Jangan Anggap Sepele, Inilah Tidur yang Dilarang dalam Islam! Sudahkah Dirimu Tahu?

Komentar

Di dalam keseharian manusia, tidur adalah salah satu proses untuk beristirahat dan juga menjaga energi agar tetap sehat dan fit. Banyak permasalah tubuh dan juga proses detoksifikasi terjadi saat tidur. Untuk itu, proses tidur menjadi bagian dari mekanisme biologis dalam tubuh manusia. Tidak hanya dalam sudut pandang biologis, ternyata jauh sebelum ilmu biologi banyak muncul di dunia, Islam sudah membahas mengenai tidur. Hal ini sebagaimana di dalam Al-Quran. Untuk itu Islam dan Ilmu Pengetahuan selalu sejalan.

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu diwaktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesung-guhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.” (QS. Ar-Ruum: 23).

Also read : Banyak yang Memaki Musibah Berat, Padahal Hal Sepele Ini Bisa Mengubahnya Jadi Ringan!

Dalam ayat di atas dijelaskan bahwa tidur kita di siang atau malam hari adalah bagian dari kekuasaan Allah. Justru Allah memberikan kesempatan untuk manusia istirahat tidur di malam hari sedangkan berusaha di pagi harinya. Sistem tidur seperti ini sudah Allah ciptakan sesuai dengan sistem kehidupan di muka bumi.

Pagi atau siang hari matahari masih sangat kuat dan terlihat cahayanya, lalu memberikan energi untuk tumbuhan berfotosintesis, menyinari manusia sehingga bisa aktif beraktifitas. Andai kan di siang hari tidak ada sistem seperti itu, dan tubuh manusia di siang hari tidak dapat aktif bekerja maka akan ada kerusakan tubuh bagi manusia itu sendiri.

Namun dewasa kini banyak orang yang masih kurang mempedulikan tentang waktu tidur yang baik. Dalam Islam ada beberapa waktu yang dilarang jika digunakan untuk tidur. Berikut adalah waktu-waktu yang tidak diperbolehkan untuk tidur.


Siapa yang suka tidur setelah sholat subuh? tidak menyangkal memang tidur yang paling nikmat itu tidur setelah sholat subuh. Tapi dibalik kenikmatan itu ternyata Rasulullah SAW. melarang untuk melakukannya, kenapa?

Karena tidur pagi dapat membahayakan kesehatan tubuh, dapat menyebabkan rasa malas dan tidak bersemangat melakukan aktifitas pada sisa harinya, tidak akan mendapat berkahnya pagi hari, dapat menghambat datangnya rezeki. Selain itu, tidur pagi bukanlah termasuk akhlak dan kebiasaan para ulama salafus sholihin dan tidak sesuai dengan perintah dan petunjuk Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Ibnul Qayyim berkata, “Ada empat hal yang menghambat datangnya rezeki yaitu: tidur di waktu pagi, sedikit sholat, malas-malasan dan berkhianat“. (Zaadul Ma’ad)

Dampak negatif yang dapat ditimbulkan karena tidur di pagi hari terhadap kesehatan tubuh diantaranya yaitu: Dapat mengganggu masalah metabolisme tubuh, keadaan badan akan menjadi lemah dan lesu, serta akan menghilangkan waktu yang sangat produktif. Jika tidur terlalu lama maka akan kehilangan banyak waktu produktif dalam sehari.


Tengkurap sangat nyaman dan pulas dirasakan oleh sebagian orang. Rasanya lebih nikmat dan lebih rileks. Bahkan ada yang menjadikan cara tidur ini sebagai kebiasaan. namun taukah anda bila tidur tengkurap itu dilarang dalam islam

Dalam sebuah hadist dari Ya’isy bin Thikhfah Al-Ghifari berkata, “Bapakku menceritakan kepadaku bahwa ketika aku tidur di masjid di atas perutku (tengkurap), tiba-tiba ada seseorang yang menggerakkan kakiku dan berkata,

Sesungguhnya tidur yang seperti ini dimurkai Allah.”

bapakku berkata, “Setelah aku melihat ternyata beliau adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” ( HR. Abu Dawud, disahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Takhrij Misykat al-Mashabih, 4718 )

Also read : Karena Saat Dirimu Lelah dan Pada Akhirnya Menangis, Ingat Hal Ini dalam Hidupmu!

Ilmu kedokteran modern membuktikan bahwa memang tidur tengkurap berbahaya, apalagi tidurnya pulas dan lama karena saat tidur tengkurap otomatis otot dada/otot pernafasan kita tidak dapat mengembangkan dada dengan baik danmaksimal, sehingga aliran oksigen menjadi lebih sedikit dan bisa berakibat menjadi sesak nafas.


Telah di riwayatkan oleh Abu Barzah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Bahwasanya Rasulullah membenci tidur sebelum shalat isya’ dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya“. (HR. Bukhari dan Muslim)

Beberapa ulama menjelaskan, sebab dibenci tidur malam sebelum isya’ adalah dapat memungkinkan ditinggalkannya sholat isya’ pada waktunya. Jadi, jangan tidur sebelum Anda melakukan ibadah (sholat isya).


Nabi Muhammad, SAW pernah bersabda :
Janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras
( HR Abbu Nua’im, dari Aisyah, ra ).

Jika setelah selesai makan langsung tidur, maka proses pencernaan tidak berjalan secara maksimal sehingga akan menyebabkan ketidaksempurnaan dalam proses pencernaan. Karena tidur setelah makan juga dapat membahayakan kesehatan.


Tidak baik tidur sepanjang hari, kecuali dalam keadaan dan kondisi yang tidak memungkinkan seperti sakit. Terlalu banyak tidur juga tidak dianjurkan dalam Islam dan hukumnya makruh. Banyak tidur dapat mematikan hati, menimbulkan kemalasan, dan gangguan kesehatan tubuh.


Top