Karena Melawan Arah, Polisi Tua Ini Mintai Keterangan Pada Pengendara Ini. Ditanya Enak-Enak Ehh...! Malah Ini yang Terjadi

Komentar
Sayang sekali ya peraturan berlalu lintas kalau di langgar. karena bisa-bisa kita dihukum atau kena denda. karena bisa mengancam keselamatan pengendara lainnya dan dirinya sendiri.

Misalnya melanggar seperti melawan arah saat berkendara itu malah berbahaya. Apalagi kalau sudak diperingati oleh polisi tapi malah menentang!

Itu hal yang dapat melanggar hukum, karena sudah salah malah melawan. Seperti kejadian berikut ini.


suratkabar

Siang hari di Jakarta Barat seorang pengendara motor tampak menerobos jalan satu arah.
Terang saja seorang polisi menghampirinya, menegur dan meminta pengendara itu berbalik arah.

Polisi ini tampak tua dan ringkih dengan seragam polantas di tubuhnya. Keadaan yang tidak berimbang sepertinya membuat pengendara ini jadi besar kepala.

Dan disinilah keributan bermula.

Tampak dalam video ini , saat si polisi tua menegur pengendara motor untuk berbalik arah, pengendara ini malah berbalik marah ke si polisi.

Dengan jumawa ia bertanya siapa nama polisi tua itu, agar bisa dilaporkan ke orang penting di kepolisian yang ia kenal katanya. Lantas polisi tua itu menyahut,"Saya tahu sampean itu kenal sama pimpinan saya." Lalu beberapa kali dialog ini terulang, dan polisi ini tampak tidak gentar dengan gertakan pria itu.

Si pengendara tampak masih ngotot dengan mengatakan, "Ya saya kan cuma nanya nama abang, abang gak ngasih tahu." "Bilang saja orang dari jembatan besi yang jaga disini," jawab polisi.

Kemudian pengendara motor itu menyebut satu nama. Ia lalu merogoh handphone dalam saku jaketnya.

"Telepon, tak tunggui," sambut polisi tua itu dengan berani.


Sementara si pengendara berusaha mengambil handphone, tiba-tiba seorang polisi lainnya datang. "Ada apa pak? saya dari Provost Polres," sapa lelaki berjaket itu. Terkejut, si pengendara tampak kehilangan argumen.

Selanjutnya pria berbadan besar itu menyolot ke si pengendara "Bapak nggak usah nelepon-nelepon pimpinan, kalau bapak salah tetap salah." "Saya membela yang bener," lanjut pria itu mantap.

Merasa terpojok, pengendara motor itu terbata-bata mengatakan "Abang tau nggak saya ditegor gimana ?"  Ia lantas berkilah bahwa si polisi tua lah yang menegurnya dengan kurang sopan. Tentu, si polisi tua membantah. Menurutnya, ia hanya meminta lelaki ini agar memutar balik karena jalan yang dilintasi adalah jalan satu arah.

"Tapi caranya yang bener dong, nggak pake marah-marah," kilah si pengendara. Keadaan semakin panas ketika Provos  meminta surat-surat kendaraan si pengendara. Pengendara itu hanya mengatakan bahwa ia memiliki surat-surat, namun enggan untuk dikeluarkan.

Terang saja suasana semakin tegang. Beberapa orang tampak mendekat dan berusaha mencairkan suasana. Sementara provos semakin tersulut emosinya.

Namun akhirnya, dengan sikap tenang si polisi tua menghindarkan si pengendara dari amukan provos dan mempersilahkannya pergi dengan mengikuti arah jalan yang benar.


Top