Dia Menunggumu di Pintu Surga, Itulah Aina, Bidadari yang Diciptakan dari 4 Unsur Ini!


Al-Qur’an yang mulia sering menyebutkan kenikmatan-kenikmatan yang dijanjikan Allah l kepada orang-orang yang beriman yang akan diperoleh kelak di surga, karena memang surga adalah tempat bersenang-senang dalam keridhaan ar-Rahman. Berbeda halnya dengan dunia sebagai darul ibtila’ wal imtihan, negeri tempat ujian dan cobaan.

Di dalam surga, penghuninya akan beroleh apa saja yang mereka inginkan. Allah l kabarkan dalam kalam-Nya yang agung:

Di dalam surga itu terdapat segala apa yang diidamkan oleh jiwa dan sedap (dipandang) mata.” (az-Zukhruf: 71)

Also read : Jangan Nambah Dosa! Wahai Para Istri, Berhenti Tambahkan Nama Suami di Belakang Namamu

Al-‘Allamah Abdurrahman ibnu Nashir as-Sa’di t menafsirkan ayat di atas dengan ucapannya, “Kalimat (dalam ayat) ini merupakan lafadz yang jami’ (mengumpulkan semuanya). Ia mencakup seluruh kenikmatan dan kegembiraan, penenteram mata, dan penyenang jiwa. Jadi, seluruh yang diinginkan jiwa, baik makanan, minuman, pakaian, maupun pergaulan dengan pasangan hidup.

Demikian pula hal-hal yang menyenangkan pandangan mata berupa pemandangan yang bagus, pepohonan yang indah, hewan-hewan ternak, dan bangunan-bangunan yang dihiasi, semuanya bisa didapatkan di dalam surga. Semuanya telah tersedia bagi penghuninya dengan cara yang paling sempurna dan paling utama.” (Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 769)

Di antara kenikmatan surga adalah beroleh pasangan/istri berupa bidadari surga yang jelita. Bidadari adalah makhluk Allah yang berada disurga yang disiapkan untuk pendamping orang-orang yang masuk surga yaitu orang yang beriman dan bertaqwa. Surga merupakan tempat yang selalu di idam-idamkan manusia, temapat yang indah penuh dengan kenikmatan.

Umat Islam meyakini adanya bidadari, istilah “huurin `iin” dalam al-Quran, diterjemahkan sebagai bidadari yang bermata jeli, mereka digambarkan selalu perawan, dengan umur sebaya yang diciptakan langsung tanpa proses kelahiran, dan digambarkan fisik mereka seperti gadis remaja. Firman Allah Swt.

Dan (didalam surga itu) ada bidadari yang bermata jelita.” (QS. Al-Waqi’ah : 22)

Memiliki kulit putih, bening, bersih dan lembut yang sempurna, diibaratkan seperti telur yang tersimpan dengan baik, dan ibaratkan pula para bidadari itu seperti permata yakut dan mutiara. Dijelaskan pula bahwa para bidadari itu sangat sopan, selalu menundukkan pandangannya, mereka tidak pernah disentuh oleh bangsa manusia atau jin.

Dari segi penciptaan bidadari berbeda dengan manusia yang diciptakan dari tanah, malaikat dari cahaya dan iblis dari api. Dalam penampilan fisik, bidadari digambarkankan sebagai sosok yang sangat cantik jelita dan sempurna tanpa cela.

Dalam hal ini dalam sebuah hadits telah diriwayat dari Ibnu Abbas ra. Sesungguhnya Nabi Saw. bersabd,

Sesungguhnya didalam surga itu ada bidadari yang dinamakan, “Aina” diciptakan dari empat unsur, yaitu, dari misik, kafur, anbar dan za’faran.

Dalam hadits yang lain diceritakan, “Bahwa Allah menciptakan bidadari dari empat warna, yaitu, putih, hijau, kuning dan merah. Diciptakan Allah tubuhnya dari za’faran, misik, anbar dan kafur, sedangkan rambutnya dari sutera.

Dalam Buku Hadil Arwaah Ila Biladir Afrah karangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah. Dijelaskan Dari bahan Apa Bidadari Surga di ciptakan.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra yang sanadnya bersambung, Rasulullah Saw bersabda:

Sekiranya bidadari surga meludah di tujuh lautan bumi, pasti air nya akan berubah menjadi tawar, karena saking tawarnya mulut bidadari surga tersebut. Bidadari bermata jeli diciptakan dari Za’Faran

Za’faran : Adalah sejenis bunga berwarna ungu yang cantik, yang tumbuh di zajirah Arab, tumbuhan ini memiliki wangi yang sangat harum, serta banyak mempunyai khasiat yg berasal dari putiknya,sehingga bunga ini di juluki bunga termahal di dunia.

