Tak Bisa Jalankan UN Dengan Lancar, Peserta UN SMP Bangkalan Gelisah


Kini siswa-siswi SMP (Sekolah Menengah Pertama) pun menggelar ujian nasional yang sudah diselenggarakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Muhadijir Efendy). Ia mengatakan bahwa: "ujian nasional tetap serentak dilaksanakan di tahun 2017". 


Untuk daerah Bangkalan dan sekitarnya, kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP dan MTs di hari pertama sedikit terganggu karena padamnya listrik dan lemotnya internet yang tidak stabil.

Meski ujian yang dilaksanakan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur molor, semua tidak menyebabkan siswa-siswi yang melaksanakan UN itu panik ataupun konsentrasi mereka terganggu.

Kepala sekolah MTs Nurul Amanah, Kecamatan Trangah pun mengatakan bahwa: "Padamnya listrik saat ujian yang sudah dilaksanakan sebelumnya  membuat siswa-siswinya menjadi kaget. Siswa sempat frustasi, padahal ujian kan butuh pikiran yang tenang."
Namun, pihak sekolah sudah mengantisipasi kejadian semacam ujian yang sudah dilaksanakan sesuai jadwal supaya tidak molor lagi.

Salah satu yang menyelenggarakan UNBK yaitu Nurul Amanah, karena di sekolah baru memiliki 20 unit komputer, sedangkan jumlah murid peserta UN mencapai 67 siswa, akhirnya siswa-siswi yang mengikuti pelaksanaan UN dibagi menjadi tiga gelombang dengan sesuai jumlah komputer yang tersedia saat ini.

Dewi mengatakan bahwa saat sesi dua sekitar pukul 11.30 WIB, listrik tiba-tiba padam dan baru menyala pukul 12.04 WIB. Sesuai keluhan yang muncul di grup Whatsapp sekolah yang menggelar UNBK, padamnya di Kabupaten Sampang.

Beberapa saat kemudian listrik sudah menyala, dan kendala baru muncul pada saat ujian sesi ketiga dimulai, yaitu jaringan internet yang disediakan oleh PT Telkom mendadak lemot. Siswa-siswi yang melaksanakan UN pun mendadak gelisah karena sulit untuk mengakses materi ujian yang ada di internet. Tetapi kata Dewi, pihak yang sudah menyediakan server cadangan, sehingga materi ujian bisa diakses kembali.

Dewi mengatakan bahwa:" Sesuai informasi dari PT Telkom yang internetnya lemot karena terjadi gangguan jaringan."


Semua peserta ujian siswa maupun siswi SMP mengharapkan bahwa kendala serupa tidak terjadi lagi, karena hal tersebut bisa membuat sisw maupun siswi yang sedang mengerjakan UN menjadi frustasi, sehingga dikhawatirkan berdampak pada hasil ujian para siswa.

Sumber: Liputan 6
Top