Gempar, Seekor Domba Lahirkan Mahluk Mirip Manusia, Hingga Dianggap Titisan Iblis

Kebesaran Allah memang sungguh sangat menakjubkan. Hal yang tak terduga pun bisa terjadi atas kehendak Allah.

Banyak kejadian-kejadian yang diluar nalar kita pasti tidak akan terjadi tapi bisa tejadi karena Allah.

Seperti kejadian yang sangat menakjubkan ini,


Senayanpost

Seekor anak domba di Afrika Selatan terlahir dengan kondisi menyeramkan, di mana tubuh dan kepala mirip manusia. Penduduk desa di negara itu percaya anak domba itu makhluk setengah manusia dan setengah binatang.

Peristiwa ini terjadi di daerah pedesaan di Lady Frere, Eastern Cape. Para penduduk desa ketakutan dengan kelahiran domba yang oleh para tetua desa dianggap sebagai makhluk kiriman setan.

Berita ini yang mengegerkan warga daerah Lady Frere.

Sekitar 4.000 warga yang sebagian petani yakin terpengaruh dengan apa yang disampaikan para tetua desa.



Karena warga tidak percaya kalau domba bisa melahirkan setengah manusia setengahnya lagi domba.

Baca Juga :  Viral! Patung Dewa Raksasa di Tuban Ditutup Kain Putih, Netizen "Apa kamu merasa paling Islam mau muallafkan berhala?"

Kepanikan yang terus meningkat di desa itu membuat Departemen Pembangunan Pedesaan Eastern Cape mengirimkan ahli untuk melakukan tes terhadap anak domba tersebut.

Kepala Direktur Pelayanan Veteriner Dr Lubabalo Mrwebi mengakui bahwa sekilas anak domba yang lahir mati itu memang menyerupai manusia. Tapi, dia memastikan bukan bagian dari manusia.

Beberapa orang di luar desa mengira gambar anak domba yang menyebar luas itu hanya tipuan. Tapi, pejabat pertanian dari Departemen Pembangunan Pedesaan Eastern Cape mengonfirmasi bahwa itu adalah kejadian nyata, dan gambar tersebut benar-benar asli.

“Kami bisa memastikan ini bukan foto palsu, tapi anak domba yang cacat itu lahir oleh seekor domba di Lady Frere minggu ini yang sekilas menyerupai bentuk manusia,” kata Mr.webi yang dikutip dari The Sun, Jumat (23/6/2017).

”Namun, bukan manusiawi melainkan seekor domba yang baru lahir cacat, kemudian terinfeksi oleh Rift Valley Fever (RVF) pada tahap awal kehamilan (induk)-nya,” ujar Mrwebi.

”Perlu dicatat bahwa seekor domba memiliki 28 pasang kromosom, sementara manusia memiliki 23 pasang, itu yang penting dalam menghilangkan mitos bahwa penyatuan sperma domba dan sperma manusia dapat menyebabkan perkembangan bentuk kehidupan yang layak.”

”Domba yang cacat itu menunjukkan tanda-tanda yang sesuai dengan perkembangan janin awal yang salah akibat infeksi virus, tidak lebih,” katanya.




Top