Cara Cek Porsi Haji dan Cara Daftar Haji serta Melihal Jadwal Keberangkatan Haji


Cara cek porsi haji, cara daftar haji, dan lihat jadwal haji / Pic source : brebesnews

Menjadi umat Islam akan sangat melegakan sekaligus penuh dengan rasa syukur apabila hak dan kewajiban bisa berjalan beriringan tanpa berat salah satunya.

Di antara hak yang setiap muslim bisa dapatkan, adalah kenikmatan hidup untuk terus terus berkarya dan berusaha yang terbaik dan memperbanyak amal kebaikan untuk bekal akhirat nanti.

Pun dengan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap orang Islam, yakni dengan menjaga iman dan ketaqwaan, serta memperbanyak ibadah wajib dan sunnah guna berharap ridha Allah SWT.

Baca juga : Berikut Perbedaan Haji dan Umroh yang Jauh agar Jangan Disalah Pahami

Sudah dijelaskan di dalam setiap dalil dan juga literatur islami bahwa ibadah adalah cara seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Sehingga sudah menjadi rahasia umum bahwa acuan ibadah, yang salah satunya ada di dalam rukun Islam diharapkan bisa dilaksanakan dengan baik.

Lantas apa saja rukun Islam yang bisa menjadi acuan untuk kita khususnya sebagai muslim dalam beribadah.

Mungkin masih banyak ibadah atau pun amalan baik lain yang bisa dilakukan, namun rangkuman sebenarnya bisa ditelisik dalam rukun Islam, dan berikut ini adalah poin-poinnya.

Rukun Islam dalam Islam

Sudahkah kita tahu perihal rukun Islam yang bisa menjadi acuan kita khususnya sebagai muslim untuk beribadah kepada Allah SWT?

Rukun Islam di dalam Islam sendiri di dalam Islam terdapat lima perkara yang wajib diimani oleh setiap muslim. Diantaranya adalah,

1. Syahadat atau menyatakan kalimat tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu utusan Allah.

2. Shalat, dimana merupakan ibadah sembahyang lima waktu sehari.

3. Zakat yakni dengan memberikan 2,5% dari uang simpanan kepada orang miskin atau yang membutuhkan.

4. Saum atau berpuasa dan mengendalikan diri selama bulan suci Ramadan.

5. Haji pergi beribadah ke Mekkah, setidaknya sekali seumur hidup bagi mereka yang mampu.

Itulah rukun Islam yang bagi setiap muslim bukan hanya sebagai rukun atau pondasi dalam ke-Islaman saja.

Lebih dari itu, di dalamnya terkandung segala macam kebaikan, salah satunya acuan untuk beribadah kepada Allah SWT untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya.

Di antara hal tersebut, pada poin yang terakhir dijelaskan bahwa bagi umat Islam yang mampu diwajibkan untuk pergi berhaji setidaknya sekali seumur hidup.

Mungkin bagi mereka yang mampu bisa saja menjalankan haji berulang-ulang karena memang sudah mengerti bagaimana alur yang ada.

Akan tetapi bagi yang masih menabung atau pun sudah mempunyai kemampuan cukup untuk menunaikan hal tersebut, pastilah akan bertanya bagaimanakah cara daftar haji yag tepat.

Jangan sampai kita yang ingin sekali menginjakkan kaki di tanah suci harus menelan pil pahit.

Di mana ketika mengetahui harta yang kita titipkan untuk pergi haji malah digunakan oleh mereka yang tak bertanggung jawab demi kepentingan pribadi,

Subhanallah, semoga saja kita terhindar dari segala perkara buruk tersebut.

Berhubungan dengan bagaimana cara daftar calon jemaah haji, inilah beberapa ulasan lengkap mengenai bagaimana untuk mendaftar, cek porsi, sampai info keberangkatan haji tahun ini.

Cara Cek Porsi Haji dan Cara Daftar Haji serta Melihal Jadwal Keberangkatan Haji

Cara cek porsi haji, cara daftar haji, dan lihat jadwal haji / Pic source : media ihram asia

Mengenai informasi haji tahun ini yang bagi mereka, atau keluarga di mana hendak bertandang ke tanah suci, pastilah ingin tahu hal apa saja yang berhubungan dengan ibadah tersebut.

Seperti salah satunya adalah memeriksa jadwal keberangkatan haji agar tak terjadi kemungkinan yang tak diinginkan.

Lalu, bagaimana caranya untuk melihat jadwal keberangkatan haji yang semestinya?

Cara Cek Porsi dan Memeriksa Keberangkatan Haji

Bagi umat muslim pergi ke tanah suci merupakan kewajiban dan idaman untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima, tentunya harus sudah mampu baik secara keuangan ataupun kesehatan.

Dari hal tersebut, apalagi di negara kita yang mayoritas umat Islam, sehingga karena begitu banyaknya yang mendaftar berangkat Haji diberlakukan sistem nomor porsi Haji.

Gunanya untuk memeriksa, serta membantu orang-orang yang ingin melakukan cek kuota haji di tahun ini atau tahun-tahun yang akan datang.

