Tak Terima Anaknya Ditilang, Pria di Surabaya Tunjukkan Foto Bersama Kepala Polisi


youtube.com

Tidak terima anaknya ditilang polisi, seorang Bapak mendatangi posko operasi Patuh yang digelar Satlantas Polrestabes Surabaya bersama Dinas Perhubungan Kota Surabaya (Dishub) di Jl. Rajawali, Krembangan Surabaya, Senin, (15/52017).

Mulanya , anak tersebut terkena operasi dan tidak bisa menunjukan Surat Ijin Mengemudi (SIM) asli, ia hanya menunjukkan SIM fotocopy dengan alasan SIMnya baru hilang sehingga petugas melakukan tilang.

Tak lama kemudian sang bapak datang dengan memakain kaos khas TNI, lalu marah marah lantaran tidak terima anaknya ditilang, ia berusaha menjelaskan kronologis hilangnya SIM anaknya tersebut.

Namun aparat tetap bersikukuh untuk menindak anak tersebut lantaran tak dapat menunjukkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) asli.

"Anak sampeyan tidak punya SIM, fotocopy tok. Tidak boleh, harus menunjukkan SIM dan STNK Asli," jelas seorang petugas Satlantas yang ada di posko, Senin, (15/5).

Masih belum terima dengan tindakan aparat, pria yang enggan menyebutkan identitasnya itu lantas mengaku sebagai wartawan dan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Baca Juga: "Kayak Pentol Korek Saja, Gesek Sedikit Langsung Terbakar, Punya Kepala tapi Nggak Makai Otak"

"Saya juga dari media dan LSM,"ucapnya keras sambil berusaha mengambil sesuatu didalam dompetnya.

Bukan kartu identitas wartawan yang dikeluarkan, namun ia mengambil handphonenya sambil berusaha menunjukkan foto bersama dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin dan ketua MPR RI, Zulkifli Hasan.

"Ini sama pak Kapolda dan ketua MPR," ucapnya sambil menunjukkan fotonya ke petugas Satlantas.

Namun upaya bapak tersebut hanya mendapat tanggapan santai dari petugas satlantas. "Iya itu Kapolda saya" jawab salah satu petugas.

Namun apalah daya, berbagai usaha dan cara sudah dilakukan agar anaknya bebas dari tilangan tersebut tetap tidak membuahkan hasil. Bapak itu lantas pergi meninggalkan lokasi sambil membawa surat tilang yang sudah ditandatangani anaknya.

Kejadian ini menyita perhatian banyak masyarakat, termasuk para aparat kepolisian dan juga wartawan yang sedang melakukan peliputan.

Selengkapnya bisa anda lihat videonya berikut ini.

Top