Dibully, Muslimah Yatim Ini Dipaksa Cium Kaki Anak Bos Restoran!


Dalam hidup, pastilah akan ada yang namanya teman untuk melengkapi karena memang manusia adalah makhluk yang tak bisa hidup sendiri. Bahkan teman memiliki pengaruh yang besar sekali. Rasulullah bersabda, “Seseorang itu tergantung agama temannya. Maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa temannya.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Ulasan terkait : "Di Luar Sana Banyak yang Ingin Punya Pancasila, Kalau Islam Radikal Berarti Saya Sudah Lama Meninggal!"

Namun tak jarang pula ada seseorang yang salah memilih teman sehingga bukannya senyuman tulus yang didapatkan, namun malah rasa sakit yang mendalam karena sikap temannya tersebut. Seperti yang dialami muslimah satu ini, dimana entah karena masalah apa, dia dibully dan disuruh untuk mencium kaki temannya karena sebuah perselisihan di antara mereka.

Benar, sungguh di luar batas dan keterlaluan. Sebuah klip video merekam aksi seorang gadis yatim yang dipaksa mencium kaki seorang perempuan yang diduga anak pemilik sebuah restoran. Video itu membuat heboh jagat maya setelah tersebar di media sosial baru-baru ini.

Perbuatan biadab dan kurang ajar anak pemilik restoran itu langsung memicu amarah dan dikecam oleh banyak netizen Malaysia. Lebih mengejutkan lagi, kejadian yang kabarnya terjadi di Seberang Takir, Terengganu ini dikatakan mendapat dukungan dan disaksikan oleh ibu dari anak tersebut.

Bahkan, akibat trauma dengan insiden tersebut, korban yang merupakan pelajar kelas tiga sekolah menengah pertama memutuskan berhenti sekolah karena merasa sangat malu. Menurut siswi yang hanya ingin dikenal sebagai Mia itu, sebelum insiden dipaksa cium kaki, perempuan anak pemilik restoran itu pernah memukulnya dan mencoba menanggalkan pakaiannya pada beberapa hari yang lalu.

Memang selama ini hubungan saya dan dia tidak baik, dan saya akui ada buat kesalahan dengan dia. Tapi saya telah minta maaf,” kata Mia.

Mia kemudian menceritakan bahwa pada kejadian pertama pada 8 September lalu, anak pemilik restoran minta bertemu karena ingin menyelesaikan masalah mereka. Saat itu, Mia langsung pergi menemui perempuan itu agar masalah cepat selesai.

Ulasan terkait : "Bakso Dariku, Untuk Hidupi Anakku yang Kini Telah Kehilangan Seorang Ibu"

Namun saya tidak menyangka sama sekali dia kemudian memukul dan mencoba menanggalkan pakaian saya. Setelah kejadian itu, saya didesak untuk bertemu di restoran milik keluarganya dengan alasan dia telah menyesal,” tambah Mia.

Tanpa berpikir panjang Mia pergi sendirian ke restoran milik keluarga perempuan itu. Ketika itu, Mia melihat beberapa teman dan ibu perempuan tersebut juga ada di sana.

Awalnya pertemuan berlangsung dengan baik sampai ibunya memaksa saya mencium kaki anaknya jika ingin memohon maaf,” ujarnya.

Mia mengatakan saat itu dia sangat terkejut diperlakukan demikian. Namun dia tidak ada pilihan lain selain mengikuti kemauan mereka karena dirinya dikepung oleh teman perempuan tersebut. MyNewsHub melaporkan, Mia yang merupakan anak bungsu dari lima bersaudara itu baru saja kehilangan ayahnya pada Agustus lalu.

Setelah kejadian, Mia dan keluarga telah membuat laporan polisi di Markas Polisi Daerah Kuala Terengganu. Semoga pelaku penghinaan ini cepat diperoses oleh pihak berwajib, amin. Semoga dengan membaca ulasan ini, ada niatan untuk kita dalam berteman bukan untuk menghancurkan hati dan martabat orang lain, namun bersama mewujudkan ibadah pertemanan yang baik di hadapan Allah SWT.
Top