Niatnya Ingin Curhat Harga Sate Terlalu Mahal, Pria Ini Malah Dapat Komentar Pedas Begini!

Komentar

Berniat ingin curhat masalah harga sate yang kemahalan, pria ini malah dapat komentar menohok dari netizen. Apa yang sebenarnya terjadi?

Sebuah akun Facebook bernama Den Baguse Ngarso sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bukan karena apa, namun pasalnya ia mencurahkan isi hatinya soal pengalamannya membeli sate yang menurutnya memiliki harga yang tidak wajar di Facebook.

Ulasan terkait : Ditinggal 2 Jam ke Pasar, Wanita Ini Kaget Lihat Rekaman CCTV Pembantu Bersama Anaknya!

Kisah itu ia bagikan di Grup Facebook Info Cegatan Info Jogja pada beberapa waktu lalu dan menjadi viral. Ia menceritakan pengalaman dirinya yang sempat makan di warung sate yang berada di area Stasiun Tugu, Yogyakarta bersama rekan kerjanya di kantor.

Diketahui, rekan kerja yang merupakan kepala kantornya tersebut membeli satu porsi sate ayam dan juga keduanya pesan 4 gelas teh hangat yang total habisnya sebesar Rp 50 ribu dengan rincian harga 1 porsi sate ayam seharga Rp 30 ribu dan juga 4 gelas teh hangat sebesar Rp 20 ribu.

Menurutnya, harga itu tidak wajar dan maka dari itu ia meminta nota dari penjual, tetapi sayangnya sang penjual tidak memilikinya. Namun, kisahnya ini bukannya menuai simpati dari warganet, yang ada ia malah dihujat oleh para warganet karena menganggap harga makanan dan minuman tersebut wajar.

Karena menurut warganet, uang yang dihabiskan akun facebook Den Baguse Ngarso dengan kepala kantornya tersebut adalah jumlah yang wajar. Bahkan ada warganet dengan nama Facebook Aly Wava Ibun Achmad yang mengaku bahwa warung tersebut adalah milik kakeknya.

Ia geram dan akan mengembalikan uang yang dibayarkan oleh akun Facebook Den Baguse Ngarso tersebut jika dirasa sate yang dijual sang kakek terbilang mahal. Ia juga menjelaskan soal nota, bahwa kakeknya yang sudah berumur tentunya tidak memiliki nota seperti itu.

Tak hanya kakeknya saja, ia merasa beberapa pedagang sate juga pasti tidak memiliki nota. Akun Facebook Aly Wava Ibun Achmad juga mengimbau untuk menilik terlebih dahulu harga sembako dan harga pasar yang sebenarnya sebelum menceritakan hal yang sifatnya menjatuhkan.

Lantas bagaimana curahan hati akun Den Baguse Ngarso tersebut? Berikut ulasan yang dikutip dari akun miliknya.


"Sedikit curhat,

Ini saya beserta kepala kantor saya sedang monitoring di Stasiun Tugu karena sedang ada penertiban kios PKL.

Singkat cerita kepala kantor saya beli sate ayam 1 porsi dan 4 teh anget di sebelah timur pos polisi (sebelah barat parkiran Abu Bakar Ali).

Setelah membayar, ternyata habis 50rb (sate ayam 1 porsi 30 rb dan 4 teh anget 20 rb).

Karena menurut kami harga itu tidak wajar, maka kami meminta nota dan ternyata si penjual tidak mempunyai nota," tulis akun Facebook Den Baguse Ngarso.


Ulasan terkait : Sungguh Tragis, Kisah Wanita Cantik yang Terpaksa Tinggal dengan 32 Pria di Pulau Terpencil

Tak hanya mendapatkan komentar yang bikin ia malu dari warganet yang mengaku warung tersebut adalah milik kakeknya, ia juga mendapatkan komentar-komentar pedas dari warganet lainnya.

"Wajar bro kalau 30rb, masih bisa ditolerir. Kasihanlah yang jual jangan terlalu cepat menyimpulkan," tulis akun Rudy Sutanto.

"Segitu murah menurutku, saiki regane ayam we larang sekilo 34ewu. Urung sunduk e, urung bumbune, urung lontonge, urung le ngipasi, terus ditambah sewa tempat. Kui mau le dahar satene telas boten? Rakyo telas to? Jenengan warek to?"

(segitu murah menurutku, sekarang harga ayam saja mahal satu kilo Rp 34 ribu. Belum tusuknya, belum bumbunya, belum lontongnya, belum yang mengipasnya, terus ditambah sewa tempat. Tadi makan satenya habis tidak? Habis kan? Anda kenyang kan?)," tulis akun Ina Rahayu.

"Kepala kantor jajan entek 50ewu grundwel gwebangeten (kepala kantor jajan habis 50 ribu aja menggerutu, kebangetan)," tulis akun Kusnanto.

Haha, bagaimana tanggapan kalian? Mungkin dia masih terbawa berita dimana banyak rumah makan yang ngemplang dan tak sesuai harga, sehingga bisa jadi dia ingin memberitahukan ketidak adilan harga tersebut kepada netizen. Akan tetapi, lebih baik berhati-hati dan pahami terlebih dahulu harga pasar yang ada, agar tak seperti ulasan berikut ini. So becareful guys!
Top