Naudzubillah, Semasa Hidup Lakukan Hal Sepele Ini Namun Lihat Saat Meninggalnya Bikin Merinding



Untuk pelajaran hidup buat kita semua

Wahai saudara-saudra sekalian,

Ingat lah hidup kita hnya sebentar di dunia hidup yang kekal yakni di akhirat.. jadi berbuat lah sebaik-baiknya waktu kita di dunia..

Semoga allah membimbing kita kejalan suga nya amin Yarobbil alaminnnn...

Di Tolak Bumi!! MURTAD, Mayatnya Tidak di Terima Bumi... Naudzubillah Min Dzalik!!

Walau sudah diangkat oleh enam orang pria dewasa dengan formasi dua dimuka dua di tengah serta dua dibelakang, namun keranda itu masih tetap merasa begitu berat.

Hingga ditambah dua orang pria untuk menopang menangkat keranda serta pada akhirnya keranda itu juga dapat dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Sesudah jenazah hingga di TPU terjadi sedikit problem waktu hujan turun yang buat tanah
jadi licin serta sebagian warga sempat
tergelincir.

Selama sistem pemakaman, kuburan dipenuhi isak tangis keluarga serta sanak saudara.

Si penggali kuburan yang berumur 55 th. telah lakukan pekerjaan itu sepanjang 20 th. serta sangatlah berpengalaman dalam memastikan tempat serta ukuran jenazah yang juga akan dimasukkan dalam liang kubur.

Allohu Akbar! Allohu Akbar! Allohu Akbar! ! kalimat itu keluar dari mulut nyaris semua yang ada dalam pemakaman itu sesudah satu peristiwa aneh berlangsung.

Jenazah wanita yang diketahu bernama Simati telah 3 kali dimasukkan dalam liang kubur tetapi tidak muat, padahal si penggali pendam telah memperlebar 2 x dari ukuran asli.

Sesudah tidak berhasil dalam hal itu seseorang ustaz menyuruh anggota keluarga untuk azan dipengebumian itu.
Serta baru jenazah selamat dimakamkan.

Beberapa laporan menyebut bila peristiwa itu benar berlangsung di satu desa di Negeri Jiran.

Menurut tetangga simayat, almarhumah yaitu wanita yang menyukai mengumpat dan memfitnah tanpa ada bukti, serta almarhumah juga tidak sempat tutup auratnya selama hidup, dia sukai menggunakan baju seksi menghadirkan bentuk badannya.

" Kami jadi tetangga sempat menyapa kelakuannya itu, tetapi kami di caci maki dan dilempari dengan sepatu karena dia lebih kaya dari kami, " katanya, seperti yang dikutip dari planet.merdeka.com

menjadikan ini pelajaran untuk kita agar kita tidak jadi umat begini. silakan berbagi bila berasumsi ini perlu serta harus di baca banyak orang. mudah-mudahan bermanfaat...

Top