Masih Suka Bisik Sana-Sini? Awas! Selain Picu Hal Ini, Rasulullah juga Melarangnya


Bisik-bisik tetangga kini mulai terdengar slalu ditelinga hingga menusuk dihatiku..

Bagi pecinta lagu tanah air, pasti tahu dengan potongan lirik dari Elvy Sukaesih berjudul bisik-bisik tetangga tersebut. Dalam lagu tersebut diceritakan bahwa seseorang yang mengalami hal yang tak mengenakkan karena permasalahan rumah tangga, dan pada akhirnya banyak dari mereka yang mencari tahu hingga akhirnya menyebar menjadi gunjingan yang menyakitkan. Ya, hanya karena bisikan tetangga.

Also read : Bagaimana Kabar Agamamu, Sudahkah Ia Lebih Baik Hari Ini?

Lantas, pernahkah kamu berbisik di depan temanmu? Atau temanmu berbisik dengan orang lain di depan mu? Bagaimana rasanya? Biasa saja? Atau merasa sedih seperti tak dianggap atau tak layak bersama teman terkasih? Bisa saja dirimu merasa seperti musuh bagi mereka karena memang hal yang mereka bisikkan tak diberitahukan kepadamu sehingga muncul pemikiran yang aneh-aneh. Memang lidah sangatlah lunak, terlalu lunaknya ia kadang jika kita tidak menjaganya akan  mebawa kita pada hal yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Naudzubillah

Begitu pula dalam hal berbisik, bukan hal asing jika  akan ada orang yang tidak sengaja terluka hatinya karena diantara ia ada yang berbisik.  Islam itu sangat indah sehingganya adab mengenai berbisik  pun diatur agar tiada bersedih hati seorang muslim.

Penjelasan tersebut seperti yang terdapat pada firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari setan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita, sedang pembicaraan itu tiadalah memberi mudarat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakkal,” (QS Al-Mujadilah:10).

Dalam sebuah hadits Nabi salallahu alaihi wa sallam pernah bersabda :

jika kalian bertiga maka janganlah dua orang berbicara/berbisik bisik berduaan sementara yang ketiga tidak diajak, sampai kalian bercampur dengan manusia. Karena hal ini bisa membuat orangyang kita tadi bersedih,” (HR. Bukhori no.6290 dan Muslim no. 2184).

Maka jangan heran jika saat kita  sedang bertiga dan kita melakukan sebuah perundingan yang tidak bermaksud menyakiti hati pihak ketiga dengan berbisik-bisik orang ketiga itu mungkin akan besedih usai bisikian kita.

Padahal bisikan tersebut tidak ada pembicaraan sedikitpun yang dimaksud menyakiti hatinya.

Bisikan yang menyakitkan hati juga dapat berlaku pada 4 orang atau lebih. Pernahkah melihat atau mengalami  suatu pembicaraan yang terdiri dari 4 orang dan dua diantaranya berbisik tanpa mengajak dua lainnya?

Bukankah akan ada kemungkinan  pertanyaan “kok mereka bisik-bisikan berdua ya? Kan kita berempat lagi ngomong, ngapain bicara berempat kalo akhirnya mereka bisik-bisikan berdua?” serta pikiran negatif lainnya muncul?


Also read : Hanya dengan 2 Hal yang Kamu Pasti Juga Punya Ini, Allah Bisa Mudah Mencintaimu!

Tentu sakit bukan? Apalagi jika posisi tersebut dialami oleh 3 orang yang 2 diantaranya melakukan bisik-bisik.

Maka dari itu, mulai ubah kebiasaan berbisik kita saat sedang bertiga. Pun  jika kita berada pada posisi si “satu orang” itu, tidak ada salahnya kan berbaik sangka. Mungkin saat itu teman kita memang sedang membutuhkan seseorang yang paham akan masalahnya dan bukan kita. dengan berpositif thinking kan aura bahagia juga makin meningkat.

Dalamnya laut mungkin bisa diukur. Namun, dalamnya hati yang terluka siapa yang tahu.

Oleh karena itulah, hentikan kebiasaan yang sia-sia tersebut. Jangan sampai ada orang lain yang berbalik membenci hanya karena kegiatan berbisik, yang bahkan bisa jadi sedang tak membicarakan tentang dirinya. Namun hati seseorang bisa saja terpancing rasa gelisah sehingga bisa membenci kedua orang yang tengah berbisik tersebut. Yuk berubah menjadi lebih baik.
Top