"Habis Nikah, Temenku kok Jadi Menyebalkan ya" Ini Penyebab dan Solusi Jitunya

Komentar

rejiaqubardinal.blogspot.com

"Dulu sih, makan bareng hayo aja..., sekarang kok dia menyebalkan.." Gerutuku

Tidak jarang perempuan membuat sekumpulan teman-teman dekat atau sering disebut “geng”. Teman-teman itu entah teman jaman sekolah, teman sepermainan atau teman kerja. Hubungan pertemanan ini bisa saja mengalami konflik dan perpecahan. Selain karena ketidakcocokan, juga disebabkan perbedaan status menikah, belum menikah, jomblo, atau sudah punya pacar.

Dikutip dari carapedia.com, kemungkinan yang akan terjadi adalah:

1. Yang single sebal karena si teman yang sudah menikah tidak bisa meluangkan waktu untuk berkumpul, tidak bisa bebas.

2. Yang sudah menikah tapi belum punya anak sebal dengan teman yang sudah punya anak, karena ribet mengurus anak.

3. Yang sudah punya anak akan kerepotan membawa anak, terutama jika jadi orang tua baru dan teman-temannya tidak mau memahami.

Nah, mempermasalahkan status seperti itu cukup menguras tenaga dan pikiran. Apalagi jika mendapati teman yang sudah menikah dan baru pertama kali mempunyai anak. Sebagai teman Anda harus memahami, meski tidak selamanya.

Baca Juga: Tugas Istri Dirumah itu Berat Lho, Sudahkah Beri Hiburan untuk Istri?

Status akan mempengaruhi kebebasan waktu seseorang. Bagi si jomblo tak masalah diajak nongkrong kapan saja, tapi bagi yang menikah apalagi yang sudah punya anak harus bisa mencuri waktu agar tidak mengganggu kewajiban rumah tangganya. Untuk mengatasinya ada baiknya melakukan kompromi dengan teman-teman Anda:

1. Waktu yang tepat dan semua bisa. Jika ingin mengajak bertemu maka tentukan waktu yang tepat, bukan lebih dulu menentukan tempat. Biasanya bisa dilakukan malam hari, namun mengingat status Anda bisa menentukan di hari libur saat siang hari.

2. Bagi yang punya anak, maka aturlah jadwal lebih fleksibel , jadwal keseharian anak sesuaikan sesekali dengan kegiatan Anda.

3. Bagi yang belum punya anak. Perlu dicatat, betapa repotnya mengurus anak. Maka pahami teman Anda yang sudah mempunyai anak. Anda juga membantunya dan menjadi kesempatan untuk lebih mengenal sahabat Anda.

4. Tempat. Tentukan tempat yang bisa untuk makan, punya ruang gerak, bebas asap rokok. Jangan bersikap annoying hanya karena tidak cocok dengan tempatnya.
Top