Hoax atau Fakta? Viral Detik-Detik Penyerangan Gengster Lenteng Agung

Komentar

facebook.com

Gangster Lenteng Agung menjadi topik paling dicari di google, Selasa (24/5/2017). Sejumlah netizen juga ramai-ramai mengabarkan kejadian mengerikan itu melalui media sosial.

Satu di antaranya, akun Sadewa Sadewi hari ini. Dalam postingannya terdapat sejumlah foto yang menunjukkan para gengster atau geng motor ditangkap oleh Ormas FPI


Bahkan, ia juga mengunggah video yang diberi judul, Detik-Detik Gangstar Membacok Pengendara Motor di Jalan Lenteng Agung.



Berikut akun Wiwin juga membagikan video tersebut,



Meski begitu, unggahan tersebut belum jelas apakah fakta.

Dilansir Tribunnews.com pada Selasa (23/5/2017), video itu tidak benar terjadi di sana.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Prayitno membantah daerahnya rawan penyerangan terhadap pengendara motor. Sebuah video penyerangan viral di media sosial.

Aksi itu, diduga dilakukan oleh gangster.
Kejadian sempat diperkirakan terjadi di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Prayitno memastikan bahwa lokasi yang ada di video itu bukan wilayah Lenteng Agung. Dia telah melakukan pengecekan di lapangan.

"Bukan. Coba itu sampean zoom, mobil bak terbuka itu pelatnya K. Di Lenteng itu tidak ada jalan yang seperti itu," ujar Prayitno saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (23/5/2017).

Prayitno meyakini, video yang viral itu merupakan berita bohong atau hoax.

Prayitno mengatakan akan menerima seluruh informasi yang ada dari masyarakat. Polisi akan terbuka dan langsung menindaklanjuti informasi yang diterima.

"Masyarakat tidak perlu takut dengan hoax itu. Kalaupun ada potensi, itu silakan lapor ke kami," tutur Prayitno.

Polisi telah menempatkan sejumlah anggota di titik-titik yang dianggap rawan.
Seperti di Gang Musyawarah dan Gang Sadar yang selama ini disebut-sebut di pesan berantai.

"Itu tiap malam saya tempatkan anggota tapi tidak ada kejadian," ucap Prayitno.

Untuk memastikan keamanan wilayah, polisi menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan ulama untuk mengantisipasi segala gangguan Kamtibmas.

Termasuk menggandeng 23 kelompok ojek online di sekitar Jagakarsa untuk melaporkan kejadian-kejadian di wilayahnya.

"Sampai saat ini tidak ada laporan. Yang ada informasi pembacokan sampai mati juga itu tidak ada laporan. Kan' tidak mungkin ada kejadian besar seperti itu tidak ada laporan," kata Prayitno.
Saksi Mata

Pun demikian, rupanya ada saksi mata yang menyebutkan kejadian dalam video itu nyata!

Seperti diberitakan motorplus-online.com ulah gengster di Lenteng Agung, Jakarta Selatan memang kerap terjadi terutama menjelang bulan puasa.

Para gengster tersebut memang sudah langganan tawuran di sekitar jalan Raya Lenteng Agung.

Kali ini yang menjadi korban seorang pengendara yang kebetulan lewat jalan itu,

Nah, video yang sedang viral di dunia maya itu sebenarnya terjadi beberapa minggu yang lalu.

"Video itu sudah beberapa Minggu lalu mas."

"Saya yang nolongin cewe yang jadi korban, waktu itu kejadian jam 4 pagi, jadi si pemotor yang boncengan sama cewe ini dikira musuhnya, langsung main pukul aja," ungkap Teddy Purwanto, karyawan rumah makan Soto Solo Pak Kliwon.

Tapi, meski kejadian itu sudah lama, masih ada kemungkinan kejadian tersebut akan terjadi lagi karena sudah mau memasuki bulan ramadhan.

"Kalau bulan puasa memang sering ada tawuran di sini, biasanya tawuran anak-anak remaja tanggung gitu, saya suka ikut bubarin," jelas tukang buah di sekitar kejadian.
Top