Karena Anak Akan Selalu Mengingat 5 Hal Ini dari Orang Tua Mereka


Menjadi orang tua, dimana merekalah sumber awal dari pengetahuan anak-anak mereka. Maka dari itu menjadi orang tua dan menjalankan peranannya dengan baik akan membantu anak mampu melewati masa-masa belajarnya. Pendidikan yang baik adalah dengan menanamkan akhlaq yang baik secara kuat dan kokoh ke dalam jiwa anak, sehingga ia mampu menolak syahwat yang jelek, dan menjadikan jiwanya tidak akan merasa nyaman kecuali dengan hal-hal yang baik.

Artikel pilihan : Meski Tak Ngapa-Ngapain, Benarkah Jika Pacaran Bisa Batalkan Puasa?

Oleh karena itulah orang tua harus menjadi contoh yang baik untuk buah hati dan membesarkan mereka dengan cara yang baik. Namun ternyata, tidak ada resep atau pedoman akurat tentang bagaimana membesarkan anak menjadi pribadi yang baik dan berguna untuk bangsa. Hanya dengan kasih sayang, nilai agama, dan teladan, merupakan tiga hal yang selalu dijabarkan banyak psikolog untuk membangun keluarga yang hangat dan penuh cinta.

Sehingga akan ada hal yang akan mereka ingat sampai nanti mereka dewasa, dan hal tersebut pastilah bermula dari orang tua mereka sendiri. Jika tidak percaya, coba simak uraian berikut yang merincikan lima hal paling diingat anak dari orangtua mereka tersebut, berikut ini.

1. Perhatian Orangtua


Anak-anak akan selalu mengingat masa-masa menghabiskan waktu berkualitas bersama orang tuanya. Selain itu, mereka juga akan selalu terkenang pada perhatian orangtua terhadap kebutuhan mereka, terutama terkait dengan emosional.

2. Perlindungan Dari Orangtua


Saat anak merasa bersedih, ketakutan, atau emosional mereka akan ingat bagaimana cara orangtua mereka melindungi dan meredakan rasa takut tersebut.

3. Dukungan dan Kritikan Orangtua


Jangan remehkan kemampuan anak untuk menyerap tiap kalimat kritik atau nasehat yang Anda lontarkan pada mereka. Sebab, anak-anak dapat mengingat kalimat positif atau negatif yang diberikan orangtua hingga kelak mereka dewasa.

4. Komunikasi Ayah dan Ibu


Kali pertama anak menyadari dan memahami cinta adalah lewat komunikasi yang terjalin antara ayah dan ibu mereka. Oleh karena itu, rumahtangga yang hangat sangat memengaruhi cara anak memandang cinta dan komitmen.


Artikel pilihan : Bukan Hanya Ibadah Saja, Ahli Mengatakan Puasa Bisa Atur Kesehatan Seseorang!

5. Tradisi Keluarga


Anak-anak suka hal yang spontan seperti kejutan, begitupula dengan tradisi keluarga. Ritual dan tradisi beraktivitas bersama merupakan memori yang akan selalu tinggal dalam benak anak hingga mereka dewasa.

Jadi, untuk para orang tua yang ingin anak mereka menjadi pribadi yang baik, dianjurkan untuk senantiasa memanjatkan doa tanpa henti, terutama pada waktu-waktu mustajab, seperti saat sepertiga malam terakhir, saat sujud, dan pada hari Jumat. Perbanyaklah meminta kepada-Nya agar menjadikan anak-anak menjadi anak-anak yang shalih dan agar membimbing mereka ke jalan yang lurus. Berdoa untuk kebaikan anak adalah salah satu ciri hamba Allah yang shalih. Allah berfirman:

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا الفرقان ( 74)

Dan (hamba-hamba Ar Rahman adalah) mereka yang mengatakan:” Ya Tuhan kami! Anugerahkan kepada kami, istri-istri dan keturunan kami yang akan menjadi penyejuk mata kami, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin untuk orang-orang yang bertakwa” (Al-Furqaan 25:74).

Syaikh ‘Abd ar-Rahman as-Sa’di, semoga Allah merahmatinya, berkata, “penyejuk mata” artinya sumber kebahagian bagi kami. Wallahu a’lam.
Top