Wahai Muslimah, Inilah Kewajibanmu Sebagai Wanita, Sebelum Anakmu Lahir ke Dunia

Komentar

Anak adalah karunia Allah yang tiada terhingga bagi semua keluarga. Keberadaannya sangat dinantikan karena akan menjadi penerus sejarah manusia, dan menjadi salah satu penguat ikatan berumah tangga. Banyak pasangan suami istri yang belum dikaruniai anak sangat berharap agar segera mendapatkannya. Ini menunjukkan demikian penting kehadiran anak bagi semua umat manusia.

Ulasan terkait : Ragu Berpisah ataukah Bertahan, Suami Suka Selingkuh Buat Hati Tak Ikhlas Melayani

Agama Islam telah memberikan perhatian yang sangat detail tentang anak, sejak proses konsepsi, kehamilan, kelahiran, sampai pendidikan ketika anak lahir dan masa tumbuh kembang hingga dewasa. Semua mendapatkan perhatian dan tuntunan yang teliti. Ini menunjukkan demikian penting menjaga, merawat, serta mendidik anak sejak awal. Dalam agama Islam, ada beberapa adab atau tuntunan ketika menunggu kelahiran sang bayi, salah satunya adalah untuk para wanita.

Oleh karena itulah, wahai wanita, pilihlah laki-laki yang baik untuk kau jadikan suami, pilihlah ia yang baik agamanya, yang bisa menunaikan tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin keluarga, yang bisa membuatmu menjadi lebih baik dari masa ke masa.


Karena anak tak bisa memilih siapa ayahnya, amka tugasmulah sebagai seorang ibu untuk memilihkan ayah yang tepat untuknya, yang bisa mengajarinya berbagai macam kebaikan, yang bisa mengayominya dengan kasih sayang yang bersumber dari cinta Allah, sehingga anakmu bisa menjadi anak yang shaleh dan shalehah.


Jangan hanya memilih ia tepat dimatau saja, karena pandangan manusia sering tertipu, apalagi ketika hati sudah dipenuhi oleh rasa cinta.

Maka semuanya akan nampak indah didepan mata, ia akan nampak sempurna, sehingga keburukannya yang nampak sekalipun kadang-kadang tertutupi oleh perasaan yang menggebu-gebu tadi.


Bahkah kadang tak bisa membedakan mana yang baik untuk dirinya, hanya saja dia memilih dengan dasar suka semata, bukan karena ia benar-benar membutuhkannya.

Sebab itulah mengapa dikatakan cinta itu buta, karena bila sudah kadung cinta, seseorang itu lupa kepada sang pemberi cinta, dan akhirnya bertindak seadanyapun bukan lagi masalah.


Ulasan terkait : "Ketika Diriku Membuang Ego untuk Menikahinya yang Pernah Berzina, Bolehkah?"

Maka dari itu, saat kau mengagumi seseorang, bukalah hatimu saat melihatnya, bukan hanya buka pikiranmu saja, sebab bila hanya pikiranmu yang berjalan maka tentu kamu akan menyesal pada akhirnya.

Karena setelah hidup bersamanya banyak hal tentang dirinya yang membuatmu menyesal sebab tak bisanya kamu berpikir dengan baik, dan memilih dengan naluri yang bijak.


Oleh karenanya, pilihlah dia seorang laki-laki karena iman, taqwa, dan akhalqnya, sebab hanya laki-laki yang demikianlah yang bisa menjadikanmu dan anak-anakmu selalu berlimpah kebaikan dari masa kemasa. Dan sesuangguhnya Allah lebih tahu mana yang baik, maka modhonlah petunjuk pada-Nya.


Top