Ingin Tahu Dia Jodohmu atau Bukan? Lihat Saja Bagaimana Allah SWT Mempermudah Jalanmu


Karena Allah “membocorkan” rahasia tentang jodohmu dalam Al-Qur'an. Pernah membaca surat ini pastilah tahu seperti apa jodoh yang diidamkan olehnya.

Manusia diciptakan berpasang-pasangan. Ada pria dan ada wanita. Allah SWT menciptakan bagi keduanya sebuah kecendrungan untuk saling menyukai satu sama lain. Maka disinilah lahir cinta dan kasih kepada orang lain. Cinta dan kasih ini adalah suci, fitri karena melekat dalam diri manusia.

Ulasan terkait : Jawaban Pamungkas Untukmu Para Jomblo, Ketika Ditanya "Kapan Nikah?" di Hari Lebaran Nanti!

Dalam mengarungi kehidupan ini, manusia membutuhkan pasangan. Oleh karena itu, sering kali ia mempertanyakan jodohnya. Bertanya tentang, bagaimana cara ia mendapatkan jodohnya, seperti apa jodohnya, seterusnya dan seterusnya sekelumit pertanyaan tentang jodoh.

Tenanglah wahai saudaraku, karena jika dia memang jodohmu, Allah pasti akan permudah segalanya untukmu. Ketika kamu sudah mencapai usia matang dan cukup dewasa menikah, maka rasanya sudah tak ada waktu untuk main-main dalam hubungan. Hanya pria yang benar-benar siap dan serius yang akan kamu pilih. Cuma kadang hati masih dilanda rasa ragu. Dia kah jodohmu? Atau jangan-jangan semua yang kamu rasakan itu semu belaka?

1. Bersabarlah


Keputusan untuk menikah memang tak bisa dibuat secara instan dan tiba-tiba. Berbagai pertimbangan dan pemikiran yang matang harus kita libatkan di dalamnya. Jika dia memang jodohmu, dia pasti akan kembali. Jika tidak, akan ada pengganti yang lebih baik lagi. Jangan sampai mencintai terlalu dalam sebelum ada kepastian. Tak perlu memaksakan perasaanmu jika nyatanya dia memutuskan untuk menjauh.

2. Waktu yang tepat


Mungkin akan ada banyak ujian yang harus kamu lalui untuk bisa menemukan jodoh sejatimu. Tetapi pasti ada maksud dari semua itu. Segalanya akan serba tepat, tak ada yang terlambat. Kalau dia memang ditakdirkan sebagai pendamping hidupmu, akan ada saatnya nanti dia datang sebagai jawaban atas doa-doamu. Bagaimana kalau ternyata dia bukan jodohmu? Mungkin kamu akan diarahkan ke pintu atau jalan yang lain.

3. Pahami kembali


Ada alasan tersendiri yang perlu kamu pahami. Allah tidaklah asal membuatmu patah hati dengan menjauhkan orang yang kamu sayangi darimu. Karena terlalu besarnya cintamu padanya membuatmu tak sadar akan segala kesalahannya, sikap menyepelekan cintamu, bahkan dia sempat mendua darimu. Tanpa kamu memberi perhitungan yang serius atas perlakuannya itu, Allah yang paling tahu bagaimana kamu akan bahagia meskipun tanpa orang yang tega menyakitimu seperti itu. Pastilah ada yang lebih baik dari dia.

4. Doa adalah kunci utama


Kalau dia jawaban atas doa-doamu, segalanya akan dipermudah. Meski belum pasti dia bisa dijadikan pundak untuk bersandar, kamu selalu punya Allah untuk berbagi semua keluh kesahmu. Segala perasaan tak menentu itu curahkan semua pada Sang Pemilik Jiwa.

Hanya Dia yang bisa menolong dan membalas setiap untaian doa serta harapanmu. Mungkin ada banyak pria yang mendekati dan mencoba mendapatkan hatimu. Bisa jadi sosok-sosok pria yang ada di dekatmu memenuhi kriteriamu soal pria idaman. Tapi pada akhirnya, hanya izin dari-Nya yang akan membuat segalanya berjalan dengan akhir yang indah.

5. Banyak jalan menuju Roma



Ulasan terkait : Meski Kini Aku Masih Berjuang di Perantauan, Ayah, Ibu Lebaran Nanti Anakmu Ini Pasti Pulang

Harapan besar untuk orang yang berperan besar dalam hidupmu, orang yang membuatmu bahagia siang malam dibuat memikirkannya. Membuatmu sangat takut kehilangan dia. Bahkan hanya dengan membayangkannya saja membuatmu menangis.

Ketahuilah Allah maha tau yang mengerti dengan baik perasaan hambanya. Tuhan akan mengabulkan doa hambanya yang bersungguh – sungguh. Yang bukan hanya mengeluh namun juga berusaha dengan keras, yang bukan hanya berani bermimpi tanpa ingin mewujudkannya dengan tindakan. Ketakutan itu akan muncul hanya ketika kamu tak mencoba menaklukan ketakutan itu sendiri.


Allah membocorkan Rahasia tentang jodoh didalam surat An-nur Ayat 26 :

Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)

Di ayat diatas Allah jelaskan laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik begitu juga sebaliknya. Disini kita mendapatkan sebuah “clue”  kalau jodoh itu adalah cerminan diri kita, ia sebagaimana diri kita. Jika kita shaleh, taat, suka membaca Al-quran, baik akhlak dan prilakunya In syaa Allah, Allah akan pertemukan juga dengan orang yang seperti itu.

Setelah mengetahui ini, tentu kita sama-sama memahami, meyakini dan tentu juga mengamalkannya. Diharapkan setelah mengetahui hal ini bisa mengubah persepsi kita dalam memahami jodoh, yang padamulanya mungkin fokus “pada siapa” jodohnya menjadi fokus “bagaimana pribadi saya” agar mendapatkan jodoh sesuai impian dan harapan saya.
Top