Katanya Hijrah itu Mbois, Tapi Kenapa Hutang Saya Tetap Nggak Lunas-Lunas Setelah Hijrah?


Ada yang sedang atau pernah mengalami seperti judul di atas? Ini ada ibu-ibu yang bertanya sama seperti Anda.

"Mas katanya hijrah itu mbois? Saya malah susah sekarang! Bagaimana caranya supaya utang saya cepat lunas! Nass! Saya sampai buruk sangka Allah tidak mendengar doa saya!"
Seorang ibu bertanya dengan suara keras di sesi tanya jawab seminar "Kembali Ke Titik Nol" Malang kemarin.

Wajah-wajah 500 orang yang memenuhi hall UIN Malang ini memang kelihatan kok belum semua utangnya lunas, kalo dah lunas kalian paling sedang ke Bali liburan gak mikir utang, bukan malah nongkrong di ruangan ini.. hehe
Gojekan saya disambut tawa riuh semua peserta.

Saya beri penjelasan begini:
"Berapa banyak pertanyaan itu diberikan ke saya, mereka mengeluh sudah 3 bulan sholat tepat waktu, berjamaah, yang wajib dilaksanakan, yang sunah pun dihajar tanpa ampun, sedekah juga sudah, tapi ALLAH seperti gak ngasih jawaban doa-doa saya untuk lunas utang!"

Peserta terdiam..

"Saya tanya balik, mainan riba berapa taun mas? Berapa banyak harta yang gak jelas itu masuk ke badan.."

"15 tahun..."

"Ajeee gile.. 15 tahun mainan riba baru 3 bulan sholat tertib udah ngeluh luarrr biasa! Adil enggak kira-kira kita dengan ALLAH?"

Ada yang tersenyum kecut, banyak juga yang tertawa..

Tapi itulah kenyataannya, ketika kita sudah gak sabar dengan hadirnya pertolongan ALLAH maka niat kita berubah..
doa yang dipikir hanya.. lunass utang!
Lunass utang!
Lunass utang!
Lunasss utang!!

Kita seperti melalaikan hak ALLAH sebagai Tuhan untuk disembah.. kita seperti memaksa, aku dah sholat nih.. lunasin utangku dooooong ya ALLAH!!

Dalam sebuah kajian, Aa Gym pernah memberikan sebuah nasehat yang makjeb di hati,
"Kita sholat niatkan agar ALLAH ridho dengan hidup kita.. sebanyak apapun dosa kita dan kesalahan kita, yang dikejar adalah ampunan ALLAH! Kadang ALLAH menunda mengabulkan doa-doa kita, misal utang yang gak lunas-lunas, sengaja ALLAH begitu agar kita itu menjadi hamba yang kembali lurus niatnya.. gampaaaang itu ALLAH nglunasin utang kita, gampaaang! Tapi kita mantesin diri kita dulu, ibadah karena ALLAH bukan karena ingin lunas utang.. nikmati setiap berdiri, ruku, sujud, zikir dengan pencipta kita.. lupakan dulu semua masalah, agar hati ini bersih mencari ampunan ALLAH.. ketika ALLAH dah ridho, solusi semua masalah kita PASTI ALLAH akan hadirkan.. demi Allah pasti!!"

"Jadikanlah SABAR dan SHALAT sebagai penolongmu... " (Al-Baqarah:45)

Dua hari di Malang saya mendengar langsung kisah kawan-kita yang sedang berhijrah..


Mantan Manager leasing yang meninggalkan gaji belasan juta, setelah dia merasakan kegelisahan luar biasa setiap hari caci maki meluncur dari mulutnya karena mengejar target. Gampang bagi dia berucap "mati wae koen!" Kepada anak buahnya yang tidak mencapai target. Atau cukup berkata "Sikat!!" maka pasukan debt colector dibawah komandonya akan mengambil paksa kendaraan yang macet bayarnya.
Sampai satu ketika, di dalam mobil dia menangis melihat penjual tahu bulat di pinggir jalan. Dia seperti disadarkan penjual tahu itu lebih mulia dari dirinya yang setiap hari berkubang riba dan menjadi dzalim kepada para nasabahnya. Sejak itulah dia hijrah, keluar dari perkerjaannya dan sekarang sedang merintis usaha kuliner dan laundry di rumahnya..

