Bukan Hanya Ibadah Saja, Ahli Mengatakan Puasa Bisa Atur Kesehatan Seseorang!

Komentar

Bulan ramadhan telah tiba, artinya kesempatan umat muslim untuk menjalankan kewajiban berpuasa dan mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya juga terbuka.

Dengan niat yang kuat dan ikhlas, ibadah puasa dapat kita jalani dengan maksimal sekaligus memberikan manfaat yang maksimal pula bagi diri kita. Selain menjadi ladang pahala bagi umat muslim, berpuasa juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia itu sendiri.

Also read : Bukannya Terlarang, Tapi Hal Sepele Ini Bisa Saja Menggoda Puasamu Hari Ini!

Selain mengendalikan nafsu makan, puasa mengandung banyak memiliki banyak hikmah. Termasuk menjaga emosional seseorang agar selalu berpikir positif.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinanti oleh umat muslim. Saat itu, dianggap sebagai bulan yang penuh berkah dan rahmah. Semua umat muslim yang sehat dan sudah akil balik diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh. Meskipun untuk sebagian orang ibadah puasa cukup berat, tetapi terdapat keistimewaan untuk mendapatkan hikmah dari Allah berupa kebahagian, pahala berlipat, dan bahkan suatu muhjizat dalam kesehatan.

Allah berjanji akan memberikan berkah kepada orang yang berpuasa. Seperti ditegaskan sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan Abu Nu'aim: "Berpuasalah maka kamu akan sehat." Dengan berpuasa, akan diperoleh manfaat secara biopsikososial berupa sehat jasmani, rohani dan sosial. Rahasia kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa inilah yang menjadi daya tarik ilmuwan untuk meneliti berbagai aspek kesehatan puasa secara psikobiologis, imunopatofisilogis dan biomolekular.


Also read : Suami Telah Meninggal, Bolehkah Istri Bersumpah untuk Setia dan Tak Menikah Lagi?

Para ahli juga menuturkan bahwa puasa dapat melatih jiwa untuk mengendalikan nafsu, serta mendidik jiwa untuk memegang amanah. Puasa juga melatih sabar dan ketabahan. Terlebih, menurut Direktur Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (LKMI PB HMI) dr Taupan Ikhsan Taurita, di zaman modern, lebih banyak orang mengalami stres. Hidupnya merasa tidak tenang karena aktivitasnya yang padat.

Saat puasa, seseorang bisa mengendalikan keresahan, kegelisahan, ketegangan jiwa, stres berat, dan menjaga pola makan,” ujar dr Taupan sebagaimana dilansir dari okezone.

Dia menambahkan, orang yang kerap stres menyebabkan saraf menjadi tegang. Juga, mereka terus merasa pikirannya kalut.

Akibatnya, seseorang juga rentan mengalami gangguan saraf lambung dan seringkali menyebabkan gangguan pencernaan, kambuhnya maag, denyut jantung tidak normal, sulit tidur, dan pusing.

Puasa seharusnya mendidik seseorang untuk hidup teratur agar berguna bagi kesehatannya,” tutupnya.

Wajar saja, bahwa puasa adalah saat yang paling dinantikan oleh kaum muslim karena memang terbukti secara ilmiah menjanjikan berkah dan mukjizat dalam kesehatan manusia. Bagaimana menurutmu?
Top