Puluhan Warga di Jombang Gelar Syukuran Untuk Pembubaran HTI


Tribunnews.com

Pembubaran HTI oleh pemerintah saat ini meman sudah ditempuh dengan jalur hukum. Awal tindakan ini bukan serta merta dilakukan pemerintah. Karena pemerintah juga sudah punya beberapa bukti kuat, ormas ini melanggar ketentuan hukum yang berlaku. (Baca: Pembubaran HTI, Kapolri Punya Data Kegiatan HTI yang Bertentangan dengan Pancasila)

Pun demikian, sudah banyak warga yang melaporkan hal ini.

Baca Juga: Media Cetak ini Dikecam Netizen, Karena Buat Animasi Garuda Sobek Bendera HTI / Panji Rasulullah

Bagi yang melapor, mungkin keresahan warga akan adanya ormas ini juga akan berakhir. Seperti puluhan warga di Jombang, Jatim ini. Mereka menggelar doa bersama dan istighotsah di Markas Projo sebagai dukungan dan apresiasi atas keputusan pemerintah untuk membubarkan ormas yang dianggap tidak mengakui Pancasila sebagai dasar negara itu.

Joko Fatah Rokhim, Ketua Projo Jombang mengakui, agenda syukuran ini sengaja digelar setelah pemerintah mengumumkan akan membubarkan HTI.

"Kami meminta pemerintah untuk bersikap tegas untuk membubarkan seluruh ormas yang tidak mengakui dasar negara Pancasila dan UUD 45," ujarnya lansir Jpnn.com.

Berbeda dengan kelompok masyarakat lainnya. Mereka lebih memilih unutk memberikan sejumlah karangan bunga berisi dukungan terhadap Polri dalam memberantas radikalisme.

Termasuk ormas yang tidak berdasarkan Pancasila dan NKRI.

Sementara AKBP Agung Marlianto, Kapolres Jombang, mengatakan, kepolisian berjanji pascapengumuman pembubaran HTI, pihaknya akan tetap menjaga keamanan kantor Sekretariat HTI Jombang di kompleks Perumahan Tambakrejo Indah.

Termasuk memberikan jaminan keselamatan pada organisasi massa yang dalam aksinya selalu mengumandangkan negara khilafah tersebut.
Top