Benarkah Siksa Kubur Akan Berhenti Ketika Ramadhan Tiba?


Kematian merupakan hakekat yang menakutkan. Dia akan mendatangi seluruh orang yang hidup dan tidak ada kuasa menolak maupun menahannya. Maut merupakan ketetapan Allâh Azza wa Jalla . Ini adalah hakekat yang sudah diketahui. Maka sepantasnya kita bersiap diri menghadapinya dengan iman sejati dan amal shalih yang murni.

Apalagi di bulan suci yang datang kali ini, ada baiknya untuk kita semakin mendekatkan diri kepada Illahi agar mampu mendapatkan ridha-Nya, dalam hidup ini maupun kelak ketika kita meninggalkan dunia ini. Memang bulan Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, sehingga Allah akan mengampuni dan yang mesucikan kemabali, orang yang benar-benar bertaubata dengan seungguh-sungguh.

Artikel pilihan : Meski Tak Ngapa-Ngapain, Benarkah Jika Pacaran Bisa Batalkan Puasa?

Lalu karena Ramadhan adalah bulan penuh ampunan, benarkah siksa kubur dihentikan di bulan Ramadhan?

1. Adanya adzab kubur merupakan bagian dari aqidah kaum muslimin ahlus sunah.


Allah berfirman menceritakan adzab yang diberikan kepada Fir’aun di alam kubur,

Kepada mereka (Fir’aun & bala tentaranya) dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras,“ (QS. Ghafir: 46).

Dinampakkan neraka kepada Fir’aun dan pengkikutnya termasuk adzab di alam kubur bagi mereka dan itu terjadi sebelum kiamat. Disamping itu, terdapat banyak hadis shahih yang menyatakan adanya adzab kubur. Hingga sebagian ulama menegaskan bahwa hadis tentang adzab kubur termasuk mutawatir ma’nawi.

2. Apakah adzab kubur diberika terus-menerus, ataukah ada jeda?


Dalam kitab Syarh Aqidah Thahawiyah, Ibnu Abil Iz menjelaskan, Apakah adzab kubur ditimpakan terus-menerus ataukah bisa terputus? Jawabannya bahwa adzab kubur ada 2 macam:

1. Adzab kubur yang diberikan terus-menerus

Sebagaimana firman Allah, yang artinya, ” Kepada mereka (Fir’aun & bala tentaranya) dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.”

Demikian pula hadis Barra bin Azib tentang kisah mayit orang kafir, dinyatakan dalam hadis: ”Kemudian dibukakan untuk orang kafir pintu neraka, sehingga dia melihat tempatnya dneraka, sampai terbit matahari.” Hadis riwayat Imam Ahmad

2. Adzab kubur ditimpakan selama rentang waktu tertentu, kemudian terputus

Ini adalah adzab yang diberikan kepada sebagian tukang maksiat yang banyak dosanya. Dia dihukum sesuai tingkat dosanya, kemudian diringankan. (Syarh Aqidah Thahawiyah, 1/269)

Kemudian, bisa juga adzab kubur diringankan oleh Allah karena doa orang lain, atau amal jariyah yang dimilikinya, atau karena Allah mengampuninya langsung.

3. Apakah ada keringanan adzab kubur ketika ramadhan?


Adzab kubur termasuk perkara ghaib. Dan masalah ghaib hanya diketahui oleh Allah dan makhluk yang bersangkutan. Yang bisa kita lakukan hanyalah meyakini apa yang disebutkan dalam dalil Al-Quran dan hadis shahih. Dan kita tidak boleh berkomentar tanpa sumber yang benar. Allah meningatkan,

Janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya,” (QS. Al-Isra: 36).

Apakah adzab kubur dihentikan selama ramadhan?


Artikel pilihan : Karena Hal Kecil Ini, Bisa Jadi Puasamu Di Tahun Ini Malah Merugi!

Sebagian lembaga fatwa menegaskan bahwa mereka tidak pernah menjumpai adanya dalil mengenai hal ini. Diantaranya lembaga Fatwa Syabakah Islamiyah,

Sesungguhnya adzab kubur dan kenikmatan keberadaannya disepakati ahlus sunah. Berdasarkan dalil dari al-Quran dan sunah yang shahih. Dan kami tidak menjumpai adanya dalil yang menunjukkan bahwa adzab kubur dihentikan selama ramadhan,” (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 152793).

Kemudian al-Hafidz Ibnu Rajab menjelaskan bahwa bisa jadi adzab kubur dihentikan di bulan-bulan mulia. Hanya saja, beliau menegaskan bahwa hadis yang menyebutkan hal ini statusnya lemah. Dalam bukunya ahwal al-Qubur, beliau mengatakan,

Adzab kubur bisa saja dihentikan pada bulan-bulan mulia. Diriwayatkan dengan sanad lemah dari Anas bin Malik bahwa adzab kubur untuk orang mati dihentikan pada bulan ramadhan,” (Ahwal al-Qubur, hlm. 105).

Hanya saja, ada beberapa kitab fikih yang menyebutkan tentang penundaan adzab kubur di bulan ramadhan, hanya saja tidak disebutkan dalilnya. Allahu a’lam.

Maka dari itulah, kita sebagai manusia, mumpung masih diberikan kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan suci di tahun ini. Maka perbaiki semua apa yang ada di hidup kita, mulai dari ibadah, sikap, hingga kebaikan lain untuk menuju kehidupan yang lebih baik lagi di akhirat nanti.
Top