Sangatlah Rugi, Bagi Manusia yang Melupakan 3 Hal Ini Semasa Hidupnya

Hidup di dunia hanya sebentar dan tidak kekal. Hanya di akhirat lah kehidupan sebenarnya. Namun, waktu yang begitu singkat itu, menjadi penentu bagaimana nasib seseorang di akhirat kelak. Apakah akan masuk ke surga Allah SWT atau justru neraka-Nya?



BACA JUGA: Iri Hati Memang Buruk, Tapi Jangan Sampai Tidak Iri pada 2 Hal Ini

Semua yang kita lakukan, semata-mata hanya untuk mendapat Ridho Allah SWT. Namun, betapa rugi seorang manusia yang hidup di dunia karena melupakan 3 hal berikut ini seperti yang dikutip dari inspiradata.

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Alquran) dan melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi,” (QS Fathir [35]: 29).

1.  Membaca Al-Qur’an. 

Membaca Al-Qur’an memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW dalam sabdanya menjelaskan bahwa ketika seseorang membaca satu huruf dalam Al-Qur’an, maka baginya satu kebajikan. Dan satu kebajikan tersebut akan dibalas Allah SWT dengan ganjaran 10 kali lipat.

Maka, ketika seseorang mengawali membaca Al-Qur’an dengan mengucapkan taawuz dan basmalah sudah lebih kurang 430 pahala yang didapatkan. Belum lagi kalau dilanjutkan dengan membaca surah al-Fatihah, surah al-Baqarah, atau surah yang lainnya, betapa banyak pahala yang akan didapatkan.

Rasulullah juga menjelaskan bahwa Al-Qur’an akan memberikan syafaat bagi orang yang suka membacanya. “Bacalah Al-Qur’an! Karena sesungguhnyaAl-Qur’an itu akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya,” (HR Muslim).

Al-Qur’an adalah petunjuk bagi manusia (QS [2]: 185) dan lebih khusus lagi petunjuk bagi orang yang bertakwa (QS [2]: 2). Karena itu, sudah selayaknya bagi seorang Muslim untuk memberikan perhatian kepada Al-Qur’an. Jangan sampai termasuk orang yang mengabaikan Al-Qur’an sebagaimana yang pernah diadukan Rasulullah, “… Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini diabaikan,” (QS [25]:30).

2. Shalat

Shalat adalah tiang agama Islam. Siapa yang mendirikan shalat berarti dia telah menegakkan agama, dan siapa yang meninggalkan shalat dia telah merobohkan agama. Begitu besar keutamaan shalat sampai-sampai ia menjadi tolok ukur amal seseorang. Rasulullah SAW bersabda, “Amalan yang paling mula dihisab dari seorang hamba di hari kiamat adalah shalat. Jika baik shalatnya maka baiklah seluruh amalnya, dan jika shalatnya buruk, maka buruklah semua amalnya,” (HR Thabrani).

Allah memerintahkan hamba-Nya untuk selalu menjaga shalat (QS [2]: 238) karena shalat merupakan ciri orang bertakwa (QS [2]: 3). Betapa rugi dan menyesalnya orang-orang yang suka meninggalkan shalat. Kelak, mereka dimasukkan ke dalam Neraka Saqar (QS [74]: 42-43).

3.  Mengeluarkan infak di jalan Allah

Betapa agung dan mulianya masalah infak dalam ajaran Islam. Allah SWT menyatakan, “Kamu tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai,” (QS [3]: 92). Infak di jalan Allah merupakan perkara yang sangat berat. Oleh karena itu, perintah untuk berinfak hanya ditujukan kepada orang-orang yang beriman saja. Bahkan, dalam Al-Qur’an, mengeluarkan infak merupakan bagian tak terpisahkan dari ketakwaan seseorang.

Al-Qur’an mengingatkan, hendaknya dibiasakan berinfak ketika memiliki banyak kesempatan. Ketika jiwa masih bersatu dengan raga. Karena akan menjadi penyesalan manakala kematian datang sementara infak belum pernah dilakukan (QS [63]: 10). Semoga ketiga hal tersebut menjadi kegiatan rutin harian kita, terlebih di bulan Ramadhan yang beberapa hari lagi akan tiba. Wallahu a’lam.
Top