Tinggalkan Dirinya dalam Sabar, Maka Allah Akan Memberikan Surga Kepadamu


Syaithan merupakan musuh nyata manusia. Dia selalu berusaha menjerumuskan manusia kedalam jurang kekafiran, kesesatan dan kemaksiatan. Di dalam menjalankan aksinya itu syaithan memiliki dua senjata ampuh yang telah banyak makan korban. Dua senjata itu adalah syubhat dan syahwat. Dua penyakit yang menyerang hati manusia dan merusakkan perilakunya.

Syubhat artinya samar, kabur, atau tidak jelas. Penyakit syubhat yang menimpa hati seseorang akan merusakkan ilmu dan keyakinannya. Sedangkan syahwat artinya selera, nafsu, keinginan, atau kecintaan. Sedangkan fitnah syahwat (penyakit mengikuti syahwat) adalah mengikuti apa-apa yang disenangi oleh hati/nafsu yang keluar dari batasan syari’at.

Artikel pilihan : Sudah Biasa Banyak yang Lupa, Dirimu Mau Ikut-Ikutan Lupa Akhirat? Ingat Itu Bahaya!

Dengan dua hal itu lah syaithan akan dengan penuh semangat mengggoda manusia dan menjerumuskan mereka ke dalam kesesatan. Sampai pada akhirnya mereka akan terus menerus berada dalam kesalahan dan bisa dipastikan hal tersebut bisa mendatangkan keburukan dalam hidup maupun kelak di akhirat nanti.

Ketahuilah bahwa hidup ini adalah jalan menuju tempat yang lebih indah dari yang bisa dibayangkan. Jalan itu akan dipenuhi dengan cobaan dan deraan dan bermacam kesakitan, itulah jalan menuju surga. Surga itu dipenuhi dengan hal-hal yang tidak disukai, sedangkan sebaliknya neraka diliputi dengan syahwat. Syurga adalah suatu tempat yang tidak bisa khayalkan maupun bisa kita bayangkan karena dalam Al-Qur’an menjelaskan bahwa syurga itu sangat luas seluas langit dan bumi syurga yang tidak pernah terlintas dalam pikiran manusia. Begitupun neraka suatu tempat kembali yang sangat menakutkan sehingga di gambarkan dalma Al qur’an begitu sangat menyeramkan karena di dalam neraka itu isinya ialah batu dan manusia.

Yah, kita semua tahu bahwa menahan fitnah syahwat itu sungguh berat. Saat ini, kita seakan mudah terjerat, tak terbatas waktu dan tempat. Pergaulan bebas yang sudah kelewat batas, seakan tak menemukan solusi tepat. Tetapi bagi siapa yang bersabar dan mampu meninggalkan syahwat, maka Allah siapkan baginya ganjaran yang yang berlipat.

Allah berfirman:

وَجَزَاهُمْ بِمَا صَبَرُوا جَنَّةً وَحَرِيرًا

Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabarannya (berupa) surga dan (pakaian) sutera. (QS. Al-Insan:12).

Yaitu sabar dalam mengerjakan perintah Allah, dalam menjauhi larangan Allah dan terhadap taqdir Allah yang pedih dengan tidak berkeluh kesah. Abu Sulaiman Ad-Darani mengatakan: Maksudnya atas kesabaran mereka dalam meninggalkan syahwat di dunia.

Yuk, semangat!

Saudaraku dalam sebuah hadit menyebutkan sekiranya penduduk bumi melihat syurga maka sungguh tidak akan ada orang yang menyekutkan Allah dan bermaksiat padanya, dan sekiranya jika penduduk bumi diperlihatkan neraka sungguh penduduk bumi kan terus senantiasa beribadah kepada Allah. Itulah gambaran dan sebuah Aqidah kita ketika kita yakin kepada Al Quran tentu kita tidak akan meninggalkan Al Qur’an dan terus senantiasa dekat dengan Al Quran.

Subhanallah saudarku ucapkanlah maha suci Allah dan kebenaran atas firmannya.


Artikel pilihan : Sudahkah Dirimu Melihat Kaca Hari Ini? Karena Malaikat Maut Melihatmu Sampai 70 Kali!

Saudaraku,

Hidup enak ada konskuensinya, miskin pun ada konsekuensinya. Itulah mengapa masuk syurga dengan keridhoaan Allah adalah utama, dalam Al-Qur’an menyebutkan orang miskin lebih duluan masuk syurga di banding orang kaya karen banya hitungan hisabnya.

Nah begitulah saudaraku, sedikit ulasan mengenai syurga. Semoga bermanfaat karena segala kebenaran hanya milik Allah Wallahu alam bisshowab. Bagaimana menurutmu?
Top