Ingin Usaha Berkembang Harus Pinjam Uang di Bank dan Terlibat Riba? Libatkan Allah dong!



Banyak pengusaha yang berpikir jika ingin sukses dan membangun usaha, harus meminjam uang dulu, dan pilihannya adalah meminjam uang di bank. Padahal, meminjam uang di bank termasuk riba, perbuatan yang sangat dibenci Allah, bahkan dosanya lebih besar dari zina.

Lalu, bagaimana caranya sukses membangun usaha tanpa makan uang haram sedikit pun? Apa bisa? Kan kita nggak punya modal?

Sebenarnya, caranya tidak cukup hanya pintar membaca peluang atau menggaet pelanggan saja. Namun, dibutuhkan kepiawaian bernegosiasi, tidak saling menindas, memperbanyak sedekah, dan yang terpenting adalah shalat 5 waktu.

Tips membangun usaha tanpa riba juga dibeberkan Saptuari Sugiharto dalam seminar bertema #HijrahikuMbois di Rumah Singgah Pascasarjana UIN Malang(13/5) "Kalau ingin hijrah tentu diperlukan beberapa tips yang Islami", ujar Saptuari saat menjadi pemateri.

Dalam acara yang diikuti 500 peserta ini, Saptuari menceritakan perjalanannya menjadi pengusaha. Mulanya, Saptuari mengaku pernah memakan riba. Bukannya bangkit, usahanya malah hancur.

"Setelah lama memakan riba, kok malah usaha makin sungset," tutur penulis buku Kembali ke Titik Nol tersebut.



Sementara itu, Founder #HijrahikuMbois, Priyo Husodo, mengungkapkan, digelarnya acara ini berawal dari keinginan 6 komunitas nasional yang memiliki cabang di Malang. Mereka adalah Komunitas Tanpa Riba, Indonesia Islamic Bussiness Forum, Komunitas Hapus Riba, Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, Paguyupan Hapus Riba, Perkumpulan Pengusaha Muslim Indonesia, dan Riba Crisis Center.

"Hijrah disini maksudnya berbenah lebih baik. Dari yang tidak baik menjadi pengusaha yang baik," bebernya.

Selain Saptuari, pembicara lainnya adalah KH. Abdul Wachid Ghozali, ketua Bidang Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab.Malang, Andre Raditya, yang juuga menjadi Founder pengusaha Hulu Hilir Halal Entrepreneur, dan Dr Zaenal Abidin MA, mewakili ulama.

#HijrahikuMbois
Sumber : Jawa Pos
Top