Malaysia Berulah LAGI, Berani-Beraninya Bangun Lapangan Golf di Wilayah RI! PARAH!!

Karena wilayah Malaysia dan Indonesia berdekatan, tidak heran jika wilayah menjadi permasalahan utama. Hal ini sudah bukan hal aneh lagi, terkait dengan Malaysia yang banyak berulah. Seperti kasus satu ini.


BACA JUGA: Remaja Ini Hanya Mengandung Dalam Waktu 2 Jam dan Langsung Melahirkan! Usai Lahir Ini yang Dikatakan Bayinya..

Dikutip dari jawapos, kejadian ini terjadi di wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Bagaimana tidak? Patok batas negara milik Indonesia, kini malah berada di lapangan golf milik warga Malaysia.

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 131/Braja Sakti menemukan satu patok batas negara Indonesia-Malaysia di tengah lapangan golf milik warga negeri jiran itu. Secara teritori, patok batas bernomor F210 itu masuk di wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.

Komandan Yonif 131/Braja Sakti Letkol (Inf) Denni mengatakan, patok F210 adalah penanda batas antara Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau dan Kompleks Wisata Borneo Highland, Sarawak, Malaysia. Karena itu, temuan tersebut sedang dirundingkan dengan pihak Malaysia.

“Kami sudah sampaikan hal ini langsung kepada pihak Malaysia. Mereka mengaku salah karena membangun lapangan golf di lokasi yang ada patok batas,” kata Denni seperti diberitakan Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).

Padahal lapangan golf itu tidak difungsikan, lanjutnya. Selain itu, Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti selama sembilan bulan bertugas di wilayah perbatasan darat RI-Malaysia sudah mendata 1.974 dari total 2.424 patok.

“Patok yang sebagian besar belum ditemukan itu tertimbun tanah dan faktor geografis yang ekstrem. Ini mengakibatkan pencarian patok terkendala,” jelasnya.

Dari pendataan Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti, 28 patok rusak ringan, 53 patok rusak berat, dan 1 patok bergeser akibat pengerjaan Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan. Sejauh ini, setiap pergantian pasukan pengamanan perbatasan, pencarian patok yang belum ditemukan terus diintensifkan.

Menurut Denny, patok itu bukanlah hilang tapi tertimbun tanah. Memang dalam hal pengawasan di sekitar Pos Lintas Batas Negara Entikong yang ada patok batas negara, Kementerian Pertahanan memasang sejumlah CCTV. Di luar itu, patok batas negara dipasangi alat sejenis chip yang akan mengeluarkan sinyal khusus jika bergeser.

“Baru 420 patok yang terpasang chip. Nanti ditambah lagi,” ucap Denni.
Top