuhur 2 rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah Dzuhur (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى 

Usholli sunnatazh-zhuhri rok'ataini ba'diyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aala

Artinya:

Aku niat melakukan shalat sunat setelah dzuhur 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Ashar (2 Raka'at)

أُصَلِّ سُنَّةَ العَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى. اَاللهُ اَكْبَرُ.

Ushallii sunnatazh-ashri rak’ataini qabliyyatal mustaqbilal qiblati lillahi ta’aalaa.

Artinya:

Aku niat melakukan shalat sunat sebelum ashar 2 rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah Maghrib (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal maghribi rok'ataini ba'diyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aala

Artinya:


Niat shalat sunnah rawatib lengkap / Pic source: madinatuliman

Aku niat melakukan shalat sunnah setelah shalat wajib maghrib 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah 'Isya (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى 

Usholli sunnatal 'isyaa'i rok'ataini ba'diyyatan mustaqbilal qiblati   lillaahi ta'aala

Artinya:

Aku niat melakukan shalat sunat setelah 'isya 2 rakaat, sambil menghadap qiblat,   karena Allah ta'ala

Beberapa ulasan tersebut semoga bisa menjadikan kita sebagai umat Islam semakin memperbanyak amalan kebaikan kita di dunia.

Bacaan niat shalat rawatib lengkap yang diharapkan mampu menemani hari dengan penuh keridhaan Allah SWT. Aamiin.
Top