Manusia diciptakan Allah dari bahan baku Tanah, dan manusia adalah mahluk paling sempurna di muka bumi, dan memiliki paras dan rupa paling bagus di muka bumi. Sekarang bayangkanlah seorang bidadari yang diciptakan dari Za’faran, seperti apa sempurna dan cantiknya. Wallahua’lam.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud ra, yang sanadnya bersambung, Rasulullah Saw bersabda:

Cahaya memancar di surga kemudian penghuni surga mengangkat kepalanya, Ternyata cahaya tersebut berasal dari cahaya gigi bidadari surga yang bermata jelita yang sedang tertawa dihadapan suaminya”.

Diriwayatkan dari Laits bin Sa’ad dari Yazid bin Abu Habib dari Walid bin Abdah, Rasulullah Saw berkata kepada Jibril:

“Wahai Jibril hentikan aku di bidadari yang bermata jelita, lalu jibril menghentikannya di hadapan bidadari-bidadari bermata jelita. Rasulullah berkata : “Kalian dari Mana ?”, mereka menjawab : “Kami adalah Istri-istri kaum mulia yang bertempat tinggal di surga dan tidak pindah daripadanya untuk selama-lamanya.” Mereka tetap muda dan tidak akan tua selama-lamanya, mereka selalu bersih dan tidak kotor selama-lamanya.”

Ibnu Mubarak berkata kepada Kami, dari Yahya bin Ayub dari Abdullah bin Zukhar, dari Khalid bin Imran dari Ibnu Abbas RA:

“Pada suatu hari kami sedang mengobrol dengan Ka’ab, Beliau berkata : ‘Jika tangan Bidadari Surga yg bermata Jelita di turunkan dari langit menuju bumi, maka akan menerangi penghuni bumi sebagaimana matahari menerangi penghuni dunia’. Ibnu Abbas berkata : “Tadi engkau berkata tangannya, bagaimana kalau wajahnya, warna kulitnya yang putih dan pesona dan kecantikannya?


Also read : Sains Bersiaga, Hadist Sudah Terangkan Perihal Kemarau 2019-2022 Sebagai Tanda Kiamat! Benarkah?

Diriwayatkan dari Hadist Hasan bin Athiyah dari Ibnu Mas’ud ra, berkata :

“Di surga terdapat bidadari yang bermata jelita yang bernama Lu’bah, semua bidadari surga kagum kepadanya. Mereka menepuk bahu Lu’bah dan berkata : “Betapa bahagianya engkau wahai Lu’bah, sesungguhnya apabila pemburu surga mengetahui keberadaanmu, pasti mereka akan serius mengerjakan amal Shaleh. Diantara kedua matanya tertulis : “Barangsiapa ingin mendapatkan istri di surga seperti aku, maka hendaklah ia berbuat untuk mencari ke-ridhaan Rabb ku.

Dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, saya pernah mendengar Ibnu Abbas berkata,

Sekiranya Bidadari Surga mengeluarkan telapak tangannya di bumi, maka akan membuat penduduk dunia kagum karena saking bagus dan indahnya. Jika ia mengeluarkan tutup kepalanya, maka matahari pada saat bersinar terang akan berubah menjadi lampu yang kecil yg tidak lagi terlihat cahayanya, jika ia mengeluarkan wajah nya yg cantik, maka kecantikan wajahnya akan menyinari langit dan bumi.

Ibnu Mubarak berkata dari Auza’i dari Yahya bin Abu Katsir yang berkata : “Sesungguhnya bidadari yang bermata jelita, menunggu masing-masing di pintu surga, Mereka berkata : “Duhai lama sekali kami menunggu kedatangan kalian”. Kami selalu riang dan tidak cemberut selama-lamanya, kami tetap tinggal bersamamu dan tidak akan berpisah selama-lamanya, kami tetap kekal dan tidak akan mati selama lamanya”, Bidadari tersebut berkata dengan suara paling merdu yang belum pernah didengar oleh telinga. Kemudian ia berkata : “Engkau adalah kekasihku dan Aku adalah kekasihmu.
Top