Berdasar nomor porsi haji calon jemaah bisa mengecek atau mengetahui keberangkatan haji, sehingga dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih matang.

Nomor porsi merupakan nomor antrian untuk berangkat haji yang didapat ketika calon jemaah haji menyetor uang di bank.

Perkiraan keberangkatan haji bisa dilakukan via online sehingga tidak menyita waktu cara mengecek atau mengetahui keberangkatan haji juga sangat mudah.

Yakni tinggal memasukkan 10 digit nomor porsi BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah haji) dan laman yang tertera pun akan menampilkan informasinya dengan lengkap.

Berikut ini adalah tuntunan perihal cara untuk memeriksa dan mengetahui jadwal keberangkatan haji berdasarkan nomor porsi.

1. Silahkan kunjungi situs resmi Kementrian Agama Republik Indonesia di haji.kemenag.go.id

2. Masukan kode porsi haji yang terdiri dari 10 angka dikotak seperti gambar dibawah, kemudian klik “cari”.



Cara cek porsi haji, cara daftar haji, dan lihat jadwal haji / Pic source : haji kemenag

3. Pada menu berikutnya akan mundul data calon jemaah seperti nomor porsi, nama. nama Kabupaten, Provinsi, perkiraan berangkat dalam tahun Hijriah dan tahun Masehi.


Cara cek porsi haji, cara daftar haji, dan lihat jadwal haji / Pic source : haji kemenag


Untuk diperhatikan bisa saja keberangkatan haji berubah jika ada regulasi baru, terkadang ada perbaikan rutin database.

Sehingga tidak bisa melihat estimasi pemberangkatan calon jemaah haji dan jika hal ini terjadi silahkan kembali ke situsnya di hari lain untuk mengecek dan mengetahui keberangkatan haji.

Semoga cara tersebut bisa membantu, khususnya untuk kita atau pun saudara kita yang hendak berhaji bisa mengetahui informasi penting yang ada.

Selanjutnya, bagi yang ingin mendaftar haji dan telah merasa cukup mampu untuk melaksanakannya, bisa dengan langsung mendaftar haji kepada lembaga yang menaungi hal tersebut.

Cara Mendaftar Haji Mudah dan Cepat

Bagi kita yang termasuk ke dalam orang yang ingin pergi berhaji namun tak mengetahui apa-apa perihal cara daftar haji yang aman.

Bisa diketahui bahwa pada dasarnya penyelenggaraan ibadah haji menganut prinsip yang mengutamakan kepentingan dan kebutuhan para jemaah, serta memberikan pelayanan yang adil, efektif, aman, dan profesional.

Ibadah haji di Indonesia diselenggarakan berdasarkan dua kategori, yakni ibadah haji reguler yang dikelola langsung oleh pemerintah melalui Kementerian Agama.

Sedangkan ibadah haji khusus untuk pengelolaannya diserahkan sepenuhnya kepada agen penyelenggara ibadah haji khusus.

Perbedaan antara ibadah haji reguler dan khusus selain terletak pada penyelenggaranya juga dapat dilihat dari biaya dan fasilitas yang akan didapatkan di Tanah Suci.

Adapun syarat pendaftaran haji reguler adalah sebagai berikut:

  • Beragama Islam
  • Berusia 12 tahun saat mendaftar
  • Memiliki Kartu Keluarga
  • Memiliki Akta Kelahiran/Kutipan Akta Nikah/Ijazah
  • Memiliki tabungan BPS-BPIH
  • travel umroh jakarta
  • Ibadah Haji

Setelah seluruh syarat mendaftar haji terpenuhi, maka calon pendaftar haji pun perlu memahami prosedur pendaftaran ibadah haji yang akan dijabarkan berikut ini.

Membuka Rekening Haji

Langkah pertama bagaimana cara daftar haji reguler atau pun khusus yang harus dilakukan oleh calon jemaah haji adalah dengan membuka rekening haji.

Tidak semua bank memiliki layanan tabungan haji. Beberapa bank di Indonesia yang menerima setoran tabungan ibadah haji di antaranya:

Bank Mandiri Syariah, BRI, BRI Syariah, Bank Mega Syariah, Bank BTN, Bank Mandiri, BNI, serta Bank Muamalat.

Untuk membuka tabungan haji, seseorang perlu datang ke bank terkait lalu langsung mendaftar ke Customer Service dengan membawa KTP, serta saldo awal pembukaan rekening mulai Rp100.000,00-Rp500.000,00.

Tabungan haji tidak dikenakan biaya administrasi serta bunga imbal, jadi tidak akan mendapatkan kartu ATM sebab debet yang masuk ke tabungan hanya diperuntukkan sebagai dana setoran haji.

Jika saldo tabungan haji sudah mencapai angka Rp25.000.000,00 maka itu artinya sudah diperbolehkan untuk mendaftarkan diri ke Kementerian Agama.

Setelah mendaftarkan diri, seseorang akan mendapatkan Surat Permohonan Pergi Haji (SPPH) dan Nomor Porsi guna mengetahui cara cek porsi haji di laman kemenag haji nantinya.

