Jangan Bangun Tidur Selalu Cari Ponsel? Kerjakan Dulu Sunnah Nabi Ini!


Bangun tidur merupakan nikmat yang tidak ada bandingnya. Bagaimana tidak, kita masih diperbolehkan untuk kembali menghirup udara dan menjalani aktivitas seperti biasa. Pagi hari menjadi momentum yang tepat mengucapkan banyak syukur karena kesempatan hidup yang diberikan Allah kepada kita.

Ulasan terkait : Tanpa Sadar, Ini Sebab Nyata Pria Dianjurkan Shalat Shubuh Berjamaah di Masjid!

Ketika pagi hari, banyak orang yang bermalas-malasan untuk bangun dari tidurnya, apalagi hanya sekedar membolak-balikkan badan di kasur sambil serius dengan ponsel dan gadget hingga lupa waktu. Padahal, selain mendapatkan kesegaran, bangun tidur juga bisa menjadi lahan mencari ridho Allah SWT. Ketika bangun, banyak amalan yang dapat dilakukan untuk mendapatkan pahala.

Ada beberapa sunnah Nabi yang seharusnya kita kerjakan ketika bangun dari tidur, diantaranya:

1. Mengucapakan Do’a


Sebagaimana yang di katakan oleh Sahabat Abu Dzar Al Ghifari radhialalhu anhu.

كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ إذا أخذ مضجعه من الليلِ قال : ( اللهم باسمك أموت وأحيا ) . فإذا استيقظ قال : ( الحمد للهِ الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه النشورُ

“Bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam apabila beliau mendatangi tempat tidurnya di malam hari beliau membaca ” Allahumma bismika amuutu wa ahya”, dan apabila beliau bangun dari tidurnya beliau membaca “Al Hamdulillahilladzii Ahyaana ba’da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur”( Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati dan hanya kepadaNyalah kami di di kembalikan)”. (Shahih.HR. Bukhari no.6335, dan hadits ini banyak jalur dari para sahabat dengan lafadz yang berbeda, seperti hadits dari sahabat Hudzaifah bin Yamman dalam shahih Bukhari no.6312, 6314, 7394, Sahabat Al Barro bin Azib dalam Shahih Muslim no. 2711, dan yang lainnya).

Keterangan:

Ada do’a yang lain yang harus kita kerjakan setiap kali kita bangun tidur, baik bangun di malam hari untuk buang hajat maupun bangun untuk shalat shubuh.

Rasulullah bersabda:

من تَعَارَّ من الليلِ فقال : لا إلهَ إلَّا اللهُ وحدَهُ لا شريكَ لهُ ، لهُ المُلْكُ ولهُ الحمدُ ، وهوَ على كلِّ شيٍء قديرٌ ، الحمدُ للهِ ، وسبحانَ اللهِ ، ولا إلهَ إلَّا اللهُ ، واللهُ أكبرُ ، ولا حولَ ولا قوةَ إلا باللهِ ، ثم قال : اللهمَّ اغفرْ لي ، أو دعا ، استُجِيبَ لهُ ، فإن توضَّأَ وصلَّى قُبِلَتْ صلاتُهُ .

Barangsiapa yang bangun di malam hari lalu ia mengucapakan “laa ilaahaillallahu wahdahu laa syarikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa alaa kulli syai’in Qadir, Alhmadulillah wa subhanallah walaa ilaaha illallahu wallahu akbar walaa haula walaa quwwata illa billah, kemudian ia berdo’a :” Allahummagfirli ( ya Allah ampunilah hambaMu, atau ia berdoa dan meminta apa saja maka do’a nya akan di kabulkan, dan apabila ia berwudhu dan shalat, maka shalatnya di terima oleh Allah”.(Shahih. HR. Bukhari no.1154 ).


2. Membasuh Bekas Tidur yang Ada di Wajah Dengan Tangan


Ibnu Hajar dan Imam Nawawi rahimahumallah mengatakan bahwa hal ini termasuk sunnah, berdasarkan hadits yang shahih dari Ibnu Abbas,( hadits yang panjang).

فاستيقظ رسول الله صلي الله عليه وسلم فجلس يمسح النوم عن وجهه بيده

Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wWasallam ketika beliau bangun dari tidurnya beliau duduk dan membasuh bekas tidurnya di wajahnya dengan tangannya….

( Shahih. HR. Bukhari no.183, Abu Dawud dalam Sunannya no.1367, Lihat juga Fathul Baari Fii Syarhi Shahiihil Bukhari juz 1 hal.419 ,dari sahabat Ibnu Abbas radhiallahu anhu).


Ulasan terkait : Bukannya Sok Alim, Tapi Share Ilmu Agama Pasti Hanya Berharap Pahala Dakwah

3. Bersiwak (Membersihkan Mulut Dengan Kayu Siwak)


Khudzaifah bin Yaman radhiallahu anhu menuturkan:

كان النبيُ صلى الله عليه وسلم ، إذا قام من الليلٍ ، يَشُوصُ فاه بالسواكِ .

Bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam apabila beliau bangun (dari tidur) di malam hari, beliau menggosok mulutnya dengan siwak”.( Shahih.HR. Bukhari no.254, Muslim no.255, Abu Dawud dalam sunannya no.55, Ibnu Hibban dalam Shahih Ibni Hibban no.1072 ).

Ibnu Daqiq Al Id rahimahullah menjelaskan:

فيه استحباب السواك عند القيام من النوم لأن النوم مقتض لتغير الفم لما يتصاعد إليه من أبخرة المعدة، والسواك ألة تنظيفه فيستحب عند مقتضاه.

Dalam hadits tersebut terdapat anjuran untuk bersiwak ketika bangun dari tidur, karena ketika seorang tidur maka mulut nya akan mengeluarkan bau yang tak sedap dari lambungnya. Maka dengan siwak itulah alat untuk membersihkan mulut”.( Lihat kitab Fathul Baari juz 1/517 oleh Ibnu Hajar Al Asyqalani rahimahullah).

Inilah hikmah kenapa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selalu bersiwak ketika bangun dari tidurnya. Di samping menghilangkan bau mulut, seseorang yang bersiwak akan menghilangkan rasa ngantuk dan membuatnya merasa segar. Wallahu A’lam.
Top