Pertolongan Allah, Senantiasa Datang Bersamanya 2 Hal Penting Ini

Seperti halnya kita meminta tolong kepada manusia, Meminta tolong kepada Allah SWT harus lebih beretika lagi. Jangan harap kita ditolong, jika kita tidak layak untuk ditolong.



BACA JUGA:  Sempat Jadi Viral, Ternyata Ini Sosok 'Alhamdulillah Lanang Anakku..'

“Mintalah pertolongan Allah dengan sabar dan shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. (QS. Al-Baqarah: 45-46)

Pertolongan dari Allah SWT ternyata tidak terlepas dari 2 faktor penting. Lalu, apa saja 2 persyaratan itu?

1. Makna sabar

Bukan sekadar ucapan "Sabar" di bibir saja. Para ulama rahimahumullah menjelaskan

- Sabar dalam ketaatan kepada Allah, yaitu seseorang senantiasa melaksanakan ketaatan
- Sabar dari maksiat Allah, yaitu seseorang menahan diri untuk tidak melakukan maksiat
- Sabar terhadap takdir Allah, yaitu seseorang menahan diri dari sikap menentang takdir Allah, bersabar atas takdir buruk yang menimpanya dan juga menahan diri dari sikap jengkel dan marah terhadap qadha dan qadar Allah.

Orang yang sabar, ketika ditimpa musibah akan tetap tenang, dan mengatakan "Innalillaahi wa inna ilaihi roji'un..." segala sesuatu dari Allah dan akan kembali kepada Allah.

2. Perbanyak shalat dan perbaiki kualitas shalat wajib

Ketika ditimpa permasalahan apapun, Rasulullah akan melakukan shalat.

Huzaifah bin Yaman menuturkan, “Pada malam berlangsungnya perang Ahzab, saya menemui Rasulullah, sementara beliau sedang shalat seraya menutup tubuhnya dengan jubah. Bila beliau menghadapi persoalan, maka beliau akan mengerjakan shalat.“ Bahkan Ali bin Abi Thalib menuturkan keadaan Rasulullah pada perang Badar, “Pada malam berlangsungnya perang Badar, semua kami tertidur kecuali Rasulullah, beliau shalat dan berdo’a sampai pagi.“

Cara meminta pertolongan Allah melalui shalat adalah:

Pertama, memperbanyak kuantitas shalat. Bila selama ini kita hanya mengerjakan shalat fardhu 5 waktu sehari semalam, tambahkanlah dengan shalat sunah.

Kedua, memperbaiki kualitas shalat. Dimulai dengan menyempurnakan wudhu, menyempurnakan takbiratul ihram, menyempurnakan setiap gerakan dengan thuma'ninahnya. Ingat, Allah Maha Penolong.
Top