"Biarlah Anak Saya Menjadi Muslim, Agar Kelak Diriku Tak Diantarnya Ke Panti Jompo"

Komentar

Seorang anak, meskipun telah berkeluarga, tetap wajib berbakti kepada kedua orang tuanya. Kewajiban ini tidaklah gugur bila seseorang telah berkeluarga. Namun sangat disayangkan, betapa banyak orang yang sudah berkeluarga lalu mereka meninggalkan kewajiban ini. Mengingat pentingnya masalah berbakti kepada kedua orang tua. Dalam Islam sendiri berbakti kepada orang tua adalah wajib hukumnya. Sehingga bukan tanpa alasan ketika menjadikan orang tua layaknya raja dan ratu di dalam hidupnya.

Also read : Jangan Merintih Ketika Sakit, Allah Akan Mengutus Malaikat Membuang Jauh Dosamu!

Layaknya kisah berikut ini, dimana ketika seorang ibu yang notabene non muslim, lebih memilih untuk menjadikan anaknya menjadi muslim karena dia mengetahui perihal sikap anak-anak muslim di sekitar rumahnya yang sangat berbakti kepada orang tua, dan tak menginginkan orang tua mereka berpisah ataupun jauh dari rumah dan juga hati mereka.

Lantas sudahkah dirimu yang telah memeluk keyakinan Islam dalam hidup, telah berbakti dan membahagiakan kedua orang tuamu? Inilah kisah selengkapnya.

Seorang ibu (non muslim) memasukkan anaknya dalam sebuah pengajian anak-anak di salah satu masjid di Paris.

Masuklah sang anak ke dalam masjid sendirian. Sang imam masjid bertanya: “Di mana orangtuamu?


Also read : Jangan Bilang "Gengsi Ah" Jika Hendak Menikah, Tak Perlu Mewah Asal Berkah!

Anak: “Ibu saya menunggu di seberang jalan sana.

Lanjut si anak: “Ibu saya ga mungkin masuk karena beliau bukan muslimah.

Buru-buru sang imam keluar masjid dan menemui ibu tersebut di seberang jalan.

Ibu tersebut paham sang imam butuh penjelasan. Ibu ini mengatakan pada Imam: “Tetangga saya muslim. Setiap berangkat sekolah anaknya mencium tangan kedua orangtuanya.

Lanjut si ibu: “Saya melihat setiap hari kebahagian bersama keluarga tersebut.

Di negeri ini saya ga pernah melihat muslim tega memasukkan orangtua mereka ke panti jompo.

Mohon imam terima anak saya belajar keislaman di masjid ini.

Semoga anak saya memperlakukan saya nanti seperti anak-anak muslim lainnya memperlakukan orangtua mereka.

Oleh karena itu, kita sebagai seorang anak yang telah memakan semua pengorbanan mereka, maka berjuanglah untuk membalas kebaikan orang tua hingga tetes darah penghabisan, mohonlah kekuatan Allah agar dimampukan membahagiakannya sampai akhir hayat.
Top