Pria Ini Hina Nabi Muhamad Lantaran Kesal Dengan Ajarannya, Setelah Ditangkap Polisi Alasannya Seperti Ini



Dalam video permintaan maaf, pengguna akun Facebook Bagus Panji, mengungkap apa alasan dia menghina nabi Muhammad SAW dan bulan Ramadhan. Dia menyebut, postingan berisi penistaan agama itu terlontar setelah dia melihat seorang ibu pedagang yang terjaring razia Satpol PP.

“Kenapa kok orang cari rejeki dibulan Ramadhan, jual makanan diciduk. Saya mohon maaf yang sebesar – besarnya, saya bukan bermaksud menghujat nabi Muhammad, menjatuhkan agama Islam, saya benar – benar khilaf,” ucapnya dalam video.

Dalam video berdurasi 2 menit 29 detik tersebut, Bagus Panji yang asli Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, ini meminta maaf kepada seluruh umat Muslim. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama.

Sementara itu, menurut Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Bangorejo, Mahbub Junaedi, dari sudut pandang sesama umat Muslim, setelah meminta maaf, Bagus Panji, bisa dimaafkan.

“Karena sudah kewajiban sesama umat Islam untuk saling memaafkan,” katanya, seperti yang dikutip dari islamidia.com

Namun, lanjutnya, jika dari sisi hukum, saat ada yang tidak terima dan melaporkan ke pihak berwajib, Bagus Panji minimal bisa dijerat dua Undang – Undang sekaligus. Yakni UU ITE dan penistaan agama.

“Dan itu sanksinya cukup berat,” tegas tokoh muda Nahdlatul Ulama yang juga dosen Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi ini.

Saat ditanya apakah GP Ansor akan melaporkan perbuatan Bagus Panji, Mahbub mengaku akan berkoordinasi dengan seluruh pengurus.

Seperti diberitakan sebelumnya, postingan Bagus Panji dalam akun FB telah menuai kecaman dan kritikan dari peselancar dunia maya. Itu terjadi karena tulisannya telah mencaci maki nabi Muhammad SAW dan bulan suci Ramadhan.

BACA JUGA: Tampang Preman Tapi Beriman Dengarkan Suaranya Saat Menjadi Imam Shalat Mirip Imam Masjidil Haram

“Ramadan a*u ajarane nabi Muhammad, iki ayo dituntut nabi Muhammad, ajarane malah nyusahne wong kate golek rejki ae, nabi Muhammad a*u,” begitu tulis Bagus Panji dalam postingannya.

Postingan sengaja kami sensor karena tidak sepantasnya di ucapkan.
Top