Inilah 4 Kelebihan Pasangan yang Menikah Sebelum Mapan, No 4 Membuat Semua Kita Sadar

Komentar


Banyak pasangan muda yang menunda pernikahan dengan alasan kemapanan. Masih belum mapan dan takut tidak bisa memenuhi kebutuhan pasangan dan anak-anak kita. Padahal Allah akan akan memampukan siapa saja yang dengan penuh keyakinan menjalankan sunnahnya. Bukan kah suatu penghinaan kepada sang Khalik jika kita masih merasa takut jika besok atau lusa tidak menemukan rizki-Nya.

1. Lebih Baik Berjuang Bersama Dalam Pernikahan Dari Pada Merasa Bahagia Dalam Ikatan Yang Belum Halal

kalian akan lebih merasakan apa itu kepercayaan kepada pasangan hidup yang benar-benar halal. kalian akan menikmati jengkal demi jengkal keberkahan, walau banyak rintangan yang menyapa dan menggoyahkan ranumnya cinta kalian. Kalian akan merasakan sesuatu yang lebih meluluhkan hati dan membuat cinta kalian semakin kuat, melebihi dari barisan puisi romntis dan gombalan manja.

2. Berjuang Bersama Dari Nol, Membuat Kesetian Kalian Merekat Erat

Pasangan kita akan lebih menghargargai perjuangan, kesetiaan, kesabaran, dan ketabahan yang telah dilalui bersama. sehingga perpisahan adalah satu kata yang pantang untuk di ucapkan. Karena cinta tidak hanya sekedar kata yang terucap, tapi sebuah bukti kebersamaan dalam suka maupun duka. Harta bisa dicari, tapi cinta sejati hanya bisa didapatkan dalam sebuah perjuangan hidup.

3. Anak-Anak Kita Lebih Menghargai Hasil Jerih Payah Dan Kerja Keras Orang Tuanya

Rasa hormat anak kepada orang tuanya, adalah bukti cinta terbesar anak. Hanya akan didapat jika mereka tau betapa besar pengorbanan dan perjuangan untuk membesarkan dan mendidiknya. kedekatan emosional orang tua kepada anak tentang arti sebuah perjuangan lebih dari cukup dari pendidikan dasar tentang hidup. Bagaiman sebuah doa dan niat menjadi satu dalam kerja keras untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga.

4. Mapan bukan soal kekayaan

Apakah seseorang kaya maka dikatakan mapan?

"Mencari pasangan yang mapan adalah mencari pasangan yang memiliki rumah, kendaraan, pekerjaan dan materi yang cukup untuk membangun sebuah rumah tangga yang bahagia." ( Herni, 34 Tahun, Pegawai Swasta)

"Mapan menurut saya bukan soal kekayaan semata, mapan adalah soal kesanggupan secara individu dalam menghadapi berbagai tantangan dalam hidup ini." ( Rio, 30 Tahun, Pengusaha)

Ada dua pendapat yang berbeda tentang arti mapan yang sebenarnya. Yang tepat adalah, mapan sebenarnya bukan hanya soal kekayaan semata.

“Menikahlah sebelum mapan. Agar anak-anak anda dibesarkan bersama kesulitan-kesulitan anda. Agar anda dan anak-anak anda kenyang merasakan betapa ajaibnya kekuasaan Allah. Jangan sampai anda meninggalkan anak-anak yang tak paham bahwa hidup adalah perjuangan”

Jika seorang yang hendak menikah memiliki cara berpikir demikian, maka pernikahan bisa didekati dengan cara yang lebih rendah hati. Jika seorang laki-laki bisa berpikir ‘saya belum mapan’, misalnya, maka ia akan mendekati istrinya sebagai seseorang yang akan menyempurnakan hal-hal yang belum mapan dalam dirinya.dikutip dari viralation.com

BACA JUGA: Wanita Idaman Dinikahi Orang Lain, Bisakah Menjadi Istrinya Di Surga Nanti?

Bagi saya, mapan tentu saja bukan soal kekayaan atau kepemilikan saja..
Top