Jangan Terlalu Sayang, Selain Itu Orang Tua Harus Punya Hal Ini Agar Anak Tak Durhaka!


Anak adalah suatu amanah atau titipkan dari Allah SWT yang harus dijaga oleh setiap orang tua. Mereka bertanggung jawab atas segala macam kebutuhan anak-anaknya , mulai dari pemberian sandang pangan, kasih sayang dan pendidikan agar kelak si buah hati bisa tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlakul karimah.

Jangan sampai salah dalam memberikan kasih sayang kepada si buah hati. Jangan terlalu banyak, jangan pula seidikit. Anak kadang kurang perhatian dengan orang tuanya, lupa dengan kesibukannya bahkan bisa jadi durhaka kepada orang tuanya. Karenanya Islam sangat meotivasi agar berbakti kepada orang tua.

Ulasan terkait : Tanpa Banyak yang Sadar, Karena Alasan Inilah Berbohong Bisa Membatalkan Puasa!

Sebaliknya orang tua terkadang terlalu sayang sekali kepada anak mereka, terkadang mengikuti saja mau anak padahal itu tidak baik bagi agama maupun dunianya. Karenanya Islam mengingatkan para orangtua bahwa anak bisa menjadi fitnah atau ujian.

Motivasi Islam Agar Anak Berbakti Kepada Orang Tuanya


Sangat banyak anjuran terkait hal ini, terutama ketika orang tua sudah memasuki usia senja. “Perhatikanlah wahai para anak, waktu mencari rezeki lebih panjang dari usia orang tuamu, bahagiakan mereka dengan waktu yang tersisa

Perhatikanlah berikut ini wahai para anak:

  1. Perintah berbakti urutan kedua setelah perintah bertauhid kepada Allah
  2. Ridha Allah tergantung ridha orang tua, selama itu dalam ketaatan
  3. Berbakti kepada orang tua bisa menghilangkan kesusahan hidup atas izin Allah
  4. Durhaka kepada orang tua adalah dosa terbesar kedua setelah syirik mempersekutukan Allah
  5. Celaka bagi anak yang mendapati orang tuanya masih hidup tetapi ia tidak bisa masuk surga karena tidak berbakti


Ulasan terkait : Siapa yang Sangka, Lomba Lari dengan Istri Ternyata Sunnah Rasulullah!

Peringatan Bagi Orang Tua Agar Anak Mereka Tidak Menjadi Fitnah/Ujian


Misalnya anak minta dibelikan TV dan game tidak bermanfaat, karena orang sangat sayang, maka dikabulkan atau anak perempuannya tidak menutup aurat, maka ia tidak menasehati bahkan tidak mau tegas kepada anak perempuannya.

Perhatikan hal berikut ini wahai para orang tua:

  1. Allah memperingatkan dalam Al-Quran bahwa anak dan istri bisa jadi fitnah/ujian
  2. Anak-anak bisa menyibukkan kita dari agama dan hal-hal penting
  3. Bahkan ada perintah agar tegas kepada anak, yaitu dengan cara memukulnya ketika tidak ta’at kepada Allah, ini benar-benar langkah terakhir jika berbagai nasehat kelembutan tidak ia terima. Tentunya dengan pukulan mendidik dan tidak keras, bukan pukulan dengan kemarahan dan tidak memukul di wajah.

Semoga kita sebagai anak selalu bisa berbakti kepada orang tua dan sebagai orang tua bisa mendidik anak dengan pendidikan terbaik. Nah, bagaimana? Sudah siap menjadi orang tua yang tegas? Bukan untuk mendidik anak dengan kekerasan. Namun didik mereka dengan tegas, namun penuh dengan kasih sayang. Seimbang bukan?
Top