Dihina kawan-kawan..
Direndahkan keluarga sendiri..
Dibilang bodoh dan dibully..
Kayak gitu kok mbois?

Seorang auditor perusahaan asuransi dari luar negeri memilih resign setelah melihat langsung kecurangan di bisnis asuransi. Dari klaim yang tidak dibayarkan, sampai re-asuransi di perusahaannya yang main curang. Sebagai orang keuangan dia tau detailnya. Hatinya gelisah luar biasa sampai akhirnya dia meninggalkan pekerjaan bergaji 20 juta, dan bonus keluar negeri yang setiap tahun dia terima.
Anaknya yang mengeluh duluan.. "ayah dulu kita sering makan di restoran, sekarang kok gak pernah lagi yaa.."

Ketika anaknya sakit demam berdarah, dia tidak megang uang sama sekali, sampai anaknya bilang, "ayah kalo gak ada uang aku mau pinjem uang temenku buat bayar rumah sakit"

Bagaimana gak hancurnya hati orang tua..
Walau kemudian endingnya ALLAH berikan pertolongan, biaya rumah sakit dibantu oleh salah satu keluarga..

Kayak gitu kok mbois?

Seorang peserta yang punya pabrik pupuk berkapasitas 100 ton perhari, dengan klien salah satu BUMN besar memlih menjual pabriknya, saat ini sedang proses negosiasi. Dia bilang begini..
"Utang saya  15 milyar mas. Saya punya aset pabrik dan puluhan truk, anehnya hati ini gak pernah tenang! Gak pernah bisa nabung.. tiap bulan cicilan 250 juta ke bank, kerja siang malam gak pernah kumpul uangnya, sekali tagihan macet saya dah kelimpungan luar biasa karena tidak ada dana cadangannya buat operasional. Ibu saya tiba-tiba kena kanker, sampai 2 minggu saya nyari rumah sakit yang ada kamar VIPnya aja gak dapet-dapet. Saya seperti dijewer oleh ALLAH, punya aset milyaran tapi kayak gak ada keberkahan. Ketika saya memutuskan hijrah semua utang saya macet, karena memang tidak mampu bayar, karyawan saya rumahkan. Petugas bank yang datang ke rumah nakut-nakuti nanti BI Checkingnya jelek pak.. saya jawab:
"Mbak saya wiss gak urusan dengan BI Checking, yang penting ALLAH Checking saya bagus! Pokoknya saya hanya ingin lunas utang... mohon maaf kalo bulan ini saya tidak lagi mensubsidi gajimu untuk beli parfum dan lipstik..."
Laah.. itu mbaknya malah 'mbrambangi' matanya berkaca-kaca di depan saya. Terbayang paling dia takut dimarahi pimpinan karena punya nasabah yang macet seperti saya..

Hehe... kayak gitu ya mbois?

Begitulah kawan-kawan, kalian yang sedang berhijrah, kalian tidak sendirian! Diluar sana juga buaanyaaak orang-orang yang sedang berhijrah lepas dari jeratan riba dan utang..

Sementara ribuan yang lain yang sudah bebas dari riba memberikan testimoninya...
apa itu?
"Jangan sombong bahwa engkau bisa melunasi utangmu tanpa melibatkan ALLAH!"

"Dan di antara manusia ada orang yang (menjual) mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya."
[QS. Al Baqarah:207]

Jalan hijrah adalah jalan hidayah..
Kadang terlibat susah, tapi jika melibatkan ALLAH semua bisa menjadi mudah..

Saat ini mungkin dirimu sedang pedih meringis..
Tapi nanti jika semua sudah beres, engkau tampak begitu mbois!

@Saptuari

#HijrahikuMbois
Top