"Kentut Itu Batalkan Wudhu, Saya Shalat Tidak Wudhu, Berarti Tidak Batal"

Komentar

Apakah Ilmu itu? Ilmu merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab, masdar dari ‘alima – ya’lamu yang berarti tahu atau mengetahui.Ilmu menempati kedudukan yang sangat penting dalam ajaran islam , hal ini terlihat dari banyaknya ayat Al- qur’an yang memandang orang berilmu dalam posisi yang tinggi dan mulya disamping hadis-hadis nabi yang banyak memberi dorongan bagi umatnya untuk terus menuntut ilmu.

Baca juga : Misteri Masjid Nando, Masjid Aneh yang Konon Dibangun Bangsa Jin! Benarkah?

Allah meninggikan beberapa derajat (tingkatan) orang-orang yang berirman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu (diberi ilmupengetahuan).dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan

Ayat di atas dengan jelas menunjukan bahwa orang yang beriman dan berilmu akan menjadi memperoleh kedudukan yang tinggi. Maka dari itu jangan sampai kita sebagai salah seorang manusia yang wajib untuk menuntut ilmu malah berakhir dengan kemalasan dan pada akhirnya malah melakukan sesuatu tak sesuai dengan anjuran yang ada.

Seperti pada sebuah kisah menarik tentang tiga orang pemuda yang akan menjalankan shalat. Salah satu dari mereka sudah bersiap diri menjadi imam. Sedang dua orang lainnya memposisikan diri sebagai makmum. Mereka bertiga shalat dengan begitu khidmatnya. Dua orang di belakang imam mengikuti gerakan yang dilakukan oleh imam.

Di pertengahan shalat, salah satu makmum itu kentut. Dan kedua temannya itu mengetahui. Tetapi, orang yang kentut itu tetap melaksanakan shalat hingga selesai.

Selesailah mereka melaksanakan shalat. Salah seorang dari mereka bertanya kepada temannya yang kentut, “Mengapa kamu tetap melaksanakan shalat, padahal tadi kamu kan kentut?” Kemudian orang itu menjawab, “Kentut itu membatalkan wudhu, sedang saya tidak wudhu, jadi shalat saya tidak batal!”


Baca juga : Karena Anak Akan Selalu Mengingat 5 Hal Ini dari Orang Tua Mereka

Kisah tersebut menggambarkan pentingnya mencari ilmu. Apa hubungannya? Shalat jika tidak dibarengi dengan ilmu, ya akan sama seperti kisah tersebut. Padahal, sudah dijelaskan bahwa ketika akan shalat, kita harus berwudhu. Sedang orang yang kentut tadi tidak berwudhu terlebih dahulu.

Melaksanakan shalat seperti terlihat mudah. Kita hanya melakukan gerakan-gerakan sederhana dan bacaan yang cukup mudah dilantunkan. Hanya saja, jika tidak didasari dengan ilmu, maka hasilnya tidaklah sempurna. Bisa jadi, shalat yang bernilai ibadah itu, malah membawa keburukan bagi kita.

Sebanyak apapun kita melakukan ibadah, jika tidak memiliki ilmu, maka akan sia-sia. Hal ini terbukti dengan adanya suatu riwayat yang mengatakan bahwa orang yang tertidur tetapi memiliki banyak ilmu lebih ditakuti setan daripada orang yang banyak beribadah tanpa ilmu. Sebab, dengan ilmu, kedudukannya akan lebih tinggi. Atas dasar ilmu, ia bisa mengetahui sesuatu dan dapat membedakan mana benar dan salah.

Oleh sebab itu, kita jangan hanya terfokus menjalankan ritual ibadah saja. Mengetahui ilmu-ilmu tentang ibadah yang dilakukan penting kita pelajari. Sebab, ilmu dapat menyempurnakan ibadah yang kita lakukan. Sehingga, ibadah itu dapat benar-benar bernilai di mata Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Nah masih ingin bermalas-malasan sementara dunia terus berlalu? Yuk jadi pribadi yang lebih baik lagi.
Top