" Jika Aku Tahu Sakitnya, Tak kan Mau Kehilanganmu Ibu !"

ummionline.com
Kehilangan seseorang yang dicintai memang hal yang menyakitkan. Jangan berpikir bahwa kehilangan pacar atau sahabat adalah hal yang paling menyedihkan dalam hidup. Nyatanya kehilangan orang tua adalah hal paling buruk yang dirasakan seorang anak.Terutama kehilangan sosok Ibu.

Bagi mereka yang belum pernah merasakan kehilangan, tentu nggak tahu betapa sakitnya kehilangan sosok orang yang mengandung, melahirkan, dan merawat kita sedari kecil. Bukan kitalah yang melindungi mereka, justru kitalah yang masih berada dalam lindungannya.

Dikutip dari Hipwee beberapa teman menceritakan tentang duka yang belum engkau rasakan.Semoga cerita ini dapat menginspirasi kalian yang  masih memiliki ibu untuk lebih bersyukur dan tidak menyia-nyiakannya. Simak ya !

BACA JUGA:  "Ayah Bunda, 6 Ucapan Ini yang Selalu Ingin Kudengar Darimu"

Bak mimpi buruk , kehilangan ibu seperti petir yang terus mencambuk setiap hari

fotografer.net
Nggak ada hujan nggak ada mendung, berita perginya seseorang yang kita cintai pasti berakhir terdengar seperti petir yang menyambar lantang. Rasa duka, pilu yang belum pernah kita rasakan sebelumnya. Dibilang tidak siap, sampai kapanpun tidak akan pernah siap, walau kita sadar cepat atau lambat pasti akan terjadi.

"Aku ingat banget, waktu itu aku masih kelas 2 SMA. Masih di kelas. Tiba-tiba guru memanggil dan menyuruhku ke ruang guru. Di sana ada om dan tante yang tiba-tiba memeluk sambil nangis. Aku heran, kenapa? Terus dikasih tahu kalau ibuku udah nggak ada. Di situ aku nangis teriak-teriak nggak karuan. Sumpah, sakit banget waktu itu." -Elliana, Mahasiswi Arsitektur. 21 tahun

Tidak pernah ada kesedihan yang sedalam kehilangan Ibu. Pukulan telak bagi kami saat ingat pernah melukai hatinya

 kompasiana.com
Kesedihan karena terluka setelah kehilangan ibu adalah abadi. Apabila ketika ingat beliau masih hidup, kami selalu membuatnya menangis. Tingkah laku bruk yang membuatnya kecewa.

"Gue inget banget, tiap hari gue diomelin karena ngebantah semua omongan nyokap. Gue disuruh kuliah, gue malah main PS. Gue dikasih duit bayaran kuliah eh malah gue pakai untuk mabok. Pas nyokap meninggal, shit! Nangis gue berhari-hari. Nyesel gue. Demi Tuhan." Indra, 23 tahun.

BACA JUGA: Seberapa Sering Kita Menangis Menatap Wajah Ayah dan Ibu?

Selamanya kami hanya bisa menahan rindu yang sangat dalam. Hingga kerinduan ini hanya kami tumpahkan lewat doa di setiap sujud menghadap-Nyatanya


Takdir memang sudah digariskan oleh Allah SWT. Termasuk takdir kehilangan orang tua. Tapi, kehendak Tuhan siapa yang bisa melawan? Justru yang paling berat bukanlah kepergiannya, melainkan kerinduan yang sulit disampaikan. Hanya lewat doa ketika sujud kita dapat mengungkapkannya.

"Sakit banget cuy pas lo kangen sama nyokap tapi lo nggak bisa nyamperin ke dia. Tiap malam gue cuma bisa nangis, nyesel. Rasanya tuh cepet banget. Jujur, gue nggak siap. Nggak pernah siap ngerasain ini. Tapi yaudalah mau gimana lagi. Tuhan udah menakdirkan begini ya gue terima. Kalau dibilang ikhlas…entahlah." -Andini, 27 tahun.

Andai kalian tahu, kami selalu iri saat melihat teman sebaya yang masih disayang dan diperhatikan oleh ibunya. Ada rasa nyeri saat ingat "Oh iya ya, ibuku udah nggak ada."

liputan6.com
Mungkin kalian nggak pernah ngerasain dan nggak pernah ngerti. Betapa besar kesedihan yang dirasakan saat memergoki teman sedang berbincang, diusap kepalanya, atau bahkan dimarahi Ibunya. Hal-hal sederhana inilah yang seringkali bikin kiri, ada keinginan untuk kembali menemui masa-masa seperti itu bersama Ibu.

"Damn, aku paling nggak sanggup pas lihat temenku lagi disisirin Ibunya. Sakit banget rasanya. Iri minta ampun. Inget banget dulu pas udah mandi, ibuku manggil buat nyuruh berdiri di cermin. Terus disisirn sambil ngelus-ngelus kepalaku. Ya Tuhan..kangen ibu" Dwi Fitria, Pegawai Bank, 24 tahun

Suka duka adalah hal yang wajar dirasakan manusia. Semua itu adalah dinamika kehidupan. Oleh karena itu, selalu persiapkan diri untuk kehilangan. Siap atau tidak, perasaan susah hati kehilangan orang tua pasti akan dirasakan.Yang bisa kita lakukan hanyalah memanfaatkan setiap jam, menit, dan detik kesempatan yang ada. Berusaha memberikan kebahagiaan bagi mereka agar tak menyesal di kemudian hari.
Top