Dampak Mengerikan Jika Tidak Mengamalkan Rukun Iman Pertama


Seperti yang telah  diketahui rukun iman yang pertama adalah "Beriman kepada  Allah".
Iman kepada Allah merupakan rukun iman yang paling utama yang menjadi dasar keimanan seseorang. Beriman kepada Allah berarti wajib mempercayai keberadaan allah, Allah maha esa, Dialah yang menciptakan semesta alam beserta isinya, Dia yang telah menghidupkan dan mematikan semua makhluknya Allah pula yang telah menciptakan manusia, yang telah memberikan rizki berlimpah ruah dan masih banyak lagi keagungannya. Tapi bagaimana jika rukun iman pertama ini tidak diamalkan? Bagaimana dampak mengerikan bila tak mengamalkannya?

BACA JUGA : Wahai Suami Ketahuilah Tips Memberi Nafkah Istri Secara Islami Itu Seperti Ini

1. Merasa tidak aman dan ketakutan

Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman kepada-Nya dan mengikuti rasul-Nya akan mendapatkan keamanan di dunia maupun akhirat. Seperti pada firmannya :
                      الذين آمنوا ولم يلبسوا إيمانهم بظلم أولئك لهم الأمن وهم مهتدون
"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk", Allah adalah Dia yang memberi keamanan dan anugerah, Dia adalah pemilik seluruh apa yang ada di alam semesta, sehingga apabila Dia mencintai seorang hamba karena keimanan, ketenangan serta tuma'ninah. Apabila seseorang mengkufurinya, maka  keamanan dan ketenangan akan diambilnya, Sehingga kamu akan selalu merasa takut, dan selalu khawatir akan tertimpa kerugian dan penyakit serta ketakutan terhadap masa depannya didunia.

2.Kekal dalam siksaan

Orang kafir akan merasakan siksaan yang berpindah dari satu ke yang lainnya, di dunia sudah sampai letih menuju akhirat untuk menghadapi siksaanya. Allah berfirman :

                  ولو ترى إذ يتوفى الذين كفروا الملائكة يضربون وجوههم وأدبارهم

"Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka", Kemudian jika ruhnya telah keluar, dia akan mendapat siksaan yang teramat menyakitkan, Allah berfirman ketika mengabarkan tentang keluarga fir'aun :

النار يعرضون عليها غدوًا وعشيّاً ويوم تقوم الساعة أدخلوا آل فرعون أشدّ العذاب

"Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): "Masuklah Fir'aun dan kaumnya ke dalam adzab yang sangat keras", kemudian pada hari kiamat, tatkala seluruh makhluk dibangkitkan dan diperlihatkan amal perbuatan, orang-orang kafir akan melihat bahwa Allah telah menghitung untuknya seluruh apa yang diamalkannya yaitu dalam sebuah kitab yang Allah kabarkan dalam firmannya :

 ووضع الكتاب فترى المجرمين مشفقين ممّا فيه ويقولون يا ويلتنا ما لهذا الكتاب لا يغادر صغيرة ولا كبيرة إلاّ أحصاها

"Dan letakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang didalamnya, dan mereka berkata : "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya", pada saat itu orang-orang kafir akan berharap kalau mereka itu sebagai tanah

3.Kehidupan terasa sempit

orang yang beriman kepada Allah dan beristiqomah maka ia akan diberi kebahagiaan dan dimudahkan di segala urusannya. Begitu juga dengan orang yang merasa kufur dan sombong dengan nikmat Allah, ia akan merasa hidupnya sempit, dan selalu merasa gelisah walaupun ia kaya dan punya segalanya. Allah telah memberi yang terbaik untuk ummatnya, dan kita sebagai
manusia yang beriman sebaiknya bersyukur agar kenikmatan itu bertambah,Allah berfirman:

                                 ومن أعرض عن ذكري فإن له معيشة ضنكًا ونحشره يوم القيامة أعمى

"Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta"

4.Hidup dipenuhi dengan kebodohan

Jika kamu tak beriman kepada Allah maka sama saja kamu adalah orang kafir yang hidup dengan dipenuhi dengan kebodohan, bagaimana bisa seseorang lupa akan yang menciptakan dirinya dan yang menciptakan tempatnya tinggal (bumi) yang telah diperindah dengan sedemikian rupa.

5.Ditakdirkan pada kegagalan dan kerugian

Karena kedzolimannya sendiri, orang tersebut akan kehilangan kenikmatan untuk jiwanya, kenikmatan itu adalah ma'rifatullah (mengenal Allah) dan kedekatan dalam bernunajat kepada Allah, serta ketenangan. Bahkan dia tak bisa merasakan kebahagiaan  karena sengsara, dan ketidaknyamanan akan menghinggapinya. Allah berfirman :

                                                ومن خفت موازينه فأولئك الذين خسروا أنفسهم

"Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri", keluarganya juga merugi karena  hidup dengannya dengan penuh kekufuran terhadap Allah dan mereka menuju neraka bersama, Firman Allah :

                                               إن الخاسرين الذين خسروا أنفسهم وأهليهم يوم القيامة

"Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang yang merugikan diri sendiri dan keluarganya pada hari kiamat", lalu pada hari kiamat mereka dikumpulkan di neraka jahannam,

BACA  JUGA :  Sering Merasa Tanda-tanda Ini Insya Allah Anda Mulai Mendapat Hidayah Allah

Berimanlah kamu kepada Allah agar tak mendapat azab yang mengerikkan darinya. Dalam hadist Riwayat Muslim disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda tentang tingkatan keimanan.
Beliau menyebutkan bahwa iman terdiri dari 70 atau 60-an cabang. Satu yang tertinggi ialah ucapan Laa Ilaaha Ilallah dan yang terendah ialah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dengan kata lain, seluruh cabang-cabang keimanan adalah buah dari asas beriman kepada uluhiyah Allah SWT.
Demikian penjelasan tentang Dampak mengerikan jika tak mengamalkan rukun iman pertama, Semoga dapat berguna dan bermanfaat.
Top