Tanpa Ada yang Tahu, Buah Pasaran Ini Bisa Jadi Kunci Sukses Kuat Puasa!


Sudah siap menyambut bulan suci yang penuh berkah sebentar lagi? Ya, ramadan sebentar lagi tiba, berbagai persiapan mulai dari jasmani hingga rohani harus diperhatikan. Untuk menjalani puasa, kita membutuhkan makanan-makanan bergizi yang mampu membantu mempersiapkan tubuh kita agar tidak merasa lemas saat menjalani puasa. Kebanyakan dari mereka yang berpuasa, berdalih bisa merasa lemas dan juga sulit untuk berkonsentrasi karena memang jatah makan siang mereka yang tak ada.

Ulasan terkait : Mengajarkan Al-Qur'an Juga Wajib Bagi Orang Tua, Bukan Asal Ada Guru Ngaji!

Lantas bagaimana cara menyikapinya? Beberapa hal yang mungkin harus diketahui, yang pertama ialah niat. Karena jika sudah ada niatan untuk berpuasa, maka sampai sebulan penuh pun tak akan ada hambatan. Berikutnya masalah makanan dan juga asupan gizi. Ketika berbicara soal makanan, buah adalah salah satu makanan yang penting dikonsumsi selama bulan puasa. Vitamin yang terkandung dalam buah membuatnya sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ketika puasa untuk membantu menyiapkan tubuh untuk menjalankan puasa.

Maka dari itu, berikut adalah delapan buah yang baik untuk dikonsumsi ketika bulan puasa:

1. Pepaya


Pepaya matang pada umumnya mengandung betakaroten, beta-cryptoxanthin, serta lutein dan zeaksantin. Betakaroten merupakan provitamin A sekaligus antioksidan yang berguna untuk menangkal serangan radikal bebas.

Vitamin C menjadi salah satu vitamin yang paling menonjol dalam pepaya. Satu potong pepaya ukuran 140 gram juga menyumbang vitamin C sebesar 150% dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan per hari (AKG), serta 10% serat.

2. Semangka


Semangka mengandung vitamin A dan C yang menjadi sumber antioksidan yang baik. Maka dari itu, buah ini sangat bermanfaat untuk penyejuk tubuh.

Warna merah pada semangka menandakan tingginya likopen, salah satu komponen karotenoid. Likopen semangka lebih ampuh memerangi radikal bebas dan mencegah berbagai penyakit, seperti kanker.

3. Mangga


Selain air, karbohidrat, dan serat, mangga juga mengandung protein, lemak, vitamin, mineral, dan macam-macam asam, tanin, zat warna, dan zat volatil.

Karbohidrat daging buah mangga terdiri atas gula sederhana (sukrosa, glukosa, fruktosa), pati, dan selulosa. Gula berperan dalam memberikan rasa manis dan penghasil energi yang dapat segera digunakan oleh tubuh.

4. Blewah


Dalam buah Blewah terdapat kandungan kalium yang sangat baik bagi tubuh. Manfaat Kalium diantaranya ialah mengendalikan tekanan darah tinggi dan mengurangi risiko serangan stroke, membersihkan karbondioksida di dalam darah, juga untuk memicu kerja otot dan simpul saraf.

Selain itu, blewah juga kaya akan gula dari mo-nosakrida, seperti sukrosa dan fruktosa, sehingga baik untuk berbuka puasa. Kandungan airnya yang sangat tinggi dapat mengatasi dehidrasi setelah tubuh 12-14 jam tidak mengonsumsi air.


Ulasan terkait : Santri Tasik Gelar Pawai Obor, Siapkah Dirimu Menyambut Ramadhan Sebentar Lagi?

5. Apel


Apel adalah buah yang mengandung gizi sangat tinggi, terutama vitamin dan mineral. Selain pir, apel juga dapat menangkal radikal bebas yang menjadi penyebab berbagai penyakit degeneratif. Untuk membuat kulit Anda tetap halus dan tubuh menjadi langsing, konsumsilah satu apel setiap hari.

6. Anggur


Anggur juga baik dikonsumsi saat bulan puasa karena anggur juga memiliki kandungan gizi yang sangat penting seperti vitamin C, B1, B6, serta mineral mangan dan kalium. Mangan diperlukan dalam sintetis energi, sehingga membantu menjaga kestabilan gula di dalam darah.

Anggur juga baik dikonsumsi untuk penderita insomnia, karena mengandung melatonin, hormon yang membantu mengatur jam biologis tidur.

7. Pir


Buah yang berbentuk seperti jambu monyet ini mengandung asam kloro-genat, salah satu bagian dari asam hidroksi sinamat. Kandungan asam ini berperan sebagai antioksidan yang membendung pembentukan sel kanker, serta mampu mencegah pertumbuhan bakteri shigella sonnei, penyebab penyakit pada saluran pencernaan.

Pir juga baik untuk mencegah radikal bebas karena mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Vitamin C memacu sel darah putih melawan infeksi, membunuh bakteri dan virus, serta meregenerasi vitamin E. tanpa kehadiran
Top