Membuat Surat Keterangan Sehat

Cara cek porsi haji, cara daftar haji, dan lihat jadwal haji / Pic source : jurnalhajiumroh

Surat Keterangan Sehat dapat dibuat di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.

Jelaskan secara spesifik kepada petugas Puskesmas bahwa kita memerlukan pemeriksaan kesehatan beserta Surat Keterangan Sehat untuk keperluan pendaftaran ibadah haji.

Setelah Surat Keterangan Sehat berhasil didapat, kita bisa membawa surat tersebut bersama buku Tabungan Haji ke Kantor Perwakilan Kementerian Agama di Kota atau Kabupaten tempat tinggal.

Mengisi Surat Pendaftaran Pergi Haji di kantor Kementerian Agama

Sebelum mendaftarkan diri ke Kantor Kementerian Agama, pastikan kita sudah menyiapkan segala persyaratan dokumen yang diperlukan.

Dokumen yang perlu dibawa untuk daftar haji antara lain:

Surat Keterangan Sehat, salinan KTP yang masih berlaku, salinan Kartu Keluarga, Salinan buku Tabungan Haji, salinan Akta Kelahiran, serta foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak sepuluh lembar.

Jika seluruh syarat dan dokumen sudah terpenuhi, maka bisa langsung pergi ke kantor Kementerian Agama untuk mendaftarkan diri sebagai peserta ibadah haji.

Di sana, kita akan diberikan formulir SPPH dan diperlukan untuk mengisi formulir tersebut sesuai dengan data diri yang kita punya.

Dalam formulir tersebut, terdapat beberapa kolom yang perlu diisi seperti Nomor Rekening Tabungan Haji, Nomor KTP, golongan darah, serta data pribadi calon jemaah haji.

Setelah selesai mengisi SPPH, maka diharuskan untuk kembali ke bank guna mendapatkan nomor porsi ibadah haji.

Meminta Nomor Porsi Haji

Setelah mengisi SPPH, calon jemaah haji diminta untuk kembali ke bank tempat awal menyetorkan dana haji untuk mendapatkan nomor porsi. Lantas, apakah yang dimaksud nomor porsi?

Nomor porsi merupakan nomor urut pendaftaran yang akan didapatkan setelah melakukan setoran awal pendaftaran haji ke rekening Kementerian Agama sebesar Rp25.000.000,00.

Nomor porsi dapat menjadi perkiraan tahun keberangkatan seorang calon jemaah haji ke Tanah Suci dan dapat dilihat di situs resmi Kementerian Agama.

Baca juga : Daftar Nama Calon Jemaah Haji Reguler Tahun Keberangkatan 2017

Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)

Pelunasan BPIH dapat dilakukan di tahun keberangkatan haji atau setelah ada pengumuman mengenai besaran biaya yang harus dibayarkan agar segera berangkat ke Tanah Suci.

Pembatalan pendaftaran haji orang lain dapat memengaruhi jadwal keberangkatan haji kita, sehingga bisa jadi dapat berubah lebih cepat dari jadwal seharusnya.

Kementerian Agama menetapkan beberapa syarat pelunasan BPIH, yakni calon jemaah belum pernah menunaikan ibadah haji sebelumnya dan telah berusia minimal 18 tahun, atau sudah menikah.

Oleh sebab itu, jika sudah dirasa mampu secara finansial, sebaiknya segera melunasi BPIH pada tahun yang telah ditentukan.

Sebab, jika dalam jangka waktu yang sudah ditentukan dan belum melunasi BPIH, maka jadwal keberangkatan haji akan tertunda semakin lama. Subhanallah...

Setelah mengetahui perihal apa-apa saja yang dibutuhkan ketika telah mendaftar haji, maka hal selanjutnya adalah mempersiapkan diri sebelum dipanggil untuk menginjakkan kaki di tanah suci.

Lantas apa yang harus kita lakukan?

Persiapan Jemaah Haji

Cara cek porsi haji, cara daftar haji, dan lihat jadwal haji / Pic source : haji Indonesia

Setelah mengetahui kapankah perkiraan keberangkan haji para jemaah nantinya, salah satu yang harus dilakukan sebagai bentuk persiapan diri, yaitu dianjurkan untuk melunasi BPIH yang telah diulas sebelumnya.

Kemudian setelah seluruh biaya dan juga data dilengkapi, maka persiapan selanjutnya adalah dengan memantapkan ilmu manasik haji.

Pun dengan memperbanyak berdoa dan amalan kebaikan agar segera menginjakkan kaki di tanah suci.

Selanjutnya yang mungkin dianggap sepele namun malah menjadi kunci sukses ketika berhaji maupun umrah adalah dengan rutin berolahraga.

Atur pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya serat dan penuhi asupan gizi.

Kemudian lakukan olahraga secara teratur dan istirahat yang cukup agar menjadikan tubuh kita fit dan tidak drop saat berada di sana.

Nah bagaimana, sudah mengerti bukan bagaimana seharusnya calon jemaah haji bersikap sebelum tanggal keberangkatannya tiba?

Semoga bermanfaat.
Top