Seberapa Sering Kita Menangis Menatap Wajah Ayah dan Ibu?

Komentar
islamidia.com
Dalam hidup, seseorang sering kali menangis. Menangis karena putus dengan pacar, cinta bertepuk sebelah tangan, atau karena harapan palsu dari seseorang yang dicintai. Namun, sering kah kita menangis melihat wajah ayah dan ibu yang semakin menua?

Siapa yang sering memberimu cinta sedari kecil? Kalau bukan ayah dan ibu. Merekalah yang memberi cinta melebihi siapapun.  Nyatanya jarang memiliki tempat untuk kau kisahkan dengan air mata. Lantas, mengapa engkau lebih memuliakan pendusta atas nama cinta dengan air mata ?


Asal kalian tahu, bahwa cinta yang dibahasakan dengan air mata adalah cinta yang tulus. Karena disetiap tetesnya ada banyak cerita yang tak mampu dilukiskan dengan kata-kata. Lalu, seberapa muliakah pendusta cinta itu bagimu, hingga cintamu tak mampu lagi dibahasakan dengan untaian kata?

BACA JUGA : Begitu Sayangnya Ibu Kepadamu, Hingga Ia Merahasiakan Hal Ini Darimu ?

Dikutip dari Islamidia, tiada guna kau menangisi pendusta cinta, air matamu terlalu murah untuk dijadikan tebusan menyesal atas sikap pendusta yang menyakitimu.

Namun, menangislah saat engkau menatap lipatan yang mulai terlihat dikening ayah dan ibumu. Sebab merekalah pemilik sah air mata yang mengartikan makna ketulusan kasih dan cintamu sebagai manusia.


Top