Astagfirullah, Bocah Ini Nekat Pukul Gurunya Pakai Kursi Sampai Benjol Karena Tak Naik Kelas

Komentar

Peristiwa kriminal kembali mencoreng dunia pendidikan Indonesia. Dimana seorang bocah siswa SMA Negeri 1 Kubu Raya, EY (16) dilaporkan ke polisi oleh gurunya sendiri Puji Rahayu (34).

EY dilaporkan karena diduga menganiaya sang guru seusai pembagian rapot kenaikan kelas, Sabtu (17/6/2017).

 Astagfirullah, Tak Naik Kelas, Bocah Ini Nekat Pukul Gurunya Pakai Kursi Sampai Benjol

Kaur Litprodok Bid Humas Polda Kalbar, AKP Cucu Safiyuddin mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari pembagian rapot kenaikan kelas. Pelaku beranggapan, nilai yang diberikan guru berstatus honorer tersebut kurang atau tidak semestinya, sehingga menyebabkan pelaku tidak naik kelas.

BACA JUGA : Dekat Akhir Zaman, Hindari 11 Pekerjaan Ini!

“Bocah itu menjadi emosi karena salah satu nilai mata pelajarannya kurang dan melakukan pemukulan terhadap korban dengan menggunakan kursi yang terbuat dari kayu,” kata Cucu, Selasa (20/6/2017).

Tak hanya memukul dengan kursi, pelaku juga meninju gurunya menggunakan tangan sebelah kanan ke arah kening dan kepala bagian belakang korban, sehingga korban kesakitan.

“Usai kejadian, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor Kubu,” ungkap Cucu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi kemudian mengamankan pelaku. Polisi juga mengamankan barang bukti di antaranya satu lembar baju batik warna merah lengan panjang tanpa merk, satu buah kursi kayu warna coklat dalam kondisi tanpa sandaran.

Atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP.
Top