Meski Manusia Mahluk Paling Sempurna Tetapi Ada 9 Golongan Manusia Terbaik Yang Disebutkan Rasulullah, Salah Satunya Seorang Suami...

Komentar


SIAPAKAH SEBAIK-BAIK MANUSIA?

Hidup di akhir zaman banyak tantangan, Diantara tantangan tersebut adalah anggapan setiap diri merasa lebih baik dibandingkan dengan orang lain.

Hidup di akhir zaman banyak tantangan, Diantara tantangan tersebut adalah anggapan setiap diri merasa lebih baik dibandingkan dengan orang lain.

Selayaknya jika kita lebih baik niscaya kita akan dikaruniai oleh allah swt ahlakul karimah yang dengannya kita merasa rendah diri di kalangan hamba allah.

Manusia adalah makhluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kesempurnaan yang dimiliki manusia merupakan suatu konsekuensi fungsi dan tugas mereka sebagai khalifah di muka bumi ini. Al-Quran menerangkan bahwa manusia berasal dari tanah.

Siapakah sebaik-baik manusia?”Sabda Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Siapakah sebaik-baiknya manusia? Ternyata di Alquran dan Hadist, Allah telah menerangkan dengan gamblang, apa amalan yang terpuji di sisi Allah yang dapat membuat kita menjadi umat terbaiknya.

Berikut disadur dari wajibbaca.com beberapa kandungan Alquran dan Hadist : Like Berita Islam

1. Orang Kaya tapi taat kepada Allah



Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, Dia adalah sebaik- baik hamba. Sesungguhnya Dia Amat taat (kepada Tuhannya). (QS. Shad: 30)

2. Orang Yang Ditimpa ujian (penyakit, miskin, musibah) tapi Bersabar dan Taat


Sesungguhnya Kami dapati Dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah Sebaik-baik hamba. Sesungguhnya Dia Amat taat (kepada Tuhan-nya). (QS. Shad: 44)

3. Manusia yang tidak suka mengusik dan menyakiti saudaranya


Mereka bertanya: Wahai Rasulullah, Islam apakah yang paling utama? Beliau bersabda: “Yaitu orang yang muslim lainnya aman dari lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari No. 11, Muslim No. 42, dari Abu Musa Al Asy’ari)

4. Suami yang terbaik sikapnya terhadap istrinya


Sebaik-baik kamu adalah yang terbaik terhadap istrinya, dan aku yang terbaik terhadap istriku. (HR. At Tirmidzi No. 3895, dari ‘Aisyah. Imam At Tirmidzi berkata: hasan shahih. Imam Ibnu Majah No. 1977, dari Ibnu Abbas, Al Baihaqi, As Sunan Al Kubra No. 15699, Ibnu Hibban No. 4177. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’ No. 3314)

5. Manusia yang paling tenang, khusyu, dan tuma’ninah ketika shalat


Sebaik-baiknya kamu adalah yang paling lentur bahunya ketika shalat. (HR. Abu Daud No. 672. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani. Lihat Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud No. 672)

Maksud hadits ini adalah mereka yang shalatnya tenang, tuma’ninah, khusyu, tidak menoleh, dan tidak mengganggu bahu saudaranya. (Imam Al Khathabi, Ma’alimus Sunan, 1/184. Lihat juga Imam Al Munawi, Faidhul Qadir, 3/466, Imam Al ‘Aini, Syarh Sunan Abi Daud, 3/221)

6. Manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya


Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. (HR. Ath Thabarani, Al Mu’jam Al Awsath No. 5787. Al Qudha’i, Musnad Syihab No. 129. Dihasankan Syaikh Al Albani. Lihat Shahihul Jami’ No. 6662)

7. Paling Bagus Akhlaknya


«إِنَّ مِنْ خِيَارِكُمْ أَحْسَنَكُمْ أَخْلاَقًا»

Sesungguhnya yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya. (HR. Bukhari No. 3559, dari Ibnu Umar, Muslim No. 2321, dari Ibnu Amr. Ini lafaz Bukhari)

8. Mempelajari Al Quran dan Mengajarkannya

«خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعَلَّمَهُ»


Sebaik-baiknya kalian adalah yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya. (HR. Bukhari No. 5027, dari Utsman)

9. Manusia yang panjang umur dan amalnya semakin baik

” أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِكُمْ؟ “، قَالُوا: نَعَمْ يَا رَسُولَ اللهِ. قَالَ: ” خِيَارُكُمْ أَطْوَلُكُمْ أَعْمَارًا، وَأَحْسَنُكُمْ أَعْمَالًا ”


Maukah aku tunjukkan manusia terbaik di antara kalian? Mereka menjawab: “Ya, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda: “Manusia terbaik di antara kamu adalah yang paling panjang usianya dan semakin baik amalnya.” (HR. Ahmad No. 7212, dari Abu Hurairah. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: shahih lighairih. Al Hakim, Al Mustadrak No. 1255, katanya: shahih sesuai syarat Syaikhan (Bukhari-Muslim))

Top