Anda Rajin Sholat! Tapi Jangan Harap Bisa Masuk Surga Jika 5 Hal Ini Masih Dilakukan

Komentar

Pada hari perhitungan amal kelak, hal yang pertama kali dihisab adalah sholat. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya ibadah sholat. Didalam AL-Qur'an, perintah Allah yang sering Allah katakan adalah perintah untuk mendirikan sholat.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya pertama kali yang dihisab (ditanya dan diminta pertanggungjawaban) dari segenap amalan seorang hamba dihari kiamat kelak adalah shalatnya. Bila sholatnya baik maka beruntunglah ia dan bilamana shalatnya rusak, sungguh kerugian menimpanya" (HR. Tirmidzi)

Untuk itu, sangat penting bagi kita untuk melaksanakan sholat. Namun dizaman yang modern sekarang ini, banyak orang yang meninggalkan shalat karena hal sepele. Bahkan banyak orang yang melaksanakan shalat karena terpaksa, atau sebagai rutinitas semata. Hal-hal inilah yang menjadi penyebab seseorang masuk neraka, meskipun ia rajin sholat.

BACA JUGA: Waspada Umrah Berkali-kali Bisa Jadi Bisikan Setan! Memangnya Lebih dari Sekali Boleh?

1. Shalat tetapi suka berdusta


Berdusta merupakan salah satu dosa besar dan diancam siksa yang pedih diakhirat kelak. Sekecil apapun kebohongan akan tetap dianggap sebagai dosa besar. Karena berbohong menunjukkan salah satu ciri orang yang munafik. Dikutip dari Islamidia Apabila lisannya suka berbohong, maka shalat dan ibadahnya akan sia-sia dan menghapus amal ibadahnya. Jika ia meninggal dan tidak bertaubat kepada Allah SWT, maka ia akan masuk neraka.

Allah SWT berfirman :

إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ

Artinya: "Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta." (QS. An-Nahl ayat 105)

2. Shalat tetapi minum-minuman keras


Minuman keras adalah segala jenis minuman yang memabukkan. Minuman semacam ini sangat dilarang oleh agama Islam. Rasulullah juga mengatakan bahwa setiap minuman keras adalah induk dari segala macam kejahatan. Beliau pun juga melarang umat islam untuk mendekati khamr, apalagi meminumnya.

Untuk itu sebagai umat Islam wajib hukumnya untuk menghindari khamr. Segeralah bertaubat jika pernah meminumnya, karena serajin apapun shalatnya, apabila masih meminum khamr maka neraka akan menjadi tempat kembalinya. Sebagaimana sabda Rasulullah :

"Barangsiapa minum khamr, pasti Allah memberi minum kepadanya dari air panas neraka Jahannam." (HR. Al Bazzar)

BACA JUGA: MasyaAllah: Manuver Jat TNI AU Tak Disengaja Bentuk Lafadz Allah

3. Sholat tetapi percaya dukun


Dukun adalah orang-orang yag mengaku bahwa dirinya mengetahui perkara-perkara ghaib dan tersembunyi. Dalam hadist riwayat Iman Muslim, orang yang percaya kepada dukun maka shalatnya tidak akan diterima selama 40 hari. Selain itu, percaya dukun termasuk dalam kategori dosa besar dan musyrik.

Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun kemudian ia membenarkan apa yang dikatakannya itu, maka sesunguhnya ia telah ingkar terhadap apa yang telah diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW." (HR. Abu Dawud, at Turmudhi dan Ibnu Majah)

4. Shalat tapi suka bergunjing keburukan orang lain


Allah SWT berfirman:

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ () قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ () وَلَمْ 
نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ () وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ الْخَائِضِينَ () وَكُنَّا 
نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّينِ () حَتَّىٰ أَتَانَا الْيَقِينُ () فَمَا تَنفَعُهُمْ شَفَاعَةُ الشَّافِعِينَ

Artinya : "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?” Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian”. Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa’at dari orang-orang yang memberikan syafa’at." (QS. Al-Muddathir ayat 42-48)

Dalam ayat diatas, salah satu penyebab masuk neraka adalah suka membicarakan keburukan orang lain. Dan orang yang mendirikan sholat, maka ia akan ditempatkan didalam neraka Saqar.

Allah melarang kita untuk membicarakan keburukan orang lain, sebagaimana dalam firman-Nya yang berbunyi :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.  Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hujurat ayat 12)

5. Sholat tetapi mengabaikan anak yatim


Orang-orang yang shalat tetapi mengabaikan anak yatim termasuk golongan orang yang mendustakan agama. Sebagaimana yang diterangkan dalam Al-Qur'an surah Al-Ma'un. Orang yang sholat namun tak mau menolong fakir miskin, mengabaikan anak yatim, dan enggan menolong sesama adalah 
golongan orang-orang yang celaka. 

Demikianlah ciri-ciri orang yang tidak akan diterima sholatnya oleh Allah SWT dan dimasukkan kedalam neraka. Maka dari itu, sebelum terlambat, marilah kita berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan. Semoga ulasan diatas dapat dijadikan renungan dan evaluasi untuk memperbaiki diri masing-masing. Semoga bermanfaat



























Top